alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Ustadz Abdul Somad Terlibat Kasus Penistaan Agama?

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani
CEK FAKTA: Benarkah Ustadz Abdul Somad Terlibat Kasus Penistaan Agama?
Ustadz Abdul Somad [Instagram/ustadzabdulsomad]

Fakta soal UAS yang diduga terlibat kasus penistaan agama.

Suara.com - Beredar thumbnail video yang menyebutkan Ustadz Abdul Somad ditangkap oleh polisi lantaran terlibat penistaan agama.

Video tersebut diunggah oleh akun Youtube Peta Istana pada Kamis (2/9/2021) berjudul "BERITA HARI INI~ AKHIRNYA KENA BATUNYA ! PENDAKWAH KONDANG INI BERAKHIR TR4G1S !!".

Dalam video tersebut tampak Ustadz Abdul Somad yang ditangkap oleh polisi. Ia tampak dikerumuni orang sejumlah orang.

Ustadz Abdul Somad tampak memakai peci dan baju berwarna putih.

Baca Juga: Jawab Dugaan Penistaan Agama, UAS: Saya Jelaskan Akidah Agama

Kemudian, dalam thumbnail video tersebut menyebutkan UAS terlibat penistaan agama.

Berikut narasi dalam thumbnail video tersebut.

Fakta UAS terlibat kasus penistaan agama. (Youtube/pena istana)
Fakta UAS terlibat kasus penistaan agama. (Youtube/pena istana)

"*TERBUKTI* SOMAD TERLIBAT PENISTAAN AGAMA. AKHIRNYA PENDAKWAH KONDANG BERAKHIR".

Lantas, benarkah narasi dalam thumbnail video tersebut?

PENJELASAN

Baca Juga: CEK FAKTA Istana Serukan Tangkap Ustadz Somad, Benarkah?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Suara.com, video tersebut dapat dikatakan sebagai hoaks.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar