Viral Pria Ambil Air Hujan untuk Dimasak, Tuai Perdebatan Publik

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:15 WIB
Viral Pria Ambil Air Hujan untuk Dimasak, Tuai Perdebatan Publik
Ilustrasi Air Hujan (Pixabay)

Suara.com - Video memperlihatkan seorang pria tengah asyik memasak makanan. Pria tersebut rupanya berjualan di pinggir jalan.

Dia berjualan batagor. Di tengah ia berjualan, pria itu hendak memasak jajanan yang berasal dari Korea.

Air yang digunakan oleh pria tersebut menjadi perdebatan warganet.

Pasalnya, pria tersebut menggunakan air yang ia ambil dari air hujan.

Video tersebut menuai reaksi dan perdebatan di kalangan publik. Mereka menyinggung soal kebersihan makanan itu.

Dalam video tersebut, awalnya pria itu tampak menampung air hujan menggunakan panci.

Kemudian, panci yang telah berisi air hujan tersebut dia rebus di kompor yang ada di gerobaknya.

Aksi pria memasak menggunakan air hujan. (Tiktok)
Aksi pria memasak menggunakan air hujan. (Tiktok)

Air hujan tersebut dia rebus sampai mendidih. Selanjutnya, dia memasukan beberapa bahan yang ia butuhkan untuk memasak.

Dia memasukkan telur hingga bumbu-bumbu instan dari kemasan.

baca juga

Setelah makanan siap disajikan, pria tersebut memamerkan hasil masakannya.

Dia langsung menyantap makanan yang ia masak sendiri.

Jadi Perdebatan

Aksi pria yang menggunakan air hujan untuk dimasak menuai reaksi dan komentar warganet.

Mereka berdebat mengenai kebersihan air tersebut.

"Itu bukan air dari langit, itu air dari seng yang berkarat," kata warganet.

"Bukannya air hujan itu kotor ya," balas warganet.

"Kalau air hujan pertama boleh," komentar warganet.

"Emang air hujan boleh buat masak bisa. Tapi kalau buat minum nggak boleh," imbuh warganet lain.

Air Hujan Tak Menyehatkan Meski Turun Langsung dari Langit, Mengapa?

Melansir dari Healthline, memang tidak ada yang salah untuk meminum langsung air hujan selama itu bersih. Namun, tidak semua air hujan aman untuk diminum.

Ada banyak faktor yang membuat Anda harus berpikir ulang untuk meminum air hujan. Sebab pada kondisi tertentu membuat air hujan bisa mengandung parasit, bakteri, bahkan virus tertentu.

Ilustrasi hujan [pixabay]
Ilustrasi hujan [pixabay]

Air hujan yang jatuh terutama di area yang sangat tercemar atau bersentuhan dengan kontaminan, seperti polutan, kotoran hewan atau logam berat mungkin tidak baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk meminum air hujan kecuali Anda yakin 100 persen bahwa air tersebut bersih dan aman untuk dikonsumsi manusia.

Berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi keamanan air hujan adalah termasuk seberapa sering hujan di wilayah geografis, tingkat polusi udara, serta metode dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menguji, dan menyimpan air.

Untuk lebih aman, air hujan sebaiknya direbus terlebih dahulu untuk mematikan bakteri, virus, atau parasit tertentu. Namun berbagai jenis bakteri atau virus lain mungkin tak akan mati atau hilang hanya dengan merebusnya.

Dalam menghilangkan kontaminan kimiawi seperti logam berat, Anda mungkin juga perlu menggunakan sistem penyaringan air untuk membuat air hujan aman dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolres Nunukan Tendang dan Tinju Anak Buah: Warisan Militeristik Orba Masih Ada di Polri

Kapolres Nunukan Tendang dan Tinju Anak Buah: Warisan Militeristik Orba Masih Ada di Polri

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Ibunya Sudah Meninggal Dunia, Tingkah Polos Bocah Dadah ke Langit Ini Berhasil Bikin Mewek

Ibunya Sudah Meninggal Dunia, Tingkah Polos Bocah Dadah ke Langit Ini Berhasil Bikin Mewek

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:49 WIB

Viral Oknum Mekanik Bengkel Resmi "Nakal" Menangani Sepeda Motor, Honda Beri Jawaban

Viral Oknum Mekanik Bengkel Resmi "Nakal" Menangani Sepeda Motor, Honda Beri Jawaban

Otomotif | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:41 WIB

Tak Terkontrol, Ibu-ibu Ini Lepas Hijab hingga Jungkir Balik saat Dzikir

Tak Terkontrol, Ibu-ibu Ini Lepas Hijab hingga Jungkir Balik saat Dzikir

Jatim | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Terlalu Bucin, Cewek Ini Pantau Pacarnya Lewat CCTV Jalan

Terlalu Bucin, Cewek Ini Pantau Pacarnya Lewat CCTV Jalan

Malang | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:09 WIB

Wanita Ini Curhat Acara Pernikahan Sepi Tak Dihadiri Teman, Padahal Dulu Rajin Kondangan

Wanita Ini Curhat Acara Pernikahan Sepi Tak Dihadiri Teman, Padahal Dulu Rajin Kondangan

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×