Pakai Kaus Berlogo Tak Biasa, Presiden Emmanuel Macron Picu Kontroversi

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 05 Agustus 2021 | 14:33 WIB
Pakai Kaus Berlogo Tak Biasa, Presiden Emmanuel Macron Picu Kontroversi
Tangkapan layar Presiden Emmanuel Macron mengenakan kaus yang menjadi kontroversi.[Twitter]

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron memicu perdebatan di media sosial setelah tampil mengenakan kaus hitam berlogo yang diduga simbol pemuja setan.

Kontroversi itu muncul ketika Presiden Emmanuel Macron tampil mengenakan kaus hitam dengan logo segi tiga dan kotak di bagian dadanya.

Emmanuel Macron saat itu tampil di sesi tanya jawab melalui sebuah akun media sosial TikTok. Sejak saat itu, warganet mulai menanyakan pakaian yang dikenakannya.

Beberapa fashionista menanyakan merek t-shirt yang dipakai Macron. "Mari kita bicara tentang latar belakang: Apa merek kaos Emmanuel Macron?" tulis seorang warganet.

Tweet itu kemudian dijawab oleh reporter Le Monde Moderne Alexis Poulin. Ia mengira jika logo itu adalah logo partai baru yang dibentuk Macron.

Menyadur Sputnik News Rabu (5/8/2021), misteri semakin dalam ketika media Prancis menjelajahi internet untuk mencari tahu apakah logo itu adalah merek dagang atau desain yang resmi terdaftar.

Menurut Oust-France.fr, logo tersebut tidak ditemukan di daftar merek yang ada di Prancis, dan hingga saat ini tidak ada merek serupa yang terdaftar.

Elysee Palace belum mengeluarkan pernyataan resmi kepada media mengenai kaus yang dikenakan oleh Emmanuel Macron, asal-usul atau mereknya. Sejak saat itu, spekulasi liar dan berbagai teori muncul tentang logo di kaus yang dikenakan Macron.

Beberapa orang menafsirkan logo tersebut sebagai simbol burung hantu. Logo itu diduga berfungsi sebagai pesan untuk pemuja setan Free Mason Satanists.

baca juga

Logo itu juga dihubungkan dengan Klub Bohemian, sebuah klub yang terdiri dari pengusaha dan politisi dari AS, Eropa dan Asia.

Meski Bohemian Club berlogo burung hantu, tidak sama dengan yang ada di kaos Emmanuel Macron dan disertai tulisan BC.

Beberapa orang juga menghubungkan logo tersebut dengan dua kata dalam bahasa Prancis Hibou Chouette yang diterjemahkan burung hantu.

Hibou artinya burung hantu dengan jumbai telinga berbulu dan chouette diartikan sebagai burung hantu tanpa jumbai.

Dikutip dari The Guardian, Hibou adalah tanda nasib buruk dan bagi orang Romawi diartikan sebagai pembawa pesan kematian dan simbol kesedihan dan kesepian.

Chouette, adalah pelayan dewi Yunani Athena, pemandu spiritual dalam budaya Celtic, dan juga istilah dalam bahasa Prancis yang berarti super.

Terlepas dari segala kontroversi yang ada, kaus yang dikenakan Emmanuel Macron itu tak butuh waktu lama untuk beredar di toko onlone.

Salah satunya ada di lalingeshop.com, kaus itu dijual dengan nama Kaus TikTok Macron. Kaus itu dibanderol 19,99 Euro atau sekitar Rp 339.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warganet Order Baju Eks Pramugara Lion Air Saat Digrebek Selingkuh: Ini Langka

Viral Warganet Order Baju Eks Pramugara Lion Air Saat Digrebek Selingkuh: Ini Langka

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:40 WIB

Digambarkan seperti Adolf Hitler, Presiden Emmanuel Macron Layangkan Gugatan

Digambarkan seperti Adolf Hitler, Presiden Emmanuel Macron Layangkan Gugatan

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 19:39 WIB

Emmnuel Macron Tiba di Tokyo untuk Upacara Pembukaan Olimpiade

Emmnuel Macron Tiba di Tokyo untuk Upacara Pembukaan Olimpiade

Sport | Jum'at, 23 Juli 2021 | 12:31 WIB

Terkini

Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS

Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:23 WIB

Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas

Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah

Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi

Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia

Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:20 WIB

3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan

3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya

Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan

Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah

Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:15 WIB

×