Niat Mandi Wajib Setelah Haid, Lengkap dengan Tata Caranya

Rifan Aditya Suara.Com
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 10:28 WIB
Niat Mandi Wajib Setelah Haid, Lengkap dengan Tata Caranya
Niat Mandi Wajib Setelah Haid, Lengkap dengan Tata Caranya - Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap perempuan akan mengalami menstruasi atau haid. Agar tubuh menjadi suci dan dapat beribadah, wanita perlu melakukan mandi wajib. Nah, bagaimana niat mandi wajib setelah haid?

Saat menstruasi, tentu saja kita tidak diperbolehkan melakukan ibadah sholat dan puasa. Jika melakukannya, kita justru berdosa dan ibadah yang kita lakukan tidak diterima oleh Allah SWT. Namun, setelah selesai haid kita bisa melaksanakan ibadah lagi dengan syarat membaca niat mandi wajib terlebih dahulu, dan mandi wajib sesuai dengan panduan.

Bacaan Niat Mandi Wajib setelah Haid

Seperti ibadah pada umumnya, saat mandi wajib kita diharuskan untuk membaca niatnya. Inilah yang membedakan antara mandi wajib dengan mandi biasa pada umumnya.

Kita boleh membaca niat mandi wajib ini dalam hati ataupun secara lisan. Bahkan bagi kalian yang belum hafal, niat mandi wajib ini juga boleh dibaca. Berikut bacaan latin niat mandi wajib setelah haid:

"Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”.

Artinya: "Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala".

Landasan perintah mandi wajib sudah jelas di dalam Al-Quran, yaitu berada dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 6 dan Al-Quran surat An-Nisa ayat 43. Tata cara mandi wajib setelah haid adalah sebagai berikut:

  1. Membaca niat mandi wajib
  2. Membersihkan kedua tangan sebanyak 3x
  3. Membersihkan bagian tubuh yang kotor dengan tangan kiri
  4. Mengulang mencuci tangan
  5. Berwudhu beserta niat wudhu
  6. Membasuh kepala sebanyak 3x sampai ke pangkal rambut
  7. Memisah-misah rambut dengan jari
  8. Mengguyur seluruh tubuh
  9. Menggunakan sabun dan shampoo. 

Saat mandi wajib setelah haid, sebaiknya menggunakan air yang suci dan membersihkan tanpa terkena kotoran yang bisa mengubah bau dan sifatnya. Mandi wajib ini hukumnya sebagai pengganti wudhu.

Baca Juga: Niat Mandi Wajib Lengkap dengan Penyebab dan Definisinya

Seluruh tubuh tanpa terkecuali harus terkena dengan air secara keseluruhan. Dan sebaiknya, tidak menggunakan tutup kepala saat mandi wajib setelah haid. 

Itulah ulasan singkat seputar niat mandi wajib setelah haid, dan tata cara yang perlu dilakukan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI