alexametrics

Buat Kerumunan Saat Bagikan Sembako, Jokowi Bisa Turunkan Kepercayaan Masyarakat

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Buat Kerumunan Saat Bagikan Sembako, Jokowi Bisa Turunkan Kepercayaan Masyarakat
Kerumunan warga saat mengantre sembako yang dibagikan Presien Jokowi di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

"Sulit untuk mencari keteladanan dari pejabat kita, baik dari level RT sampai Presiden."

Suara.com - Relawan LaporCovid-19 Firdaus Ferdiansyah menilai aksi bagi-bagi sembako yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada warga di Terminal Grogol, Jakarta Barat, memiliki dampak secara luas. Selain berdampak pada penyebaran Covid-19, dampak lainnya juga bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Firdaus lantaran aksi bagi-bagi sembako yang dilakukan Jokowi menimbulkan kerumunan. Padahal kerumunan sendiri telah diminta pemerintah untuk tidak dilakukan masyarakat sesuai dengan pesan dalam 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan mengenakan masker.

"Mungkin dampak langsungnya bisa saja meningkatkan risiko penyebaran Covid-19, tapi kalau dilihat dampak secara luas tentu ini akan menurunkan tingkat kepercayaan kita sebagai masyarakat terhadap pemerintah," kata Firdaus saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/8/2021).

Firdaus juga menyentil gaya 'berbagi kebaikan' yang dilakukan Jokowi kepada masyarakat terutama di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, ini bukan kali pertama Jokowi berbagi kebaikan namun tidak direncanakan dengan baik sehingga menimbulkan kerumunan yang seharusnya dihindari di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Tanggapi Luhut, LaporCovid-19: Mestinya Data Kematian Diperbaiki Bukan Malah Diabaikan

"Sulit untuk mencari keteladanan dari pejabat kita, baik dari level RT sampai Presiden," ujarnya.

Presiden Jokowi cuma melambaikan tangan dari dalam mobil saat membagikan sembako di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)
Presiden Jokowi cuma melambaikan tangan dari dalam mobil saat membagikan sembako di Terminal Grogol, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Ketimbang bagi-bagi sembako yang implementasinya amburadul, Firdaus menilai sebaiknya Jokowi lebih fokus pada penyelesaian proses program perlindungan sosial yang saat ini tengah berjalan.

"Mulai dari pendataan, penyaluran, hingga pemerataan bantuan sosial, itu kan yang mestinya di evaluasi sama dia."

Jokowi Bagi Sembako

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyambangi Terminal Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: LaporCovid-19 Pertanyakan Maksud Luhut Hapus Indikator Kematian dari Evaluasi PPKM

Kedatangan Jokowi, untuk membagikan sembako kepada warga. Namun karena tingginya antusias warga yang tidak sabar mengantre hingga menyebabkan terjadinya kerumunan, bahkan terjadi dorong-dorongan.

Komentar