Remaja Tembak Kepala Polisi di Sumut Diduga Sakit Hati Kerap Dimaki-maki, Ini Kronologinya

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:46 WIB
Remaja Tembak Kepala Polisi di Sumut Diduga Sakit Hati Kerap Dimaki-maki, Ini Kronologinya
Remaja Tembak Kepala Polisi di Sumut Diduga Sakit Hati Kerap Dimaki-maki, Ini Kronologinya. Seorang personel polisi tewas ditembak di Deli Serdang, Sumatera Utara. [Ist]

Suara.com - Aiptu JSM (44), personel Direktorat Reserse (Dit Res) Narkoba Polda Sumut berakhir tewas mengenaskan setelah ditembak mati oleh seorang pemuda bernama Yones alias YSN (20) yang setiap hari bekerja sebagai peternak bebek. Korban meninggal di tempat setelah peluru yang ditembakkan pelaku bersarang di kepalanya. 

Mengutip Digtara.com--jaringan Suara.com, peristiwa tragis Aiptu JSM  terjadi di Jalan Sultan Serdang, Gang Rotan, Dusun XI, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang pada Rabu (18/8/2021) pukul 22:15 WIB.

Berdasarkan informasi, Yones masih keluarga dari istri korban. Setelah kejadian itu, pelaku telah ditangkap polisi. Dugaan sementara, motif pelaku menembak mati anggota polisi itu, karena sakit hati dimaki-maki oleh korban.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi yang dikonfirmasi, Kamis pagi mengakui telah menerima laporan penembakan yang telah menewaskan Aiptu JSM 

“Iya, benar,” kata Yemi singkat.

Kronologi

Kronologi penembakan anggota polisi dari Dit Res Narkoba Polda Sumut itu terjadi ketika korban sedang membersihkan senjata apinya. Korban membersihkan di depan lemari pakaian dengan posisi berdiri dan membelakangi pelaku.

Tiba-tiba pelaku datang dari belakang dan langsung merampas senjata api milik korban.

Seketika itu juga korban berbalik arah menghadap ke pelaku. Sedetik kemudian, pistol yang sudah dipegang pelaku meletus. Dia menembak korban di keningnya.

Dengan sebuah pelor menembus kepalanya, korban pun terjatuh dan tewas. Melihat korban sudah tewas, pelaku berusaha menyeret korban.

Rencananya, akan membuang mayat tersebut. Namun, tidak ada kejahatan yang sempurna. Pelaku tidak sanggup menyeret jasad korban sendirian.

Ia kemudian pergi ke rumah tetangga sambil memegang senpi tersebut dan memaksa tetangga itu untuk membantunya membuang mayat korban. Namun tetangga itu tidak bersedia dan malah menangkap pelaku.

Dari penangkapan pelaku, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti sepucuk senjata api No HZ233987, Caliber 9 X 19, delapan butir amunisi tajam caliber 9 mm, sebuah magajen senpi, 11 buah kunci dan sebuah tas sandang.

Pelaku pun kini sudah diserahkan dan ditahan di Mapolsek Tanjungmorawa, sedangkan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bripda MI Diduga Tembak Diri Sendiri, Habis Operasi, Kepalanya Kesakitan

Bripda MI Diduga Tembak Diri Sendiri, Habis Operasi, Kepalanya Kesakitan

Batam | Selasa, 20 Oktober 2020 | 07:46 WIB

Ditembak di Musala, Bripka MI Tewas Masih Muda Usianya 26 Tahun

Ditembak di Musala, Bripka MI Tewas Masih Muda Usianya 26 Tahun

Batam | Selasa, 20 Oktober 2020 | 07:09 WIB

Tewas Ditembak di Musala, Bripda MI Anggota Polres Selayar

Tewas Ditembak di Musala, Bripda MI Anggota Polres Selayar

Batam | Selasa, 20 Oktober 2020 | 06:50 WIB

DORR! Polisi Ditembak Mati di Musala, Terkapar Bersimbah Darah, Dada Bolong

DORR! Polisi Ditembak Mati di Musala, Terkapar Bersimbah Darah, Dada Bolong

Batam | Selasa, 20 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB