Jokowi Jalan Bareng Prabowo ke Kaltim, Sinyal Politik Tiga Periode?

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:52 WIB
Jokowi Jalan Bareng Prabowo ke Kaltim, Sinyal Politik Tiga Periode?
Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau titik awal jalan menuju ibukota baru negara di Sepaku, Penajam Paser Utara.[Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya meninjau kegiatan vaksinasi di Kalimantan Timur (Kaltim) yang mengajak jalan Menteri Pertahanan (Menhan)Prabowo Subianto.

Hal itu juga bertepatan dengan pertemuan dua partai yakni Gerindra dan PDIP pada Selasa (24/8/2021) siang. 

Menanggapi itu, Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpoll Center Pangi Syarwi Chaniago menilai, setiap momen pertemuan politik pasti terjadi karena sudah didesain sebelumnya.

Apalagi kata dia, sekelas partai politik seperti Gerindra dan PDIP. 

"Saya termasuk mazhab yang percaya dalam setiap agenda dan pertemuan politik ada desain, ada arsiteknya. Nggak mungkin secara bersamaan dua pertemuan tersebut terjadi kebetulan atau alamiah," kata Pangi saat dihubungi, Rabu (25/8/2021). 

Dari dua momen tersebut, Pangi mengatakan, ada simbol atau pesan politik yang bisa dimaknai.

Dia mengatakan, ada kemungkinan dari dua momen tersebut ingin tes ombak Jokowi dan Prabowo untuk tiga periode. 

"Saya melihat pertemuan dua momentum tersebut ingin menyampaikan pesan politik tiga periode," tuturnya. 

"Jokowi-Prabowo yang menjadi partai pengusung utama adalah PDIP-Gerindra sebagai partai papan atas, itu pesan simbolik di balik pertemuan politik kunjungan Gerindra ke PDIP di tempat lain ada pertemuan yang mata kita tertuju Jokowi dan Prabowo di ibu kota baru," sambungnya. 

baca juga

Belum lagi, kata Pangi, pesan politik sangat kental terlihat mana kala Prabowo mengeluarkan pernyataan untuk mendukung Jokowi membangun ibu kota baru.

Menurutnya, publik sudah mafhum alias memahami setiap makna yang dikeluarkan. 

"Jokowi dari dulu selalu bermain pada simbol, apakah itu sindiran, apakah itu bahasa bersayap," ungkapnya. 

Kendati begitu, Pangi menegaskan, masa jabatan presiden tiga periode hanya mengkhianati amanat reformasi. Menurutnya, wacana tersebut harus dihentikan lantaran hanya akan merusak demokrasi. 

"Penambahan masa jabatan presiden dengan paket Jokowi-Prabowo (PDIP-Gerindra) adalah musibah demokrasi, dalam istilah lain regresi demokrasi, kemunduran demokrasi dan menuju gelombang  balik otoritarian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Sejumlah Pejabat Mengaku ke Presiden Sudah Dapat Vaksin Dosis Ketiga

Heboh Sejumlah Pejabat Mengaku ke Presiden Sudah Dapat Vaksin Dosis Ketiga

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:45 WIB

Jokowi dan Prabowo Tinjau Titik Awal Akses Jalan Menuju Ibu Kota Baru

Jokowi dan Prabowo Tinjau Titik Awal Akses Jalan Menuju Ibu Kota Baru

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 00:08 WIB

Jokowi-Prabowo Disebut 'Makin Mesra', Pengamat: Sindir SBY dan Demokrat

Jokowi-Prabowo Disebut 'Makin Mesra', Pengamat: Sindir SBY dan Demokrat

Riau | Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:31 WIB

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 15:25 WIB

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Ribuan Pelari Siap Tumpah di Semarang, AHY Run Jateng 2026 Targetkan 5.000 Peserta

Jawa Tengah | Sabtu, 26 September 2026 | 15:22 WIB

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 15:11 WIB

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:10 WIB

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

×