alexametrics

Viral Pengunjung Cekcok dengan Staf Kafe di Bali, Ngaku Diusir Dianggap Nggak Mampu Bayar

Dany Garjito | Nur Afitria Cika Handayani
Viral Pengunjung Cekcok dengan Staf Kafe di Bali, Ngaku Diusir Dianggap Nggak Mampu Bayar
Pengunjung cekcok dengan staf kafe di Bali.

Pengunjung mengaku dirinya diusir karena dianggap nggak mampu bayar.

Suara.com - Beredar video yang memperlihatkan keributan di sebuah kafe yang ada diduga berada di Bali.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang diduga sebagai staf kafe tersebut.

Pria itu cekcok dengan rombongan pengunjung kafe tersebut. Dia disebut mengusir pengunjung karena dinilai tak mampu membayar.

Video yang memperlihatkan keributan di dalam kafe tersebut beredar di media sosial.

Baca Juga: Viral Ibu Panik Anaknya Telan 6 Baterai, Dokter dan Perawat Syok Lihat Hasil Sinar X

Kronologi

Berdasarkan unggahan yang beredar, awalnya si pengunjung mengaku mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari pria tersebut.

Pengunjung meminta untuk berpindah lokasi karena cuaca panas. Dia merasa tidak nyaman berada di tempat yang dipilihkan.

Akan tetapi, pengunjung bercerita dirinya dan teman-temannya mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan.

Pengunjung tersebut merasa si pria yang merupakan staf kafe tersebut tidak melayani dengan baik.

Baca Juga: Viral Video Ustaz Pamer Kesaktian Dikeroyok Begal, Diduga Demi Konten

Pengunjung cekcok dengan staf kafe di Bali.
Pengunjung cekcok dengan staf kafe di Bali.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan, staf kafe itu menuding mereka tidak memiliki uang.

Pria tersebut kemudian memanggil security yang ada di kafe itu.

Hingga akhirnya, pengunjung merasa emosi dan berujung dengan cekcok satu sama lain.

Mereka terlihat berdebat. Pria tersebut bahkan mengaku dirinya merupakan lulusan luar negeri.

Klarifikasi Staf Kafe

Di samping permasalahan tersebut, pria yang viral di video itu memberikan klarifikasinya.

Pria tersebut mengaku tersinggung dengan perkataan pengunjung. Pria itu mengaku disebut sebagai babu (pembantu).

"Bukan sombong, saya tersinggung dengan perkataan mereka kalau saya dibilang babu berkali-kali," ujarnya.

Kemudian, dirinya menjelaskan awal mula permasalahan itu muncul.

Pengunjung cekcok dengan staf kafe di Bali.
Pengunjung cekcok dengan staf kafe di Bali.

Menurutnya, dia hanya meminta pengunjung untuk membeli voucher apabila ingin mengganti tempat duduk.

"Saya hanya meminta mereka untuk membeli voucher bila ingin menggantinya dengan tempat duduk. Apapun sikap tamu yang datang bagi saya mereka adalah tamu saya. Tugas saya untuk membuat mereka betah dan senang. Apalagi mereka liburan," jelas pria itu.

Komentar