Cara Menghadapi Ayah yang Berperilaku Aneh Versi Buya Yahya

Rifan Aditya

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:35 WIB
Cara Menghadapi Ayah yang Berperilaku Aneh Versi Buya Yahya
Cara Menghadapi Ayah yang Berperilaku Aneh Versi Buya Yahya - Ilustrasi orang gangguan mental. [Shutterstock]

Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya menjelaskan bagaimana cara menghadapi ayah yang berperilaku aneh yang perlu diketahui oleh setiap anak.

Melansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (20/10/2021), Buya Yahya menjelaskan mengenai pertanyaan seorang jamaah dalam menghadapi ayah yang berperilaku aneh. Adapun penjelasannya sebagai berikut.

Diketahui, Al-Bahjah TV merupakan kanal YouTube yang berisi video ceramah Buya Yahya yang mudah dicernah dan begitu meneduhkan jiwa. Pada video ceramah yang diunggah 10 Oktober 2021 di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menyampaikan tema tentang cara menghadapi ayah yang berperilaku aneh.

Penjelasan Buya Yahya tentang Cara Menghadapi Ayah yang Berperilaku Aneh

Dalam video ceramah tersebut seorang jamaah asal Jawa Tengah bertanya kepada Buya Yahya. Adapun pertanyaannya seperti berikut ini:

"Buya, saya memiliki bapak yang kelakukannya tidak seperti orang normal. Dia setiap harinya hanya tidur. Kalau habis dari kamar mandi, atau hanya sekedar cuci tangan atau kaki pun langsung kerokan. Dia selalu menyalahkan Allah karena takdir yang dialami. Dia itu seperti mempunyai dunia sendiri dan tak ada seorang pun yang paham tentang dia. Ibu saja melihat tingkah lakunya selalu marah dan malas menanggapinya. Bagaimana sikap saya menghadapinya, Buya?"

Mendengar pertanyaan tersebut, Buya Yahya kemudian menjawab. Beliau menuturkan bahwa ada satu penyakit yang hampir tidak pernah disadari oleh kebanyakan orang, yaitu tentang penyakit mental.

Namun, jangan semuanya dihubungkan dengan penyakit mental. Buya Yahya pun menjelaskan bahwa kesehatan mental seseorang termasuk orang tua kita itu sangat penting.

"Menyadari pentingnya menjaga mental itu, psikologi itu adalah penting. Jadi, kalau orang itu, antisipasi kan dengan bermacam-macam cara. Sebab, ada di antara kita langsung memberikan vonis dengan sesuatu yang salah. Misalnya, seseorang yang terkena seperti itu dibilang kena jin. Artinya tidak berusaha dengan cara indah," tutur Buya Yahya.

baca juga

Ia kembali menambahkan, vonis yang salah dalam menghadapi perilaku yang aneh dapat mengakibatkan salah juga dalam penanganannya. Misal, karena dibilang kena jin, tangannya dipasung. Padahal, bisa jadi masalah sebenarnya adalah karena gangguan mental.

Buya Yahya pun menekankan, pentingnya kesadaran akan masalah mental atau psikis. Seperti masalah tekanan hidup atau permasalahan yang panjang dan menumpuk di otaknya.

Buya Yahya juga menyampaikan, adalah langkah yang cantik jika kita menyadari bahwa ada seseorang yang memiliki penyakit semacam itu (mental), maka kita pun akan memerlakukan dia sebagai seseorang yang sakit, bukan seseorang yang terkena jin.

"Coba lihat ke belakang, sebabnya apa. Mungkin bermasalah dan harus dicairkan. Dan, bisa jadi gila yang sesungguhnya itu berangkat dari mental. Jika melihat gejala semacam itu, hentikan, jangan sampai larut dan benar-benar rusak mentalnya," tambah Buya Yahya.

Buya Yahya menyarankan jemaahnya untuk mulai meningkatkan kelembutan dan kesabaran dalam menghadapi sang ayah yang berperilaku aneh. Karena bisa jadi beliau sedang terkena penyakit mental.

Jika sudah menunjukan gejala penyakit mental, lekaslah datang ke ahlinya, ke psikologi. Karena mereka lebih mudah memahami dan diberi obat sesuai dosis gejala mental yang dialami.

Jadi, jika Anda melihat perilaku ayah menjadi aneh, maklumi, karena bisa jadi ayah sedang sakit. Tetaplah merawatnya dengan penuh kelembutan dan penuh kasih. Semoga dengan itu semua akan mengubah dan meringankan beban sang ayah. Sehingga perlahan penyakit mentalnya akan sembuh.

Demikianlah informasi mengenai cara menghadapi ayah yang berperilaku aneh. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usia Kelahiran Lebih Tua Dibandingkan Usia Pernikahan, Harus Bagaimana?

Usia Kelahiran Lebih Tua Dibandingkan Usia Pernikahan, Harus Bagaimana?

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Karunia dan Musibah bagi Ahli Iman, Buya Yahya Menjelaskan

Karunia dan Musibah bagi Ahli Iman, Buya Yahya Menjelaskan

News | Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:37 WIB

Sering Dikira Sama, Ini Beda Tanda Umum Stres dan Depresi

Sering Dikira Sama, Ini Beda Tanda Umum Stres dan Depresi

Jogja | Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Setelah Peeling Serum Pakai Apa? Ini Urutan Skincare agar Kulit Tidak Iritasi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah

Lampung | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026

Malang | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:36 WIB

BRI Peduli Hadirkan Waste Management Warriors, 500 Relawan Kawal Kebersihan MotoGP Mandalika

BRI Peduli Hadirkan Waste Management Warriors, 500 Relawan Kawal Kebersihan MotoGP Mandalika

Jabar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan

Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan

Bogor | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:31 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan

MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan

Jogja | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:29 WIB

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Petualangan Seru Beruang Pencari Hewan di Buku This is How to Spot Animals

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh

Delayed Gratification: Ketika Jarak Membuat Mental Makin Tangguh

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×