Usai Demo Ricuh Ratusan Imigran Afghanistan, Kantor UNHCR Disemprot Disinfektan

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:23 WIB
Usai Demo Ricuh Ratusan Imigran Afghanistan, Kantor UNHCR Disemprot Disinfektan
Ratusan imigran Afghanistan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung UNHCR, Jakarta. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Aparat kepolisian kembali membubarkan ratusan warga imigran Afghanistan yang berunjuk rasa di depan di depan gedung  UNHCR, Menara Revindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). Sebelumnya mereka sempat dipaksa mundur, namun kembali lagi berkumpul di depan gedung UNHCR. 

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB sebenarnya massa telah dipaksa mundur dan meninggalkan lokasi. Berselang sekitar satu jam kemudian, mereka kembali berkumpul di depan gedung UNHCR, namun jumlahnya lebih sedikit dibandingkankan sebelumnya. 

Sekitar pukul 16.00 WIB kepolisian pun membubarkan mereka, setelah perwakilannya keluar dari gedung UNHCR melakukan mediasi. Saat dibubarkan, tidak ada perlawanan dari para imigran. Dengan kendaraan pengurai massa, dan sepeda motor, pulahaan personil kepolisian menggiring massa ke arah Tugu Tani. 

Sebelum mendekati kawasan Patung  Kuda, sekitar 5 bus pariwisata telah menunggu mereka untuk dibawa meninggalkan lokasi. 

Kekinian di depan gedung UNHCR telah sepi dari para pengunjuk rasa. Lokasi unjuk rasa pun langsung disemprot cairan disinfektan dengan menggunakan mobil water canon. 

Sebelumnya, warga imigran asal Afganistan yang menggelar aksi unjuk rasa menuntut untuk segera dievakuasi ke negara ketiga yang menerima pengungsi di  depan gedung UNHCR, Menara Revindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 

Salah satu pengunjuk rasa , Muhammad Ali (31) mengatakan dia telah berada di Indonesia sejak 2014 namun tidak mendapatkan kepastian untuk segera diungsikan ke negara ketiga seperti Amerika Serikat, Australia, Kanada dan beberapa negara lainnya. 

Padahal kata dia, untuk dapat dipindahkan ke negara ketiga minimal mereka sudah berada di Indonesia atau negara yang ditempati selama 2 tahun. 

"Saya sudah lebih  dua tahun di Indonesia, sejak 2014. Dokumen saya sudah lengkap kata Ali saat dihubungi Suara.com di lokasi. 

Kata Ali, di kawasan Jabodetabek ada sekitar 2.000 warga Imigran Afganistan yang telah tinggal lama, rata di atas dua tahun, bahkan ada yang sudah 11 tahun. Sementara secara keseluruhan di Indonesia mereka ada sekitar 8.000 orang. 

Karena tidak adanya kepastian itu mereka pun lantas menggelar unjuk rasa untuk mendapatkan jawaban dari UNHCR. 

Saat unjuk rasa berlangsung, sempat terjadi bentrokan. Berawal saat kepolisian berusaha untuk membubarkan aksi. Melalui pengeras suara, aparat kepolisian berkali-kali telah mengingatkan agar massa membubarkan diri. Unjuk rasa   dibubarkan karena di DKI Jakarta masih menerapkan PPKM Level 3. 

Namun imbauan dari kepolisian itu tidak diindahkan para pengunjuk rasa. Mereka tetap berusaha untuk untuk bertahan di depan gedung UNHCR. 

Akhirnya kepolisian mendatangkan puluhan personel untuk membubaran paksa. Dorong-dorongan antara petugas dengan pengunjuk rasa pun terjadi. Setidaknya beberapa peserta aksi ditangkap dan langsung dimasukkan ke mobil tahanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Warga Imigran Afghanistan Berunjuk Rasa Menuntut Kepastian Evakuasi dari UNHCR

Cerita Warga Imigran Afghanistan Berunjuk Rasa Menuntut Kepastian Evakuasi dari UNHCR

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Bentrok karena Dibubarkan Aparat, Ratusan Imigran Afghanistan Dipukul Mundur ke Tugu Tani

Bentrok karena Dibubarkan Aparat, Ratusan Imigran Afghanistan Dipukul Mundur ke Tugu Tani

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:28 WIB

Demo di UNHCR Dibubarkan Polisi, Imigran Afghanistan Tidurkan Anak-anak di Jalanan

Demo di UNHCR Dibubarkan Polisi, Imigran Afghanistan Tidurkan Anak-anak di Jalanan

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:04 WIB

Demo di UNHCR Dibubarkan Paksa, 3 Imigran Afghanistan Diseret ke Mobil Polisi

Demo di UNHCR Dibubarkan Paksa, 3 Imigran Afghanistan Diseret ke Mobil Polisi

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 11:31 WIB

Terkini

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:57 WIB

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:56 WIB

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

Mikroplastik di Dasar Laut, Ancaman bagi Ekosistem dan Manusia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:53 WIB

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

Buktikan Prediksi PBB, Prabowo Ingatkan Menteri: Pangan, Energi, dan Air Masalah Hidup Mati Bangsa

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

Meski Harga Avtur Naik, Prabowo Umumkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 juta

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:52 WIB

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

Kepala BGN Ungkap Harga Satu Unit Motor Listrik untuk SPPG Rp42 Juta: Belinya di Bawah Pasaran

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:46 WIB

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

Jusuf Kalla Minta Perkara Ijazah Jokowi Segera Diselesaikan: Meresahkan Masyarakat dan Buang Waktu

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:44 WIB

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:36 WIB

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

'Mata Andrie Adalah Mata Rakyat!' Keluarga Korban Kekerasan TNI Bersatu Tolak Peradilan Militer

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:35 WIB