Audiensi Virtual Dengan IDI, Luhut Minta Masukan Untuk Kebijakan PPKM

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:53 WIB
Audiensi Virtual Dengan IDI, Luhut Minta Masukan Untuk Kebijakan PPKM
Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Darurat Provinsi Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan. (Tangkapan layar/Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan audiensi secara virtual dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Senin (2/8/2021). Adapun audiensi itu dilakukan Luhut guna menampung masukan untuk pelaksanaan lanjutan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

PPKM Level 4 baik di Jawa-Bali ataupun di luar Jawa-Bali berakhir pada Senin, 2 Agustus. Luhut pun meminta masukan dari segi ilmu kedokteran untuk strategi yang akan diambil pemerintah ke depannya.

"Kami mengundang PB IDI hari ini untuk memaparkan terkait langkah dan strategi kami ke depan terkait PPKM. Kami butuh masukan serta tanggapan dari Bapak, Ibu sekalian agar langkah kami dapat sesuai dengan ilmu kedokteran dan situasi kita ke depan," kata Luhut saat membuka audiensi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PB IDI Daeng Mohammad Faqih menyampaikan apresiasinya usai mendengar pemaparan dari Luhut beserta tim terkait strategi PPKM. Ia memberikan apresiasi karena pemerintah sudah melakukan penanganan Covid-19 seperti yang diharapkan sebelumnya.

"Seperti peningkatan 3T, percepatan vaksinasi, dan juga pelibatan seluruh organisasi dan lembaga untuk segera mengendalikan pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Kemudian, Daeng juga menyampaikan beberapa masukan seperti peningkatan penggunaan teknologi untuk membantu proses testing dan tracing yang tengah dikerahkan saat ini. Menjawab hal tersebut, Luhut mengungkapkan kalau pemerintah sudah memiliki aplikasi Silacak yang penggunaanya sedang dimaksimalkan.

Melalui aplikasi tersebut juga bisa menyesuaikan data yang dilaporkan dari daerah dengan yang terjadi di lapangan, sehingga memperkecil adanya data yang tidak sesuai.

Selain itu, Daeng juga menyampaikan kalau langkah yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan TNI, Polri, dan seluruh lembaga atau organisasi lainnya sudah tepat. Kendati demikian, Daeng memberikan masukan kepada Luhut agar jejaring layanan kesehatan baik dari jejaring pemerintah, BUMN, dan swasta dapat dilibatkan lebih lanjut agar mempercepat proses pengendalian pandemi.

Saran Daeng tersebut diterima dengan baik oleh Luhut. Ia lantas mengajak PB IDI untuk bekerja sama untuk penanganan pandemi Covid-19 yang lebih baik lagi ke depannya.

baca juga

“Saya sangat senang dan berterimakasih atas saran dan masukan yang diberikan oleh IDI. Mari kita bekerja bersama-sama, saling bersinergi, dan bertukar informasi, sehingga apa yang kita kerjakan saat ini tidak hanya berdampak sekarang, tetapi juga untuk kedepannya,” tutur Luhut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Klaim Pengendalian Covid-19 Telah Dilakukan Secara Terpadu

Luhut Klaim Pengendalian Covid-19 Telah Dilakukan Secara Terpadu

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 16:42 WIB

Duh! Dampak PPKM, 70 Ribu Buruh di Jateng Di-PHK Tanpa Pesangon

Duh! Dampak PPKM, 70 Ribu Buruh di Jateng Di-PHK Tanpa Pesangon

Jawa Tengah | Senin, 02 Agustus 2021 | 14:00 WIB

PB PASI Tatap Kejurdan dan Asian Games 2022 pasca Olimpiade Tokyo

PB PASI Tatap Kejurdan dan Asian Games 2022 pasca Olimpiade Tokyo

Sport | Minggu, 01 Agustus 2021 | 16:57 WIB

Terkini

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi

KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi

Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:15 WIB

'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat

'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar

Dua Warga Bali Laporkan Dugaan Penipuan Investasi Bitcoin, Kerugian Capai Rp19 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Kulit Sawo Matang Hindari Lipstik Warna Apa? Ini Panduannya agar Wajah Gak Kusam

Kulit Sawo Matang Hindari Lipstik Warna Apa? Ini Panduannya agar Wajah Gak Kusam

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar 3 September

Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar 3 September

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:04 WIB

Mengapa HP Android Murah Sering Patah-Patah setelah Dipakai 1 Tahun? Ini Jawabannya

Mengapa HP Android Murah Sering Patah-Patah setelah Dipakai 1 Tahun? Ini Jawabannya

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×