Dubes Myanmar di PPB Jadi Target Pembunuhan, Junta Militer Bantah Terlibat

Bangun Santoso

Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:49 WIB
Dubes Myanmar di PPB Jadi Target Pembunuhan, Junta Militer Bantah Terlibat
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Junta militer Myanmar membantah pihaknya terlibat dalam upaya persekongkolan di New York untuk membunuh duta besar PBB Kyaw Moe Tun.

Kementerian luar negeri junta mengatakan upaya pembunuhan terhadap duta besar yang terkenal anti-junta itu merupakan urusan domestik di Amerika Serikat dan tak terkait negaranya.

"Peristiwa itu adalah kasus domestik di Amerika Serikat. Penghakiman harus dilakukan di Amerika Serikat menurut hukum AS. Itu tidak ada hubungannya dengan Myanmar," kata pernyataan itu, yang dibacakan di televisi pemerintah MRTV pada Senin.

Kepolisian New York (NYPD) berhasil menangkap dan mendakwa dua orang yang diduga berencana membunuh Kyaw Moe Tun.

Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan New York menuturkan kedua tersangka itu dituduh bersekongkol dengan seorang pedagang senjata di Thailand yang menjual senjata kepada junta militer Myanmar.

Pada Sabtu, Perwakilan tetap AS untuk PBB Thomas-Greenfield mengatakan plot itu cocok dengan "pola yang mengganggu" dari para pemimpin otoriter dan pendukung mereka yang berusaha menganiaya kritikusnya di seluruh dunia.

Dia mengatakan Amerika Serikat berdiri dalam solidaritas dengan Kyaw Moe Tun dan memuji dia untuk keberaniannya yang luar biasa.

"Myanmar menolak keras pernyataan Perwakilan tetap AS untuk PBB Linda Thomas Greenfield," kata kementerian luar negeri junta.

Kementerian menambahkan Kyaw Moe Tun telah diberhentikan dari jabatannya sebagai duta besar Myanmar untuk PBB dan kini menghadapi surat perintah penangkapan karena menyuarakan dukungan untuk Pemerintah Persatuan Nasional.

Pemerintah Persatuan Nasional adalah pemerintahan sipil yang dipimpin Liga Nasional Demokrasi (NLD) yang digulingkan.

Terlepas dari protes junta, Kyaw Moe Tun terus bekerja di PBB, mewakili pemerintah sipil terpilih yang digulingkan oleh militer pada Februari. (Sumber: Kantor Berita Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Terlambat Sudah, Dunia Sedang Menuju Kehancuran Akibat Perubahan Iklim

PBB: Terlambat Sudah, Dunia Sedang Menuju Kehancuran Akibat Perubahan Iklim

Tekno | Senin, 09 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia 2021: Pengertian, Sejarah, dan Agenda Tahun Ini

Hari Masyarakat Adat Sedunia 2021: Pengertian, Sejarah, dan Agenda Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 09 Agustus 2021 | 11:05 WIB

Polisi Reka Ulang Detik-detik Pembunuhan Pengusaha Emas di Jayapura

Polisi Reka Ulang Detik-detik Pembunuhan Pengusaha Emas di Jayapura

Sulsel | Senin, 09 Agustus 2021 | 06:27 WIB

Tak Ingin Tanggung Jawab, Pria di Sumatera Utara Bunuh Kekasih Gelapnya

Tak Ingin Tanggung Jawab, Pria di Sumatera Utara Bunuh Kekasih Gelapnya

Video | Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:21 WIB

Perselingkuhan Berujung Prahara, Pria Labura Bunuh Selingkuhan karena Hamil

Perselingkuhan Berujung Prahara, Pria Labura Bunuh Selingkuhan karena Hamil

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 06:01 WIB

Keji! Tusuk Pacar 20 Kali hingga Meninggal, Aktor Thailand Ini Ditangkap

Keji! Tusuk Pacar 20 Kali hingga Meninggal, Aktor Thailand Ini Ditangkap

Kaltim | Minggu, 08 Agustus 2021 | 07:25 WIB

Nangis saat Ibunya Asyik Bercinta, Balita Tewas Dibunuh

Nangis saat Ibunya Asyik Bercinta, Balita Tewas Dibunuh

News | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 17:44 WIB

Terkini

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:37 WIB

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:05 WIB

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:01 WIB

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:46 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:18 WIB

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:00 WIB

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB

Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet

Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:00 WIB