Politisi PKB Sebut Pandemi Tak Menutup Kemungkinan Pilpres 2024 Diikuti Satu Paslon Capres

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:13 WIB
Politisi PKB Sebut Pandemi Tak Menutup Kemungkinan Pilpres 2024 Diikuti Satu Paslon Capres
Ilustrasi pemilu (Unsplash/5Element)

Suara.com - Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang salah satu tahapannya akan memilih presiden dan wakil presiden, kemungkinan bisa saja diikuti satu pasangan calon. 

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid dalam diskusi daring yang membahas kontestasi politik lima tahunan tersebut. 

"Tak menutup kemungkinan bahwa Pilpres 2024, itu juga hanya akan diikuti satu pasangan calon tidak menutup kemungkinan," ujar Jazilul pada Rabu (27/10/2021).

Menurut Jazilul, kehadiran satu paslon, capres-cawapres dimungkinkan karena terimbas Pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun terakhir terjadi di tanah air.

"Karena dampak dari pandemi ini dan memaksa partai-partai dapat bersatu menemukan calon siapa yang paling baik untuk mengatasi keadaan, tetapi meskipun ini mungkin terjadi jauh dari kemungkinan yang ada," tutur Jazilul.

Sebelumnya, PKB mengupayakan terbentuknya tiga poros koalisi menyongsong Pilpres 2024.

Upaya membentuk tiga poros itu tidak terlepas untuk menghadirkan pasangan capres dan cawapres lebih dari dua.

Jazilul menilai, pembentukan tiga poros menjadi penting, salah satunya mencegah terjadinya polarisasi dan politik identitas, seperti pada Pilpres 2019.

Diketahui Pilpres 2019, pun begitu periode sebelumnya hanya menghadirkan dua pasangan capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

baca juga

"Oleh karena itu posisi kami atau saya selaku pengurus PKB kami akan menyiapkan Pilpres ini supaya tidak terjadi politik identitas dengan melakukan upaya-upaya dengan terbentuknya poros lebih banyak minimal tiga poros," kata Jazilul.

Jazilul juga menyampaikan soal upaya PKB yang mencoba mimpin pembentukan salah satu dari tiga poros.

"Dan PKB  berupaya untuk meminpin satu poros," ujarnya.

Jazilul berharap kehadiran tiga pasangan calon dapat terwujud pada 2024. Jika dilihat dari ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen, PKB optimis tiga pasangan calon bisa dihadirkan.

"Kalau besok terjadi dua pasangan calon saya yakin politik identitas akan terjadi. Karena nanti akan ada pembelahan antara calon presiden yang menggunakan isu agama, isu etnis maupun isu menjatuhkan salah satu karena terjadinya dua kubu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilpres, Fahri Hamzah: Terlalu Banyak Insidentil, Terlalu Banyak Misteri Gitu Loh

Pilpres, Fahri Hamzah: Terlalu Banyak Insidentil, Terlalu Banyak Misteri Gitu Loh

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:16 WIB

Kesbangpol Bali Tancap Gas Bahas Anggaran Pemilu-Pilkada 2024

Kesbangpol Bali Tancap Gas Bahas Anggaran Pemilu-Pilkada 2024

Bali | Senin, 25 Oktober 2021 | 08:54 WIB

Ustaz Yusuf Mansyur: Insyaallah Atas Izin Allah, Golkar jadi Pemenang Pilpres dan Pilkada

Ustaz Yusuf Mansyur: Insyaallah Atas Izin Allah, Golkar jadi Pemenang Pilpres dan Pilkada

News | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:54 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×