India Beli Sistem Rudal Rusia, 2 Senator AS Desak Joe Biden Tak Jatuhi Sanksi ke China

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:58 WIB
India Beli Sistem Rudal Rusia, 2 Senator AS Desak Joe Biden Tak Jatuhi Sanksi ke China
India Beli Sistem Rudal Rusia, 2 Senator AS Desak Joe Biden Tak Jatuhi Sanksi ke China. Presiden AS Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]

Suara.com - Dua senator AS telah mendesak Presiden Joe Biden untuk mengesampingkan sanksi terhadap India atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia karena tindakan hukuman seperti itu akan membahayakan kerja sama yang berkembang.

Reuters melaporkan, Rabu (27/10/2021), India menandatangani kesepakatan senilai 5,5 miliar dolar AS dengan Rusia pada 2018 untuk lima sistem rudal “surface-to-air” untuk pertahanan melawan rival lama mereka, Pakistan dan China.

Tetapi transfer yang diusulkan telah menyebabkan gesekan dengan Amerika Serikat, yang mengesahkan undang-undang pada 2017, di mana negara mana pun yang terlibat dengan sektor pertahanan dan intelijen Rusia dapat menghadapi sanksi.

Senator Republik John Corny dan Senator Demokrat Mark Warner menulis surat kepada Biden, menyerukan pengabaian atas dasar keamanan nasional dan kerja sama yang lebih luas.

“Kami percaya ada keharusan keamanan nasional untuk menghapus sanksi,” kata para senator dalam surat mereka yang mereka keluarkan dalam siaran pers.

Para senator mengatakan mereka khawatir transfer sistem Rusia akan memicu sanksi terhadap India di bawah UU Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA).

India telah membayar uang muka untuk sistem S400 dan set pertama baterai rudal diharapkan akan mulai ditempatkan akhir tahun ini.

Amerika Serikat sebelumnya memberlakukan sanksi terhadap Turki karena membeli peralatan yang sama tahun lalu.

Cornyn dan Warner, yang merupakan ketua bersama dari Senat India Caucus, mengatakan mereka berbagi keprihatinan pemerintah AS tentang Rusia, tetapi mereka memperingatkan kemungkinan kerusakan kerjasama dengan India jika sanksi akan dikenakan.

India telah mengurangi pembelian peralatan militer dari Rusia dengan penurunan 53 persen dalam ekspor senjata Rusia ke India dari 2016 hingga 2020 dibandingkan dengan periode lima tahun sebelumnya.

Kesepakatan pertahanan India dengan Amerika Serikat di sisi lain telah meningkat dengan penjualan sebesar 3,4 miliar dollar AS pada 2020. Menurut para senator, hal tersebut adalah tren yang positif. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri KTT ASEAN, Presiden Joe Biden Turut Kecam Junta Militer Myanmar

Hadiri KTT ASEAN, Presiden Joe Biden Turut Kecam Junta Militer Myanmar

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:53 WIB

Salah Ucap Joe Biden Timbulkan Kekhawatiran di Cina dan Asia

Salah Ucap Joe Biden Timbulkan Kekhawatiran di Cina dan Asia

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:42 WIB

AS Ralat Klaim Presiden Biden Akan Lindungi Taiwan

AS Ralat Klaim Presiden Biden Akan Lindungi Taiwan

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:42 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB