alexametrics

Gagal Rampok Orang di Warkop, 2 Pelaku Begal Diamuk Warga usai 'Cium' Tiang Listrik

Agung Sandy Lesmana
Gagal Rampok Orang di Warkop, 2 Pelaku Begal Diamuk Warga usai 'Cium' Tiang Listrik
Gagal Rampok Orang di Warkop, 2 Pelaku Begal Diamuk Warga usai 'Cium' Tiang Listrik. Ilustrasi tiang listrik. (Instagram)

"Kedua orang itu, kemudian menghampiri korban dengan mengacungkan celurit. Saat itu juga korban masuk ke dalam warung minta tolong pemilik warung," katanya.

Suara.com - Anggota Satreskrim Polsek Cipayung Jakarta Timur menangkap dua tersangka pelaku begal telepon seluler (ponsel) di Pondok Ranggon setelah aksinya digagalkan warga. Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah keduanya menabrak tiang listrik.  

Kapolsek Cipayung, Kompol Bambang Cipto, mengatakan, penangkapan kedua terasangka pelaku begal itu berawal dari laporan warga yang menggagalkan aksi perampasan tersebut.

Bambang menuturkan, kejadian perkara tersebut bermula dari seseorang yang main ponsel di sebuah warung kopi di Pondok Ranggon.

Kemudian, ada dua orang menggunakan sepeda motor yang memperhatikan dan sempat mondar-mandir.

Baca Juga: Diciduk, Polisi Beberkan Modus Begal Yang Beraksi di Depok

"Kedua orang itu, kemudian menghampiri korban dengan mengacungkan celurit. Saat itu juga korban masuk ke dalam warung minta tolong pemilik warung," katanya seperti dilaporkan Antara, Rabu (20/10/2021).

Menurut dia, teriakan korban yang meminta tolong, memancing perhatian warga sekitar yang kemudian langsung mengejar kedua pelaku begal.

Kedua tersangka berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor berboncengan, tapi karena tidak konsentrasi sehingga menabrak tiang listrik. Kedua tersangka kemudian, sempat dikeroyok warga.

"Kedua tersangka yang luka karena menabrak tiang listrik dan kena pukulan warga, kami bawa ke rumah sakit untuk berobat," katanya. 

Barang bukti yang diamankan polisi adalah celurit dan sepeda motor.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bekuk 2 Komplotan Begal Sadis di Bekasi dan Depok

"Kedua tersangka masih di rumah sakit. Kami belum bisa meminta keterangan," katanya.

Komentar