Natalius Pigai Seret Nama Sri Sultan dan Risma, Pengamat: Bisa Picu Disintegrasi Sosial

Rifan Aditya

Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:24 WIB
Natalius Pigai Seret Nama Sri Sultan dan Risma, Pengamat: Bisa Picu Disintegrasi Sosial
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Pengamat Sosial-Politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa mengatakan bahwa sikap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai yang melaporkan balik sejumlah tokoh dapat memicu disintegrasi sosial. Jika tidak disikapi dengan bijak hal ini akan menimbulkan perpecahan di berbagai wilayah.

"Praktik kehidupan bernegara model ini memantik munculnya disintegrasi yakni perpecahan. Riak-riaknya berimplikasi minor jika tidak disikapi dengan bijak karena Indonesia ini jelas sangat beragam," kata ucap Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA melalui keterangan persnya pada Rabu (6/10/2021).

Perlu diketahui, Natalius Pigai melaporkan balik sejumlah tokoh seperti Sri Sultan HB X dan Tri Rismaharini atas dugaan rasisme. Ia menilai para tokoh ini melakukan tindakan rasisme terhadap rakyat Papua melalui berbagai media mainstream.

Sementara itu, menurut Herry Mendrofa, setiap elemen bangsa harus mengedepankan soal ke-Indonesiaan. Jika setiap warga negara terus menerus menyampaikan narasi yang sifatnya primordialisme akan berpotensi menyebabkan kemunduran secara nasional.

"Semangat Nasionalime serta Pancasila sudah final dan menjadi landasan berpikir serta bertindak. Isu-isu primordialisme ini terlalu tendesius dan sifatnya merusak tatanan nasional yang pada akhirnya dapat membuat kemunduran dari perspektif sosiologis-politik," kata Herry.

Kemunduran itulah, kata Herry yang dapat memicu disintegrasi sosial atau perpecahan di berbagai wilayah di Indonesia.

Pengamat CISA itu mendorong setiap pemimpin pada level dan instansi yang beragam seyogianya mengedepankan kebijakan bertutur kata dan berperilaku yang dapat dijadikan contoh baik di masyarakat.

"Pejabat ini kan role modelling di publik artinya harus berbicara dan berperilaku dengan baik supaya dapat dicontoh bila sebaliknya yang terjadi bisa berbahaya,”pungkasnya.

Sebelumnya Natalius Pigai melaporkan balik sejumlah tokoh, dirinya sendiri juga disebut melakukan tindakan rasisme. Dalam akun sosial media (medsos) miliknya pada Jumat (01/10/2021) lalu, Pigai menyebutkan kalimat "Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak-injak harga diri bangsa papua dengan kata rendahan rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya penentang ketidakadilan".

baca juga

Gara-gara cuitan itu, Natalius Pigai dilaporkan Barisan Relawan Nusantara (baranusa) ke Bareskrim. Laporan masuk karena Pigai dinilai melakukan tindakan rasis terhadap Jokowi da Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Polri Pelajari Laporan Kasus Dugaan Rasis Natalius Pigai Terhadap Jokowi

Bareskrim Polri Pelajari Laporan Kasus Dugaan Rasis Natalius Pigai Terhadap Jokowi

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:01 WIB

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Izin Pak Wali, Mau Tinjau Lokasi Banjir

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Izin Pak Wali, Mau Tinjau Lokasi Banjir

Sulsel | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:51 WIB

Tak Masalah Risma Suka Marah-marah, PDIP: Memang Gayanya Begitu, Mau Diapain

Tak Masalah Risma Suka Marah-marah, PDIP: Memang Gayanya Begitu, Mau Diapain

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 11:37 WIB

Top 5 SuaraJogja: Gus Miftah Respons Ancaman Mumtaz Rais, Komentar Sultan Dilaporkan Pigai

Top 5 SuaraJogja: Gus Miftah Respons Ancaman Mumtaz Rais, Komentar Sultan Dilaporkan Pigai

Jogja | Rabu, 06 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Terkini

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

×