SP4N-Lapor Diperkuat Libatkan Sejumlah Kementerian

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 09 September 2021 | 16:02 WIB
SP4N-Lapor Diperkuat Libatkan Sejumlah Kementerian
Tjahjo Kumolo [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sistem Pengelolaan dan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat akan diperkuat.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyelenggarakan nota kesepahaman dengan Kantor Staf Kepresidenan, Ombudsman RI, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Diah Natalisa mengatakan sejak diluncurkan tahun 2016 hingga berakhir tahun 2021, SP4N-Lapor! telah menerima sebanyak 558 laporan per hari.

"Telah digunakan SP4N-Lapor! oleh lebih dari 1,1 juta pelapor dan 46.000 lebih admin pengelola. Rata-rata laporan yang masuk ke dalam sistem per hari yaitu sebanyak 558 laporan," ujar Diah dalam acara penandatanganan nota kesepahaman SP4N-Lapor! pada Kamis (9/9/2021.

Sebanyak 75,7 persen pengguna menyatakan puas dengan platform SP4N-Lapor. Kenaikan jumlah instansi yang terhubung dari 41 instansi pada tahun 2016 menjadi 657 instansi pada tahun 2021.

SP4N-Lapor! ditetapkan  sebagai aplikasi umum berbagi pakai bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik pada tahun 2020,

"Serta telah disusunnya roadmap SP4N tahun 2020-2024 yang memuat sasaran dan strategi pengelolaan selama 5 tahun ke depan," kata Diah.

Kesepakatan yang tertuang pada nota kesepahaman SP4N-Lapor! memberikan tugas kepada setiap penanggung jawab untuk segera menindaklanjuti dengan penyusunan perjanjian kerjasama.

Harapannya, perjanjian kerja sama dapat merinci kembali peran yang sudah disepakati pada nota kesepahaman sehingga dapat dieksekusi masing-masing pihak dalam pengelolaan SP4N-Lapor!.

baca juga

"Perbaikan pelayanan publik tentu tidak dapat tercapai tanpa komitmen dari seluruh pihak. Semoga penandatanganan nota kesepahaman SP4N-Lapor!" kata Diah.

Ia juga berharap penandatanganan nota kesepahaman menjadi momentum yang baik dalam hal meningkatan kualitas pengelola pengaduan pelayanan publik.

"Semoga menjadi momentum yang baik bagi setiap pihak termasuk setiap pengelola sSP4N-Lapor! agar dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan untuk pelayanan publik yang lebih baik," katanya.

Dalam acara penandatanganan nota kesepahaman SP4N-Lapor! dihadiri Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Ketua Ombudsman RI Mokh. Najib juga disaksikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap 2,1 Juta Laporan Pengaduan Pelayanan Publik Masuk ke SP4N-Lapor, Menpan RB Dorong Adanya Optimalisasi

Ungkap 2,1 Juta Laporan Pengaduan Pelayanan Publik Masuk ke SP4N-Lapor, Menpan RB Dorong Adanya Optimalisasi

News | Selasa, 11 Juli 2023 | 20:30 WIB

Kemenkop dan UKM Masuk Top 51 dari 434 Instansi yang Dinilai Dalam Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

Kemenkop dan UKM Masuk Top 51 dari 434 Instansi yang Dinilai Dalam Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

×