Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:19 WIB
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
Kapal Induk AS. (Youtube/PBS News Hour)
  • Iran melancarkan serangan balasan besar pada 28 Februari 2026, menyasar Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah.
  • Serangan balasan Iran tersebut merespons operasi udara gabungan AS dan Israel yang sebelumnya telah menargetkan Teheran.
  • Dampak serangan meliputi kehancuran di Bahrain, gangguan di UEA, Arab Saudi, dan Qatar, serta penutupan ruang udara regional.

Suara.com - Timur Tengah benar-benar meledak Sabtu, (28/2/2026) menjadi hari yang mencekam setelah Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran yang tidak cuma menyasar Israel, tapi juga negara-negara tetangganya yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

Serangan kilat ini merupakan respons atas operasi udara gabungan AS dan Israel ke Teheran pada Sabtu pagi, yang kemudian dibalas oleh Iran sore harinya dengan skala yang jauh lebih destruktif.

Alasannya cukup simpel, Iran sudah memberikan peringatan keras bahwa setiap jengkal tanah yang menampung aset militer AS di Timur Tengah kini menjadi target sah tanpa ada lagi "garis merah".

Padahal di kawasan ini, banyak sekali kendaraan tempur AS yang sedang "ngetem" atau bersiaga, mulai dari kapal induk USS Abraham Lincoln hingga berbagai jet tempur canggih. Alhasil, negara-negara yang menjadi tuan rumah bagi aset militer tersebut ikut kena getahnya.

Bahrain menjadi salah satu titik paling panas dalam konflik ini. Rudal-rudal Iran dilaporkan menghantam pangkalan angkatan laut AS di Jufair, yang merupakan markas besar Armada ke-5.

Kepulan asap akibat rudal Iran di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Uni Emirat Arab mengatakan satu orang tewas akibat serangan Iran itu. [X/Thomas Keith]
Kepulan asap akibat rudal Iran di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Sabtu (28/2/2026). Pemerintah Uni Emirat Arab mengatakan satu orang tewas akibat serangan Iran itu. [X/Thomas Keith]

Asap hitam terlihat mengepul dari area pangkalan, sementara ledakan keras juga mengguncang ibu kota Manama. Suasana yang tadinya tenang mendadak berubah menjadi medan tempur dalam hitungan jam.

Tidak cuma Bahrain, wilayah Uni Emirat Arab (UEA) juga ikut bergejolak. Suara ledakan terdengar jelas di Dubai dan Abu Dhabi, dua kota yang selama ini dikenal sebagai pusat bisnis dan wisata global.

Sementara itu di Riyadh, Arab Saudi, serta Doha di Qatar, warga melaporkan bunyi ledakan bertalu-talu saat sistem pertahanan udara mencoba mencegat proyektil Iran yang melintas di langit mereka.

Banyak pihak menyayangkan eskalasi ini terjadi tepat setelah perundingan nuklir di Jenewa, Swiss, baru saja berakhir.

Kegagalan diplomasi tersebut rupanya dibayar mahal dengan pengerahan kekuatan militer besar-besaran oleh Pentagon yang diklaim sebagai serangan pencegahan atau preemptive strike.

Namun bagi Teheran, tindakan AS dan Israel itu adalah pelanggaran berat kedaulatan yang harus dibalas secara dahsyat untuk mempertahankan integritas teritorial mereka.

Setidaknya 75 rudal balistik jarak jauh ditembakkan Iran ke wilayah Israel sore itu. Sirene peringatan meraung-raung mulai dari Tel Aviv, Haifa, sampai Yerusalem, memaksa warga sipil berhamburan mencari perlindungan di bungker-bungker bawah tanah.

Kondisi darurat nasional pun diberlakukan di Israel, di mana operasional rumah sakit harus dipindahkan sepenuhnya ke fasilitas bawah tanah demi keamanan pasien.

Ketegangan ini makin parah karena Iran juga membidik pangkalan AS di Kuwait dan Yordania sebagai bagian dari strategi balasan menyeluruh mereka. Efek dominonya pun langsung merusak tatanan sipil di kawasan tersebut.

Otoritas penerbangan sipil di beberapa negara langsung menutup total ruang udara mereka, membatalkan seluruh jadwal penerbangan, dan melarang warga mendekati area bandara internasional.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran

Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:01 WIB

Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?

Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:46 WIB

AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas

AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:44 WIB

Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog

Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:58 WIB

Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki

Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki

Bola | Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:23 WIB

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:50 WIB

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5: Masa Depan Digital Masyarakat Lebih Terhubung & Inklusif

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:46 WIB

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

Reformasi 98 Disebut Gagal, Penjahat Masa Lalu Kini Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

Jalan di Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Perbaikan Butuh 2-3 Hari

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:09 WIB

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:00 WIB

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

Dolar Menggila dan Harga Pangan Naik, Pengelola Dapur Khawatir Gizi MBG Tak Optimal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:57 WIB

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:45 WIB

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

Solusi Anti-Macet ke Java Jazz 2026, Transjakarta PIK2-Blok M Beroperasi Hingga Tengah Malam

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:32 WIB