Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 08 April 2026 | 15:37 WIB
Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam
baca 10 detik
  • Anggota DPR Mufti Anam mendesak pemerintah segera membebaskan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz pada April 2026.
  • Pemerintah dituntut melakukan langkah diplomasi tingkat tinggi secara cepat agar tidak kalah bersaing dengan negara tetangga dalam urusan strategis.
  • Momentum gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk mempercepat pengamanan stok energi nasional guna mengantisipasi gejolak konflik global di masa depan.

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, memberikan kritik tajam terhadap efektivitas diplomasi Indonesia menyusul dibukanya kembali Selat Hormuz selama masa gencatan senjata dua pekan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Ia menilai momentum ini merupakan ujian nyata bagi "taring" diplomasi Indonesia untuk menyelamatkan aset strategis nasional.

Sorotan utama Mufti tertuju pada dua kapal tanker milik Pertamina yang hingga kini dilaporkan masih tertahan di jalur tersebut. Padahal, Iran telah menegaskan bahwa pelayaran di Selat Hormuz diperbolehkan selama periode gencatan senjata dengan syarat koordinasi militer.

"Dibukanya Selat Hormuz selama dua minggu ini peluang sekaligus ujian bagi negara kita. Ujian apakah diplomasi kita ini benar-benar bekerja untuk kepentingan nasional," ujar Mufti kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Mufti menyindir banyaknya kunjungan strategis pejabat negara ke luar negeri yang selama ini sering digembar-gemborkan.

Ia menuntut hasil konkret dari hubungan internasional tersebut, bukan sekadar formalitas atau retorika pertemuan.

Ia pun membandingkan kemampuan diplomasi Indonesia dengan negara tetangga.

"Sebelumnya, ketika situasi lebih sulit, negara lain seperti Malaysia bisa mengeluarkan kapal tangkernya dari Selat Hormuz. Lalu kita bagaimana? Jangan sampai Indonesia terlihat di mata dunia seperti tidak punya daya tawar," cetusnya.

Bagi legislator asal Jawa Timur ini, masalah tertahannya tanker Pertamina bukan hanya soal logistik energi, melainkan menyangkut harga diri dan wibawa negara di mata internasional.

baca juga

Mengingat masa gencatan senjata hanya berlangsung selama 14 hari, Mufti mendesak pemerintah untuk meninggalkan ritme birokrasi biasa dan segera melakukan langkah luar biasa.

Ia meminta adanya tekanan diplomatik yang nyata, bahkan jika perlu dilakukan komunikasi langsung antar kepala negara.

"Dua minggu itu bukan waktu yang panjang. Kalau kita lambat, kesempatan ini bisa hilang. Harus ada komunikasi level tinggi, bahkan kalau perlu langsung antar kepala negara. Negara lain bergerak cepat, kita tidak boleh tertinggal," tegasnya.

Selain masalah pembebasan tanker, Mufti juga mengingatkan pemerintah untuk memanfaatkan masa relaksasi ini guna memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menyarankan percepatan impor dan pengamanan stok energi selama harga minyak dunia relatif terkendali.

"Ini saat yang tepat untuk memperkuat stok energi nasional. Impor harus dipercepat, stok harus diamankan sebanyak mungkin. Jangan sampai nanti kita panik ketika kondisi kembali memanas," kata Mufti.

Ia berharap pemerintah tidak reaktif dalam menghadapi gejolak di jalur urat nadi energi dunia seperti Selat Hormuz. Pemerintah diminta mulai menyusun skenario darurat jangka panjang agar Indonesia tidak terus menjadi korban setiap kali ada konflik global.

"Kalau momentum ini saja kita gagal manfaatkan, yang dipertaruhkan bukan hanya dua kapal, tapi kepercayaan rakyat dan wibawa Indonesia di mata dunia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:36 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Kebijakan WFH di Tengah Krisis Energi: Solusi Sementara atau Jawaban Jangka Panjang?

Kebijakan WFH di Tengah Krisis Energi: Solusi Sementara atau Jawaban Jangka Panjang?

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:49 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:04 WIB

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

Khawatir dengan Ucapan Trump, PBB: Seluruh Dunia Mungkin Terdampak Konsekuensinya

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:59 WIB

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bakal Ada Wajah Baru, John Herdman Bocorkan Rencana Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Ingin Otak Lebih Tenang? Coba 5 Kegiatan Jeda Unik Ini untuk Redakan Stres

Ingin Otak Lebih Tenang? Coba 5 Kegiatan Jeda Unik Ini untuk Redakan Stres

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Lenovo Lecoo N27 Pro Resmi Meluncur: PC All-in-One 27 Inci yang Tampil Modern dan Intel Core i5

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×