Viral Kisah Abdul Razak, Atlet Dayung RI Peraih Medali Emas yang Kini Jadi Nelayan

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:32 WIB
Viral Kisah Abdul Razak, Atlet Dayung RI Peraih Medali Emas yang Kini Jadi Nelayan
Viral Kisah Atlet Dayung RI Peraih Medali Emas yang Kini Jadi Nelayan. (Instagram/@nenk_update)

Suara.com - Kisah mantan atlet dayung Indonesia, Abdul Razak menjadi viral. Ceritanya mulai beredar di tengah euforia Olimpiade Tokyo.

Kehidupan Abdul Razak ini awalnya dibagikan oleh pengguna Twitter La Ode Basir. Perjalanan hidupnya yang sudah mengharumkan nama bangsa semakin viral setelah dibagikan akun Instagram @nenk_update.

"Semoga ada orang baik yang memperhatikan nya," tulis @nenk_update sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Jumat (13/8/2021).

Dalam foto yang dibagikan, Abdul Razak menunjukkan pencapaian menterengnya. Ia tampak mengalungkan sejumlah medali emas di lehernya.

Tak hanya itu, ia juga memanggul sebuah dayung yang dulu membawanya meraih berbagai penghargaan. Puluhan medali, mulai dari medali emas, perak, sampai perunggu diikat di dayung tersebut.

"Yang kurang diperhatikan. Sederet medali emas, perak, perunggu baik tingkat nasional maupun tingkat internasional dari cabang olahraga dayung."

Viral Kisah Atlet Dayung RI Peraih Medali Emas yang Kini Jadi Nelayan. (Instagram/@nenk_update)
Viral Kisah Atlet Dayung RI Peraih Medali Emas yang Kini Jadi Nelayan. (Instagram/@nenk_update)

Atlet asal Wakatobi itu juga mengenakan pakaian bernuasa merah putih sesuai simbol kebangsaan. Keterangan akun menuliskan kehidupan sang atlet yang sudah tidak diperhatikan.

"(Medali) yang didapatkan oleh Abdul Razak, atlet dayung Indonesia asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara."

Namun, masa kejayaannya sebagai atlet memang telah lama berakhir. Ia juga telah pensiun, dan kini menghabiskan waktu menjadi nelayan.

baca juga

"Setelah pensiun, kini ia menjadi nelayan dengan perahu sederhana."

Kisahnya yang menjadi nelayan memang menjadi sorotan publik. Mereka menuliskan beragam komentar mengenai perjalanan Abdul Razak.

Salah satunya adalah mengkritik pemerintah, karena dinilai tidak memperhatikan kehidupan atlet yang pernah berjasa mengharumkan nama Indonesia.

"Harusnya dari dulu atlet yang juara dijadikan PNS," saran warganet.

"Gak dapat reward dari negara? Atau karena bukan cabang olahraga femes jadinya dianaktirikan?" tanya warganet.

"Ini nih yg saya maksud ketimpangan. Dimana atlet terdahulu banyak yang kurang mendapat perhatian. Mungkin karena dulu gak ada medsos dan asal selesai ya udah selesai," komen warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Kutipan Pahlawan untuk Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan HUT ke-76 RI

20 Kutipan Pahlawan untuk Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan HUT ke-76 RI

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:24 WIB

6 Rekomendasi Film Tentang Perjuangan Atlet Indonesia, Ada Kisah Susi Susanti

6 Rekomendasi Film Tentang Perjuangan Atlet Indonesia, Ada Kisah Susi Susanti

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:22 WIB

BP Batam Bantah Lakukan Pungutan Liar Jasa Pelabuhan Tunda Pandu Kapal

BP Batam Bantah Lakukan Pungutan Liar Jasa Pelabuhan Tunda Pandu Kapal

Batam | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:10 WIB

Pelatih dan Atlet Non-Medali Olimpiade Tokyo 2020 Juga Diberi Bonus 'Cukup Besar'

Pelatih dan Atlet Non-Medali Olimpiade Tokyo 2020 Juga Diberi Bonus 'Cukup Besar'

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:09 WIB

Parlemen Australia Usul agar Syarat WNA jadi Penduduk Tetap Dipermudah

Parlemen Australia Usul agar Syarat WNA jadi Penduduk Tetap Dipermudah

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:06 WIB

Twibbon Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021, Begini Cara Pasangnya

Twibbon Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021, Begini Cara Pasangnya

Banten | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 13:59 WIB

Terkini

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:41 WIB

John Herdman Jadi Pengibar Bendera Finis MotoGP Mandalika, Mengaku Sempat Deg-degan

John Herdman Jadi Pengibar Bendera Finis MotoGP Mandalika, Mengaku Sempat Deg-degan

Sport | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:41 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal

Sumbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pertamina Mandalika Ride Out Jelajahi 1.400 Kilometer, Peserta Ramaikan MotoGP Mandalika 2026

Pertamina Mandalika Ride Out Jelajahi 1.400 Kilometer, Peserta Ramaikan MotoGP Mandalika 2026

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Masih Pakai Kaos Persija, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

Masih Pakai Kaos Persija, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Ini Penjelasan IDAI

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Ini Penjelasan IDAI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:37 WIB

BRI Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism Lewat MotoGP Mandalika 2026

BRI Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism Lewat MotoGP Mandalika 2026

Bali | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Momentum MotoGP Mandalika 2026, BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Sport Tourism

Momentum MotoGP Mandalika 2026, BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Sport Tourism

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Balik Arah, Rupiah Merosot Nyaris Rp18.000/USD

Balik Arah, Rupiah Merosot Nyaris Rp18.000/USD

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Pakar Tegaskan Keppres Gelar Pahlawan Soeharto Cacat Hukum, Terganjal TAP MPR 11/1998

Pakar Tegaskan Keppres Gelar Pahlawan Soeharto Cacat Hukum, Terganjal TAP MPR 11/1998

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:33 WIB

×