Kisah Pertempuran Ambarawa: Sejarah, Waktu Kejadian dan Kronologinya

Rifan Aditya

Selasa, 07 September 2021 | 19:10 WIB
Kisah Pertempuran Ambarawa: Sejarah, Waktu Kejadian dan Kronologinya
Kisah Pertempuran Ambarawa: Sejarah, Waktu Kejadian dan Kronologinya - Ilustrasi Perang Kemerdekaan. [Suara.com/Rohmat]

Suara.com - Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu peristiwa pertempuran besar yang terjadi pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Bagaimana kronologi Pertempuran Ambarawa?

Pertempuran Ambarawa ini terjadi antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pasukan Belanda dan Inggris di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Peristiwa ini terjadi antara tanggal 20 Oktober hingga 15 Desember 1945 yang dipicu dari kedatangan pasukan Inggris yang ternyata datang untuk membebaskan tawanan perang. Saat setelah tawanan perang dibebaskan, pasukan Inggris justru mempersenjatai mereka.

Penyebab Pertempuran Ambarawa

Pada tanggal 20 Oktober 1945, pasukan Inggris yang dipimpin oleh Brigadir Bethell mendarat di Semarang. Awalnya pihak Republik Indonesia mengira bahwa kedatangan Inggris berkenan untuk melucuti pasukan Jepang. Tetapi mereka dibonceng oleh NICA (Netherland Indies Civil Administration) atau Pemerintahan Sipil Hindia Belanda.

Pada 26 Oktober 1945, Pertempuran Ambarawa bermula di Magelang, Jawa Tengah. Pertempuran tersebut berhenti ketika Presiden Soekarno dan Brigadir Bethell datang di Magelang pada 2 November 1945.

Terjadi sebuah perundingan hingga munculnya sebuah kesepakatan dari kedua belah pihak. Isi Perundingan Pertempuran Ambawara antara lain:

  1. Sekutu akan tetap menempatkan pasukannya di Magelang untuk melakukan kewajibannya melindungi dan mengurus evakuasi APW.
  2. Jalan raya Magelang-Ambarawa terbuka bagi lalu lintas Indonesia dan Inggris.
  3. Inggris tidak akan mengakui aktivitas NICA dalam badan-badan yang berada di bawah kekuasaannya

Namun pasukan Inggris mengingkari kesepakatan tersebut dan timbulah pertempuran kembali antara TKR dengan Inggris dan Belanda.

Puncak Pertempuran Ambarawa

baca juga

Pertempuran Ambarawa terjadi pada 20 November 1945 antara TKR yang dipimpin oleh Mayor Sumarto dan pasukan Inggris yang dilatarbelakangi oleh ingkarnya Inggris terhadap kesepakatan sebelumnya. Pada 21 November 1945, pasukan Inggris yang berada di Magelang ditarik menuju Ambarawa.

Pada 22 November 1945, pasukan Inggris melakukan pengeboman terhadap perkampungan warga di Ambarawa. TKR juga melakukan perlawanan bersama para pemuda dari Boyolali, Salatiga, dan Kartasura.

Pasukan TKR dari Divisi V/Purwokerto juga melakukan serangan fajar hingga berhasil mengepung pasukan Inggris. Sementara itu kekuatan semakin bertambah dengan datangnya 3 batalion yakni Batalion 10 Divisi X pimpinan Mayor Soeharto, Batalion 8 pimpinan Mayor Sardjono dan Batalion Sugeng.

Pada 26 November 1945, Letnan Kolonel Isdiman gugur pada pertempuran dan kemudian digantikan oleh Kolonel Soedirman. Saat itu situasi lebih diuntungkan oleh TKR. Hingga pada 5 Desember 1945, pasukan Inggris terdesak dan meninggalkan Ambarawa.

Akhir Pertempuran Ambawara

Pada 11 Desember 1945, Kolonel Soedirman mengadakan perundingan untuk melancarkan serangan terakhir yang dilakukan serentak di semua sektor, melibatkan laskar sebagai tenaga cadangan, serangan dimulai pada 12 Desember 1945 pada pukul 04.30.

Dalam kurun waktu 1,5 jam mereka berhasil mengepung kedudukan musuh dalam kota dan kota Ambarawa dikepung selama 4 hari 4 malam.

Itulah kisah Pertempuran Ambarawa berserta kronologi terjadinya. Jangan lupakan sejarah.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara dan Daftar Raja Kerajaan Tarumanegara

Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara dan Daftar Raja Kerajaan Tarumanegara

Bekaci | Selasa, 07 September 2021 | 11:46 WIB

Sejarah Gerakan 30 September, Korban Jiwa hingga Diabadikan Menjadi Film G30S

Sejarah Gerakan 30 September, Korban Jiwa hingga Diabadikan Menjadi Film G30S

News | Senin, 06 September 2021 | 12:38 WIB

Kota Solo Ternyata Dulu Desa Terpencil, Ini Sejarahnya

Kota Solo Ternyata Dulu Desa Terpencil, Ini Sejarahnya

Surakarta | Kamis, 02 September 2021 | 16:31 WIB

Sejarah Indonesia: 4 Pergerakan Nasional Sebelum Kemerdekaan, Tak Cuma Perang

Sejarah Indonesia: 4 Pergerakan Nasional Sebelum Kemerdekaan, Tak Cuma Perang

Bekaci | Rabu, 01 September 2021 | 10:10 WIB

7 Peninggalan Kerajaan Banten Penuh Makna dan Nilai Budaya

7 Peninggalan Kerajaan Banten Penuh Makna dan Nilai Budaya

Banten | Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:08 WIB

Mengenal Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Indonesia, Sudah Tahu?

Mengenal Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Indonesia, Sudah Tahu?

Banten | Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:42 WIB

Terkini

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

×