Terima Masukan Epidemiolog, Kini Pemerintah Terapkan 3 Pilar Untuk Pengendalian Covid-19

Arief Apriadi | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 04:25 WIB
Terima Masukan Epidemiolog, Kini Pemerintah Terapkan 3 Pilar Untuk Pengendalian Covid-19
Menko Marves sekaligus Koordinator PPKM Darurat Provinsi Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan. (Tangkapan layar/Youtube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pemerintah telah mendengar pendapat dan masukan dari para ahli serta mengumpulkan analisa gabungan para epidemiolog dari berbagai universitas untuk pengendalian pandemi Covid-19 ke depan.

Hasilnya, pemerintah akan menjalankan tiga pilar yang diharapkan bisa menjadi kunci keberhasilan untuk menurunkan penyebaran virus.

Pertama ialah peningkatan cakupan vaksinasi secara cepat. Kata Luhut, pemerintah akan meningkatkan jumlah vaksinasi per harinya sebanyak 1.250.000 pada Agustus 2021.

"Pemerintah sudah menyiapkan 258 juta vaksin siap suntik pada periode Agustus hingga Desember ini," kata Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kemenko Marves, Senin (2/8/2021).

Kemudian pilar kedua ialah penerapan protokol kesehatan 3M secara masif di seluruh komponen masyarakat. Sementara pilar ketiga ialah testing, tracing dan treatment yang sistematis serta masif.

Luhut menuturkan kalau pemerintah menargetkan melakukan tracing kepada 10 kontak erat per kejadian kasus positif. Upaya itu sudah mulai dijalankan oleh TNI dan Polri di lapangan.

Apabila tiga pilar itu dapat dilakukan, menurut Luhut penyebaran virus dapat dikontrol sehingga strategi pelonggaran secara bertahap optimis dapat dilakukan.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa sendirian dalam melakukan penanganan Covid-19 tersebut. Perlu adanya keterlibatan peran serta dan kesadaran masyarakat.

Itu disampaikan Luhut karena hingga saat ini masih terdapat masalah di sektor hulu yakni soal kedisiplinan masyarakat yang masih kurang.

"Masyarakat hari ini diharapkan memiliki kesadaran untuk berperan penuh dalam terus menjaga protokol kesehatan agar kita semua dapat segera keluar dari badai pandemi ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebutuhan Kremasi Saat Pandemi di Surabaya Tinggi, Satu Tungku Kreamtorium Keputih Rusak

Kebutuhan Kremasi Saat Pandemi di Surabaya Tinggi, Satu Tungku Kreamtorium Keputih Rusak

Jatim | Senin, 02 Agustus 2021 | 23:33 WIB

Luhut Ungkap 4 Daerah yang Butuh Perhatian Khusus untuk Penanganan Covid-19

Luhut Ungkap 4 Daerah yang Butuh Perhatian Khusus untuk Penanganan Covid-19

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 01:05 WIB

PPKM Level 4 Diperpanjang, Termasuk Sumatera Utara

PPKM Level 4 Diperpanjang, Termasuk Sumatera Utara

Sumut | Senin, 02 Agustus 2021 | 23:05 WIB

IPB: Belum Ada Bukti Hewan Positif COVID-19 Tularkan Virus Corona ke Manusia

IPB: Belum Ada Bukti Hewan Positif COVID-19 Tularkan Virus Corona ke Manusia

Tekno | Senin, 02 Agustus 2021 | 22:51 WIB

Ibu Hamil dan Bayi Kembar di Kediri Meninggal Terpapar COVID-19

Ibu Hamil dan Bayi Kembar di Kediri Meninggal Terpapar COVID-19

Jatim | Senin, 02 Agustus 2021 | 22:39 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB