Aparat Harus Tangkap Aktor Intelektual Penyebar Kabar Bohong yang Picu Ricuh di Yahukimo

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 04 Oktober 2021 | 19:01 WIB
Aparat Harus Tangkap Aktor Intelektual Penyebar Kabar Bohong yang Picu Ricuh di Yahukimo
Rumah warga terbakar akibat ulah sekelompok masyarakat yang mengamuk di Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu 3 Oktober 2021 [Kabarpapua.co]

Suara.com - Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi meminta aparat menangkap aktor pemicu kericuhan di Yahukimo, Papua. Baidowi menduga kericuhan dipicu adanya kabar bohong.

Karena itu aktor intelektual yang menjadi penyebar Kabar bohong perlu ditangkap.

"Aparat hukum perlu menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan Yahukimo ini dan meluruskan semua berita bohong atau hoaks yang sengaja dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyulut permusuhan dan kebencian yang diduga membuat kerusuhan ini terjadi," kata Baidowi kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Baidowi mengatakan aparat hukum dan keamanan harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada semua warga di Distrik Dekai. Hal itu diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih besar.

Tindakan tegas lanjut Baidowi perlu diperlihatkan agar oknum-oknum yang sengaja menyulut kerusuhan dan mengambil keuntungan dari kondisi ricuh yang tak kondusif bisa ditangani dan ditindak.

"Apalagi kerusuhan ini berpotensi ditunggani oleh kelompok sparatis dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang ingin merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Baidowi.

Waspadai KKB Menyusup di Kericuhan Yahukimo

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco meminta pemerintah mewaspadai kericuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua terhadap upaya memecah belah. Terutama jika situasi dimanfaatkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) untuk memicu konflik lebih luas.

Dasco sebelumnya prihatin bahwa kericuhan terebut sampai mengakibatkan enam orang tewas. Di mana diduga kericuhan dipicu kabar meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta.

baca juga

"Yang mesti diwaspadai ada upaya untuk memecah belah, terutama isu-isu yang kemudian tidak berdasar. Apalagi di sana sedang diselenggarakan hajat besar yang sama-aama kita tahu PON yang baru dibuka pak presiden,"

Karena itu Dasco meminta aparat tetap melakukan pendekatan secara persuasif dalam menangani situasi dan kondisi di Yahukimo. Tindakan persuasif ditujukan juga untuk membuat keadaan masyarakat setempat menjadi tenang.

"Kita juga meminta aparat meminta bertindak tegas apabila kemudian menemukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atau KKB yang mencoba membuat kerusuhan lebih luas di Yahukimo," kata Dasco.

Sebelumnya, sekelompok masyarakat mengamuk di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Minggu (3/10/2021). Sejumlah bangunan di wilayah tersebut dilaporkan dibakar.

Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Cristian Ireeuw mengatakan situasi Yahukimo sempat memanas. Ia menduga situasi tersebut dipicu kabar meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta.

Cristian memastikan situasi tersebut kekinian terkendali dan dapat di atasi oleh TNI-Polri di Yahukimo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta Pemerintah dan Aparat Waspadai KKB Menyusup di Kericuhan Yahukimo

DPR Minta Pemerintah dan Aparat Waspadai KKB Menyusup di Kericuhan Yahukimo

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:39 WIB

Sekelompok Masyarakat Ngamuk di Papua, Hotel Tertua di Yahukimo Dibakar

Sekelompok Masyarakat Ngamuk di Papua, Hotel Tertua di Yahukimo Dibakar

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Mencekam! Hotel dan Rumah di Yahukimo Papua Dibakar, Diduga Ini Penyebabnya

Mencekam! Hotel dan Rumah di Yahukimo Papua Dibakar, Diduga Ini Penyebabnya

Sulsel | Minggu, 03 Oktober 2021 | 18:23 WIB

Kaki Pimpinan KKB Kabupaten Yahukimo Senat Soll Diamputasi Sebelum Meninggal

Kaki Pimpinan KKB Kabupaten Yahukimo Senat Soll Diamputasi Sebelum Meninggal

Sulsel | Selasa, 28 September 2021 | 07:05 WIB

Diduga Pasok Senpi ke KKB Papua, Oknum ASN Pemkab Yahukimo Ditangkap saat Bawa Truk

Diduga Pasok Senpi ke KKB Papua, Oknum ASN Pemkab Yahukimo Ditangkap saat Bawa Truk

News | Kamis, 23 September 2021 | 19:25 WIB

Terkini

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

×