Mengenal Keunikan Tari Legong, Tari Tradisional Bali

Rifan Aditya

Rabu, 22 September 2021 | 18:47 WIB
Mengenal Keunikan Tari Legong, Tari Tradisional Bali
Tari Legong (YouTube Wahyu Sedana Yoga)

Suara.com - Seperti daerah lainnya, Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki berbagai macam adat dan budaya. Pada aspek kebudayaan, Bali memiliki beberapa jenis tarian yang menjadi ciri khas Bali. Salah satu di antaranya adalah Tari Legong.

Pengertian Tari Legong

Tari Legong ini merupakan tarian tradisional Bali yang memiliki gerakan kompleks berupa perpaduan antara gerakan penari dengan diiringi musik gamelan. Mengutip buku Bali: Bali dan Sekitarnya (2012) karya Dayat Suryana, Tari Legong adalah sekelompok tarian klasik Bali yang memiliki perbendaharaan gerak yang sangat kompleks yang terikat dengan struktur tubuh pengiring yang konon merupakan pengaruh gambuh.

Kata Legong sendiri berasal dari kata "leg" yang artinya luwes atau elastis, dan kemudian diartikan sebagai gerakan lemah gemulai. Selanjutnya kata "gong" memiliki arti gamelan. 

Maka, tari Legong mengandung arti gerak tari yang terikat (terutama aksentuasinya) oleh gamelan yang mengiringinya. Gamelan yang digunakan untuk mengiringi tari Legong ini dinamakan Gamelan Semar Pagulinga. Yuk, kenalan lebih dekat dengan tari Legong khas Bali ini. 

Sejarah Tari Legong

Tari Legong ini pertama kali dikembangkan di keraton-keraton Bali pada abad ke-19. Konon, ide tarian tersebut diawali oleh seorang pangeran dari Sukawati dalam keadaan sakit keras bermimpi melihat dua gadis menari dengan lemah gemulai yang diiringi gamelan yang indah. Saat pangeran pulih, mimpinya tersebut lalu dituangkan di dalam tarian dengan gamelan lengkap.

Awalnya, para penari Legong yang baku merupakan dua orang gadis yang belum mendapat menstruasi ditarikan di bawah sinar bulan purnama di halaman keraton. Kedua penari tersebut dinamakan legong, yang mana saat menari mereka selalu dilengkapi kipas sebagai alat bantu. Pada beberapa tari legong terdapat pula seorang penari tambahan, yang disebut condong yang tidak dilengkapi dengan kipas.

Sejak abad ke-19 tampak ada pergeseran tari Legong ini, dari dari istana ke desa. Melansir laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), wanita-wanita yang pernah mengalami latihan di istana kembali ke desa dan mengajarkan tari Legong kepada generasi berikutnya.

baca juga

Banyak sakeha (kelompok) Legong terbentuk dan menyebar di beberapa daerah di Bali, khususnya di daerah Gianyar dan juga Badung. Pada perkembangan selanjutnya, tari Legong ini bukan lagi merupakan kesenian istana, namun menjadi milik masyarakat umum.

Ciri Khas Tari Legong

Ciri khas tari Legong adalah gerakan mata penari yang membuat tarian menjadi hidup dengan ekspresi yang sangat memukau oleh penarinya. Sementara itu, busana khas legong adalah berwarna cerah (merah, hijau, ungu) dengan lukisan daun-daun.

Kemudian ditambah hiasan bunga-bunga emas di kepala yang bergoyang mengikuti setiap gerakan dan getaran bahu penari disederhanakan dengan dominasi warna hitam-putih.

Sekian penjelasan tentang keunikan Tari Legong, tari tradisional Bali. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tari Legong: Sejarah, Makna Gerakan

Tari Legong: Sejarah, Makna Gerakan

News | Kamis, 16 September 2021 | 18:34 WIB

Daftar Oleh-oleh Bali Harus Dibeli, Kalau Tidak Artinya Belum ke Bali

Daftar Oleh-oleh Bali Harus Dibeli, Kalau Tidak Artinya Belum ke Bali

Bali | Rabu, 18 Agustus 2021 | 23:32 WIB

6 Tarian Daerah Kalimantan Barat, Unik dan Penuh Makna

6 Tarian Daerah Kalimantan Barat, Unik dan Penuh Makna

Kalbar | Kamis, 29 Juli 2021 | 10:16 WIB

Terkini

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

Protes Larangan Hijab di Sekolah Memanas, Azerbaijan Gelar Karpet Merah untuk Presiden Israel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

Ekonom: Implementasi Kewajiban Sertifikasi Halal Perlu Ditunda

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Pond's Bright Miracle untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis Ciputat, Sejumlah Korban Terluka Tertimpa Reruntuhan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Pendapatan Blibli Tembus Rp14,8 Triliun, Tumbuh 55 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Tunggu DPR, Refly Harun Cs Usul DPD Inisiasi Pemakzulan Gibran

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:05 WIB

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026

Sumbar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

ISEF 2026: Jadi Ajang Sinergi untuk Akselerasi Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Rudal Houthi Bikin Pemain Saudi Pro League Kabur dari Arab, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?

Rudal Houthi Bikin Pemain Saudi Pro League Kabur dari Arab, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×