Apresiasi KPK Usut Dugaan Korupsi Formula E Jakarta, MAKI: Diduga Pemborosan

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Jum'at, 05 November 2021 | 14:51 WIB
Apresiasi KPK Usut Dugaan Korupsi Formula E Jakarta, MAKI: Diduga Pemborosan
Gubernur Jakarta Anies Baswedan (kanan batik biru) melihat mobil listrik di lintasan balap Formula E di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. ANTARA/HO-Instagram/@aniesbaswedan/aa.

Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi Formula E di DKI Jakarta. MAKI menilai adanya dugaan pemborosan dalam rencana pengadaan proyek tersebut.

"MAKI menyambut dengan gembira dan memberikan apresiasi ke KPK yang sudah melakukan respon yang cukup cepat kepada hal-hal yang oleh masyarakat dipahami sebagai sebuah pemborosan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021).

Dari catatat Boyami, dugaan pemborosan dalam pelaksanaan Formula E di Jakarta lantaran harga yang dibayarkan kepada perusahaan di luar negeri untuk acara tersebut sangat mahal.

"Konon berdasarkan catatan saya itu paling mahal diantara penyelenggara di kota-kota lain. Jadi Jakarta bisa menyelenggarakan balap formula E ini itu membayar royaltinya paling mahal dibandingkan kota lain," ungkap Boyamin.

Boyamin pun menyebut KPK harus menelusuri dugaan Jakarta sebagai tuan rumah Formula E lebih mahal dari negara lain. Apakah mahalnya itu ada dugaan penyimpangan atau memang harus pembayarannya sesuai seperti yang dilakukan.

"Kenapa enggak bisa bayar yang lebih murah? apakah dari BUMD itu tidak melakukan daya tawar yang signifikan? atau malah sengaja apapun permintaan langsung disetujui. Ini musti diteliti KPK di mana harga yang terbentuk dari royalti ini justru paling mahal dari kota lain," ucapnya.

Masih dalam catatan Boyamin, ada dugaan beberapa pihak yang turut ikut serta menjadi promotor yang berkecimpung dalam penyelenggaraan formula E.

"Nampaknya beberapa pihak ini seolah-olah 'berpartisipasi'. Atas partisipasi itu diduga mendapatkan beberapa hal konsensi-konsensi. apakah pihak ketiga ini akan menimbulkan beban yang makin mahal?," kata Boyamin.

Boyamin kemudian berahrap agar lembaga antirasuah segera bergerak cepat menelusuri potensi-potensi yang menjadi celah adanya dugaan korupsi.

baca juga

"KPK harus menelusuri dugaan pihak-pihak lainyang diduga berpatisi ini apakah juga berperan serta untuk menjadikan harga Formula E menjadi mahal," imbuhnya

Diusut KPK

Sebelumnya KPK membenarkan tengah masuk ke tahap meminta keterangan dan klarifikasi sejumlah pihak dalam mengusut dugaan adanya korupsi dalam penyelenggaraan formula E di Jakarta.

"Betul, KPK sedang meminta permintaan keterangan dan klarifikasi kepada beberapa pihak guna mengumpulkan bahan data dan keterangan ataupun informasi yang diperlukan oleh tim penyelidik," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (4/11/2021).

Menurut dia, pengusutan kasus adanya dugaan korupsi di Formula E, tak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi.

Ali mengaku belum dapat menjelaskan lebih rinci pengusutan dugaan korupsi yang tengah dilakukan KPK. Lantaran sesuai prosedur penanganan perkara di tingkat penyelidikan tentunya KPK belum dapat menjabarkan lebih lanjut.

"Namun demikian, karena masih proses awal pengumpulan bahan keterangan maka materi penyelidikan tidak bisa kami sampaikan saat ini," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Tenangkan Istri Begitu Dilaporkan ke KPK Soal Bisnis PCR: Will Be Okay

Luhut Tenangkan Istri Begitu Dilaporkan ke KPK Soal Bisnis PCR: Will Be Okay

Hits | Jum'at, 05 November 2021 | 14:50 WIB

Formula E Jakarta Diselidiki KPK, Wagub DKI Harap Balapan Sesuai Jadwal

Formula E Jakarta Diselidiki KPK, Wagub DKI Harap Balapan Sesuai Jadwal

Jakarta | Jum'at, 05 November 2021 | 14:35 WIB

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Formula E, Wagub DKI Yakin Jadwal Balapan Tak Terganggu

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Formula E, Wagub DKI Yakin Jadwal Balapan Tak Terganggu

News | Jum'at, 05 November 2021 | 13:44 WIB

6 Saksi Kasus Suap Azis Syamsuddin Diperiksa di Polresta Bandar Lampung

6 Saksi Kasus Suap Azis Syamsuddin Diperiksa di Polresta Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 05 November 2021 | 13:01 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×