Presiden Guinea Dikudeta, Pasukan Militer Bubarkan Pemerintah

Bangun Santoso

Senin, 06 September 2021 | 13:22 WIB
Presiden Guinea Dikudeta, Pasukan Militer Bubarkan Pemerintah
Presiden Guinea, Alpha Conde. (Photo: REUTERS / Simon Akam)

Suara.com - Pasukan khusus Guinea yang dikabarkan telah menggulingkan Presiden Alpha Conde pada Minggu mengklaim telah membubarkan pemerintah dan konstitusi, serta menutup perbatasan darat dan udara negara itu.

Pemimpin pasukan elite Mamady Doumbouya mengatakan "kemiskinan dan korupsi yang mewabah" telah mendorong pasukannya melengserkan Conde dari kursi presiden.

"Kami telah membubarkan pemerintah dan institusi-institusi," kata Doumbouya pada siaran televisi pemerintah.

"Kami akan menulis ulang konstitusi bersama-sama," kata mantan legiun asing Prancis itu.

Baku tembak terjadi di dekat kediaman presiden di ibu kota Conakry pada Minggu pagi. Beberapa jam kemudian, video-video beredar di media sosial yang memperlihatkan Conde tengah berada dalam sebuah ruangan dan dikelilingi anggota pasukan khusus angkatan darat.

Dalam pernyataan bertajuk "Tentang perebutan kekuasaan oleh militer di Guinea," Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan: "AS mengutuk peristiwa hari ini di Conakry."

AS mengatakan kekerasan dan tindakan apapun di luar konstitusi hanya akan mengikis prospek perdamaian, stabilitas dan kemakmuran Guinea.

Mereka menambahkan kudeta tersebut akan membatasi kemampuan AS dan mitra internasional lain untuk mendukung Guinea saat negara itu bergerak menuju persatuan nasional dan masa depan rakyat Guinea yang lebih cerah.

Sumber-sumber di kalangan militer mengatakan presiden dibawa ke sebuah lokasi rahasia. Mereka juga mengatakan bahwa pasukan Doumbouya telah melakukan sejumlah penangkapan, termasuk pada pejabat senior pemerintah.

baca juga

Junta militer mengatakan Conde tidak disakiti, keselamatannya dijamin dan diberi akses untuk mendapat perawatan dokter.

Para menteri dan kepala institusi diundang ke pertemuan Senin pagi di parlemen, kata junta dalam pernyataan yang dibacakan lewat siaran TV.

"Siapa pun yang tidak hadir akan dianggap sebagai pemberontak melawan CNRD," kata mereka merujuk pada National Rally and Development Committee (CNRD), nama kelompok mereka.

Pemimpin oposisi utama Guinea, Cellou Dalein Diallo, membantah rumor bahwa dia ikut ditahan.

Conde memenangi masa jabatan ketiga pada Oktober setelah mengubah konstitusi yang membolehkan dirinya menjabat lagi. Langkah itu memicu aksi-aksi protes dengan kekerasan dari kubu oposisi.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah telah menaikkan pajak secara drastis untuk mengisi kas negara dan meningkatkan harga bahan bakar sebanyak 20 persen yang menyulut kemarahan di mana-mana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama Virus Marburg yang Mematikan Terdeteksi di Afrika Barat

Kasus Pertama Virus Marburg yang Mematikan Terdeteksi di Afrika Barat

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:36 WIB

Gara-gara COVID-19, Guinea Batal Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo

Gara-gara COVID-19, Guinea Batal Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo

Sport | Kamis, 22 Juli 2021 | 18:24 WIB

Aksi Mulia Naby Keita, Sedekah 30 Ton Beras di Awal Bulan Ramadhan

Aksi Mulia Naby Keita, Sedekah 30 Ton Beras di Awal Bulan Ramadhan

Bola | Sabtu, 17 April 2021 | 18:29 WIB

Ebola Berpotensi Jadi Penyakit Kronis, Virolog: Bisa Diatasi dengan Vaksin

Ebola Berpotensi Jadi Penyakit Kronis, Virolog: Bisa Diatasi dengan Vaksin

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:32 WIB

Peneliti: Virus Ebola Bisa 'Menetap' di Tubuh Penyintas selama 5 Tahun

Peneliti: Virus Ebola Bisa 'Menetap' di Tubuh Penyintas selama 5 Tahun

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:35 WIB

Wabah Ebola Kembali Terjadi, Guinea Mulai Luncurkan Program Vaksinasi

Wabah Ebola Kembali Terjadi, Guinea Mulai Luncurkan Program Vaksinasi

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:26 WIB

Tiga Orang di Guinea Meninggal dan Empat Lainnya Dinyatakan Positif Ebola

Tiga Orang di Guinea Meninggal dan Empat Lainnya Dinyatakan Positif Ebola

News | Senin, 15 Februari 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:15 WIB

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Timnas Indonesia Masih Menunggu Trofi, Nguyen Quang Hai di Ambang Rekor Piala AFF

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×