alexametrics

Terlahir dengan Dua Vagina, Wanita Ini Pikir Kondisinya Normal selama 16 Tahun!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Terlahir dengan Dua Vagina, Wanita Ini Pikir Kondisinya Normal selama 16 Tahun!
Ilustrasi vagina, vagina ganda, organ intim (Shutterstock)

Seorang wanita berpikir kondisinya yang terlahir dengan 2 vagina adalah hal yang normal selama 16 tahun sampai tiba masa menstruasi.

Suara.com - Seorang wanita terlahir dengan dua vagina sehingga membuatnya harus memakai dua tampon ketika menstruasi setiap bulan. Wanita bernama Tea Barlett itu sempat mengira kondisinya adalah hal yang normal.

Saat usia remaja, Tea Barlett mengira semua wanita memang memiliki dua lubang vagina. Jadi, ia pun mengabaikan kondisinya sampai tiba masa menstruasi pertama kali.

Saat menstruasi pertama kali pada usia 16 tahun, ia bertanya kepada ibunya lubang vagina mana saja yang harus menggunakan tampon. Pada momen itulah, ia baru tersadar bahwa kondisinya yang memiliki dua vagina bukanlah hal normal.

Kemudian, ibunya membawa Tea Barlett konsultasi ke dokter. Ia pun didiagnosis dengan septum vagina pada usia 16 tahun. Pengalamannya itu membuatnya tersadar betapa pentingnya komunikasi masalah kesehatan seksual dengan orangtua.

Baca Juga: Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?

Tea Barlett mengaku tidak pernah bercerita mengenai kondisinya yang memiliki 2 vagina kepada ibunya, karena merasa topik itu cukup sensitif dan tabu.

Ilustrasi organ intim, vagina, vagina ganda (shutterstock)
Ilustrasi organ intim, vagina, vagina ganda (shutterstock)

"Tiba suatu hari, saya bertanya kepada ibu lubang kanan atau kiri yang harus menggunakan tampon. Ibu hanya menatapku terheran. Dia berkata hanya ada satu lubang vagina," kata Tea Barlett dikutip dari Mirror UK.

Tea Barlett seketika terkejut dan segera mengatur janji untuk konsultasi dengan dokter. Tapi, beberapa dokter justru menganggap kondisi Tea Barlett adalah hal yang normal.

Di sisi lain, Tea Barlett merasa masalah pada organ intimnya tidak normal sehingga ia memutuskan untuk pergi ke dokter lain ketiga kalinya. Kali ini, ia langsung menemui dokter spesialis ginekolog.

Lantas, dokter spesialis ini menjelaskan bahwa vagina ganda yang dialami Tea Barlett bisa membuatnya sulit melakukan berhubungan seksual dan melahirkan dengan potensi berbahaya.

Baca Juga: WHO Bentuk Tim Usut Virus Corona dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Kemudian, Tes Barlett pun menjalani operasi untuk mengangkat septum pada usia 17 tahun. Sebelum itu, Tea sudah melakukan penelitian dan menemukan bahwa vagian ganda ini memang cukup berbahaya untuk berhubungan seks. Terlebih, salah satu lubangnya berukuran setengah dari ukuran normalnya lubang vagina.

Setelah menceritakan kisahnya yang didiagnosis memiliki dua vagina, Tea berkomunikasi dengan banyak wanita lain dengan kondisi serupa. Tapi hal yang paling mengejutkan adalah bahwa banyak netizen yang berkomentar di media sosialnya mengaku memiliki masalah kesehatan serupa.

"Setelah saya membagikan Pengalaman ini, saya menyadari bahwa tidak semua wanita paham vagina ganda itu hal yang tidak normal," jelasnya.

Komentar