Berstatus Saksi Kasus Bentrokan Maut, Polisi Tahan 2 Anggota PP dan 3 Anggota BPPKB

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 18:15 WIB
Berstatus Saksi Kasus Bentrokan Maut, Polisi Tahan 2 Anggota PP dan 3 Anggota BPPKB
Kasus Bentrokan Maut Tewaskan Anggota PP, Polisi Tangkap 4 Anggota Ormas BPPKB. Ratusan personel Polres Cianjur berjaga di lokasi kejadian pasca bentrokan antar ormas PP dan BPPKB di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Minggu (26/9/2021) malam. [SuaraBogor.id-Suara.com/Fauzi Noviandi]

Suara.com -  Polisi menangkap empat pelaku yang menyebabkan tewasnya anggota ormas Pemuda Pancasila yang terlibat bentrok di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, tersangka anggota ormas BPPKB yang ditahan di sejumlah lokasi berbeda.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Anton mengatakan, keempat tersangka itu anggota BPPKB itu ditangkap beberapa jam usai kejadian bentrokan yang menyebabkan seorang anggota Pemuda Pancasila tewas.

"Tidak menunggu lama, setelah mendapat keterangan saksi, kami langsung meringkus keempat orang pelaku. Keempat orang itu anggota BPPKB," katanya seperti dilaporkan Antara di Cianjur, Jawa Barat, Senin (27/9/2021)

Tersangka terbukti menganiaya korban, mulai dari mengeroyok hingga membacoki dia memakai senjata tajam sehingga meninggal dunia. Korban tewas dengan banyak luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Hingga saat ini, tambah dia, polisi masih memburu pelaku lain yang ikut terlibat dalam bentrokan dan sempat mengeroyok korban.

"Masih ada pelaku lain, anggota kami masih mengejar mereka," katanya.

Selain menangkap empat tersangka, polisi juga menahan lima orang lain, namun kelima orang itu masih berstatus saksi.

"Lima orang yang ditahan sebagai saksi, dua dari BPPKB dan tiga orang dari Pemuda Pancasila," katanya.

Seperti diberitakan Polres Cianjur, menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan puluhan anggota dari dua ormas yang terlibat tawuran di perbatasan Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Kepala Polres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, di Cianjur Minggu, mengatakan, bentrok yang terjadi antara BPPKB dan Pemuda Pancasila itu, buntut dari aksi yang sama di Kabupaten Sumedang, sehingga markas BPPKB di Desa Gebrong, Kecamatan Gekbrong, dibakar ormas lain, sehingga memicu bentrokan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bentrok Ormas di Cianjur, Polisi Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka

Viral Bentrok Ormas di Cianjur, Polisi Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka

Bogor | Senin, 27 September 2021 | 14:40 WIB

Update Bentrok Ormas di Cianjur: Polisi Bekuk Enam Anggota Ormas

Update Bentrok Ormas di Cianjur: Polisi Bekuk Enam Anggota Ormas

Bogor | Senin, 27 September 2021 | 13:26 WIB

Viral Video Bentrok Ormas, Polisi Minta Pemuda Pancasila dan BPPKB Menahan Diri

Viral Video Bentrok Ormas, Polisi Minta Pemuda Pancasila dan BPPKB Menahan Diri

Jabar | Senin, 27 September 2021 | 11:00 WIB

Viral Bentrok Ormas, Polisi Buru Pelaku yang Tewaskan Anggota Pemuda Pancasila

Viral Bentrok Ormas, Polisi Buru Pelaku yang Tewaskan Anggota Pemuda Pancasila

Jabar | Senin, 27 September 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Hitung Mundur! Hotel Sultan Wajib Dikosongkan Juni 2026, Tak Ada Lagi Alasan Menunda

Hitung Mundur! Hotel Sultan Wajib Dikosongkan Juni 2026, Tak Ada Lagi Alasan Menunda

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:09 WIB

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:56 WIB

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:41 WIB

Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:28 WIB

Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan

Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:05 WIB

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB