Kasus Covid-19 di ASEAN Turun 14 Persen, Jokowi: Ada Harapan Baru

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:07 WIB
Kasus Covid-19 di ASEAN Turun 14 Persen, Jokowi: Ada Harapan Baru
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat adanya harapan baru setelah 20 bulan menghadapi pandemi Covid-19. (tangkap layar/ dok. Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat adanya harapan baru setelah 20 bulan menghadapi pandemi Covid-19. Jokowi mengatakan kasus Covid-19 di kawasan ASEAN turun 14 persen dalam seminggu terakhir.

"Setelah 20 bulan menghadapi kesulitan besar pandemi covid 19, saat ini kita melihat harapan baru. Dalam seminggu terakhir ini kasus covid-19 di kawasan ASEAN turun 14 persen, jauh lebih baik dibanding rata-rata dunia yang turun 1 persen," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara ASEAN Business dan Investment Summit, Senin (25/10/2021).

Kondisi tersebut kata Jokowi, akan meningkatkan kepercayaan internal dan eksternal ASEAN.

Selain itu juga mempercepat pemulihan ekonomi dan tetap menjaga kewaspadaan meningkatnya kasus di beberapa negara.

"Situasi ini dipastikan akan meningkatkan kepercayaan internal dan eksternal ASEAN untuk beraktivitas kembali dan akan mempercepat pemulihan ekonomi, tetapi tetap menjaga kewaspadaan mengingat adanya peningkatan kasus di beberapa negara," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dalam menghadapi pandemi sekarang ini semua pihak harus mengambil kesempatan untuk melakukan transformasi struktural.

"Kita tidak hanya ingin pulih kembali tetapi kita ingin mencuri Kesempatan Dalam Pandemi untuk melakukan reformasi struktural, untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan ASEAN," ucap dia.

Peluang tersebut kata Jokowi, sangat besar seperti yang dilakukan Indonesia dalam kesibukan menghadapi pandemi Covid-19
dan tidak menyurutkan niat Indonesia untuk melakukan reformasi struktural.

Jokowi mengatakan Indonesia menerbitkan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja untuk memperbaiki iklim investasi dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif yang menciptakan lapangan kerja.

baca juga

Undang-undang perpajakan kata Jokowi juga direvisi dengan tujuan yang sama.

"Kami ingin terus melanjutkan reformasi struktural ini untuk merespon catatan-catatan kelemahan kelembagaan dan cara kerja kami ketika diuji oleh pandemi covid 19," ucap Jokowi.

Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyebut ujian berupa pandemi justru dimanfaatkan pemerintah Indonesia untuk memperkuat diri dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Saya berharap juga demikian halnya untuk Asia Tenggara sebagai kesatuan masyarakat ekonomi, ASEAN merupakan kawasan yang harus mengambil pelajaran dari krisis dan melakukan perbaikan diri secara fundamental di tingkat kawasan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Dinilai Mampu Sediakan Pangan Saat Pandemi, FAO Berikan Apresiasi

Indonesia Dinilai Mampu Sediakan Pangan Saat Pandemi, FAO Berikan Apresiasi

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 15:19 WIB

16 Kontrak Kerja Sama SKK Migas Berhasil Lampaui Target Lifting Migas

16 Kontrak Kerja Sama SKK Migas Berhasil Lampaui Target Lifting Migas

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 15:04 WIB

Gubernur Ansar Klaim Kepri Selamat dari Varian Delta Berkat Vaksin AstraZeneca

Gubernur Ansar Klaim Kepri Selamat dari Varian Delta Berkat Vaksin AstraZeneca

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:37 WIB

Bebani Rakyat, Relawan Jokowi Joman Gugat Inmendagri soal Syarat Tes PCR di PTUN Besok

Bebani Rakyat, Relawan Jokowi Joman Gugat Inmendagri soal Syarat Tes PCR di PTUN Besok

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 13:32 WIB

Terkini

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:43 WIB

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 15:42 WIB

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:41 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:36 WIB

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:35 WIB

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:29 WIB

×