4 Kader Terjerat Kasus Korupsi, Golkar: Kita Sudah Wanti-wanti untuk Hati-hati

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:28 WIB
4 Kader Terjerat Kasus Korupsi, Golkar: Kita Sudah Wanti-wanti untuk Hati-hati
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Adies Kadir, mengklaim bahwa pihaknya sudah mewanti-wanti kepada seluruh kadernya agar tak kembali terjerumus melakukan tindakan melanggar hukum seperti tindakan korupsi. Hal itu menyusul dalam waktu terakhir 4 kader Golkar dicokok lantaran kasus korupsi.

"Ini kan selalu kita sampaikan kepada kader, sudah mewanti-wanti, Partai Golkar sudah wanti-wanti kadernya untuk hati-hati dalam bekerja, berhati-hati dalam bertindak," kata Adies ditemui di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2021).

Terbaru kader Golkar yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK adalah Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Andi Putra. Andi ditangkap lantaran diduga terlibat kasus suap perizinan perkebunan.

Terkait hal itu, Adies mengaku masih menunggu keterangan resmi soal kasus hukum yang menjerat Andi Putra. Nantinya, kata dia, pihaknya akan mencermati keterangan dari KPK tersebut.

"Terkait Andi, kita masih nunggu, kita tidak kau berkomentar terlebih dahulu," tuturnya.

Meski demikian, Adies mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan hukum terhadap Andi jika memang ada permintaan.

"Seluruh kader Golkar yang butuh bantuan hukum, partai Golkar akan sellau bersedia melakukan pendampingan."

Namun Adies mengklaim terkait kasus-kasus korupsi yang menjerat kader-kadernya tersebut tak ada kaitannya dengan partai. Menurutnya, hal itu dilakukan secara personal.

"Ini kan kita sudah sampaikan bahwa hal itu merupakan kegiatan kegiatan personal dari yang bersangkutan masing masing jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan partai, tetapi sebagai kader partai Golkar akan memberikan bantuan hukum terhadap kader kadernya manakala diperlukan," tuturnya.

Baca Juga: AKP Robin Bantah 8 Orang Bekingan Azis Syamsuddin di KPK: Cuma Saya Sendiri

Azis Syamsuddin usai menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (11/10/2021). [ANTARA]
Azis Syamsuddin usai menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (11/10/2021). [ANTARA]

Untuk diketahui dalam beberapa waktu terakhir, tercatat sudah empat kader terjerat kasus korupsi. Pertama ada Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Alex ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung terkait dengan dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019 serta dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

Lalu ada Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Dirinya dicokok KPK lantaran diduga melakukan suap terhadap eks penyidik KPK.

Kemudian anak Alex Noerdin yakni Dodi Reza Alex Noerdin yang menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan diduga melakukan dugaan suap dalam proyek pembangunan infrastruktur APBD 2021.

Terakhir, Bupati Kuantan Singingi Andi Putra terjaring OTT KPK dugaan kasus korupsi penerimaan janji atau suap perizinan perkebunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI