Demo Tujuh Tahun Jokowi: Terdengar Teriakan Mundur dan Polisi Janji Tetap Humanis

Siswanto

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:04 WIB
Demo Tujuh Tahun Jokowi: Terdengar Teriakan Mundur dan Polisi Janji Tetap Humanis
Aksi demo BEM SI peringati 7 tahun pemerintahan Presiden Jokowi di kawasan Istana Negara, Kamis (21/10/2021). (Suara.com/Yaumal Asri)

Suara.com - Ratusan mahasiswa unjuk rasa di Jakarta, Kamis (21/10/2021), untuk mengingatkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Demonstrasi dilakukan bertepatan dengan tujuh tahun pemerintahan Jokowi.

Aksi mahasiswa tersebut mendapatkan pengamanan dari anggota polisi dan TNI.

Khusus dari Jakarta Pusat telah disiagakan 2.149 aparat yang sewaktu-waktu bisa dikerahkan ke sekitar lokasi unjuk rasa. Polisi berjanji tetap mengedepankan sikap humanis dalam merespons protes para mahasiswa.

Di kota-kota besar lainnya juga diselenggarakan demonstrasi serupa, seperti di Lampung, Riau, Palembang, Kalimantan, NTB, Solo, Yogyakarta.

Ratusan mahasiswa yang menamakan diri mereka Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia sudah memenuhi kawasan sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka mengenakan jas almamater masing-masing.

Apa tuntutan mahasiswa?

Dalam unjuk rasa, para mahasiswa menyampaikan dua belas tuntutan kepada pemerintahan Jokowi.

Yang pertama, mahasiswa meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang untuk membatalkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

baca juga

Kedua, pemerintah harus memperbaiki dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih relatif rendah. Ketiga, mengembangkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di dalam negeri, tanpa menjadikan utang luar negeri sebagai salah satu sumber pembangunan negara.

Keempat, wujudkan kebebasan sipil seluas-luasnya sesuai amanat konstitusi dan menjamin keamanan setiap orang atas hak berpendapat dan dalam mengemukakan pendapat serta hadirkan evaluasi dan reformasi di tubuh Institusi Polri

Kelima, wujudkan supremasi hukum dan HAM yang berkeadilan, tidak tebang pilih dan tuntaskan HAM masa lalu.

Keenam, berhentikan Firli Bahuri dari jabatan ketua KPK, batalkan tes wawasan kebangksaan, hadirkan Perppu atas UU KPK Nomor 19 Tahun 2019 serta Kembalikan marwah KPK sebagai realisasi janji-janji Jokowi dalam agenda pemberantasan Korupsi.

Ketujuh, pemerintah harus memberikan afirmasi PPPK guru berusia diatas 35 tahun dan masa mengabdi lebih dari 10 tahun untuk diprioritaskan kelulusannya serta mengangkat langsung guru honorer yang berusia diatas 50 tahun. Kedelapan, harus segera meningkatkan kualitas pendidikan baik dari segi peningkatan kualitas guru indonesia maupun pemerataan sarana dan infrastruktur penunjang pendidikan diseluruh wilayah Indonesia.

Kesembulan, harus mengembalikan independensi Badan Standar Nasional Pendidikan. Kesepuluh, Presiden Jokowi harus segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang untuk membatalkan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Kesebelas, pemerintah harus memenuhi target bauran energi dan segera melakukan percepatan transisi energi kotor menuju energi baru terbarukan. Dan keduabelas, penegasan UU Pornografi sebagai regulasi hukum untuk menanggulangi konten pornografi yang berdampak pada maraknya pelecehan seksual.

Terdengar teriakan mundur

Para mahasiswa menilai kepemimpinan Jokowi masih mengecewakan.

"Kami menemukan justru bukannya dia memajukan Indonesia, tapi dia memundurkan Indonesia. Apalagi di dua tahun terakhir ini," kata Alvian perwakilan BEM Universitas Negeri Jakarta.

Terdengar teriakan, "Mundur, mundur, Jokowi," yang disampaikan orator yang berdiri di atas mobil komando.

Para mahasiswa yang memenuhi kawasan sekitar Patung Kuda berteriak lantang menirukan kalimat orator.

Sebagian dari mereka juga membentangkan berbagai poster bernada protes.

Janji polisi

Sejauh ini, demonstrasi di Jakarta berlangsung kondusif. Dari daerah-daerah juga belum terdengar adanya laporan terjadi chaos.

Polisi nampaknya tak ingin mengulang pelanggaran standar operasional prosedur dalam penanganan masyarakat yang melakukan demonstrasi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Tangerang, yang berbuntut kritik keras terhadap instusi Polri.

Polisi akan memperlakukan mahasiswa yang menyampaikan pendapat secara humanis.

"Intinya hindari bersifat eksesif. Anggap yang melakukan unjuk rasa yaitu adik-adik kita," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Polisi Sam Suharto.

Sesuai arahan kapolres, petugas akan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di lokasi demonstrasi karena Jakarta masih terjadi penyebaran Covid-19.

"Kita mencegah timbulnya kerumuman hingga mengakibatkan klaster baru. Karena sudah diatur dalam UU terkait kesehatan masyarakat diatas segalanya," kata Sam. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Parkir Liar di Senopati Bikin Trotoar dan Jalur Difabel Tertutup, 52 Motor Ditertibkan

Parkir Liar di Senopati Bikin Trotoar dan Jalur Difabel Tertutup, 52 Motor Ditertibkan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:25 WIB

Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik

Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik

Sumbar | Jum'at, 25 September 2026 | 17:24 WIB

Jelang ASEAN Cup 2026, Brimob Sisir SUGBK hingga Ruang Ganti Pemain

Jelang ASEAN Cup 2026, Brimob Sisir SUGBK hingga Ruang Ganti Pemain

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:23 WIB

Prestone Racing Coolant Hadir untuk Kebutuhan Mesin Performa Tinggi

Prestone Racing Coolant Hadir untuk Kebutuhan Mesin Performa Tinggi

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 17:23 WIB

Pestapora 2026 Hadir Makin Meriah, BRImo Siapkan Beragam Keseruan

Pestapora 2026 Hadir Makin Meriah, BRImo Siapkan Beragam Keseruan

Riau | Jum'at, 25 September 2026 | 17:21 WIB

Daftar Penyakit Toyota Avanza Tua: Urutan dari yang Mudah Diperbaiki hingga Red Flag Pantang Dibeli

Daftar Penyakit Toyota Avanza Tua: Urutan dari yang Mudah Diperbaiki hingga Red Flag Pantang Dibeli

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 17:20 WIB

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 17:17 WIB

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Mooncake Festival 2026 Jadi Ruang Akulturasi Budaya di Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Belajar dari Pohon Clusia, Ilmuwan Ungkap Cara Tanaman Hemat Air Hadapi Kekeringan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

×