JM-PPK Peringati 10 November, Brokohan Untuk Pahlawan Kehidupan

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 10 November 2021 | 22:52 WIB
JM-PPK Peringati 10 November, Brokohan Untuk Pahlawan Kehidupan
Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan di tujuh kabupaten, Rabu (10/11/2021). [Dok. JM-PPK]

Suara.com - GAMBUH: Patmi pahlawanku Wani mati kanggo anak putu, Merjuangke slamete Ibu bumi, Dimen lestari alamku, Patmi patriote bumi. (Patmi adalah pahlawanku yang berani mati untuk anak cucu, berjuang demi menyelamatkan Ibu Bumi, supaya alamku tetap lestari. Patmi adalah sang patriot bumi.)

Tembang itu menjadi doa yang dilantunkan warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK dalam memperingati Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021). Mereka menanam dan berdoa secara serentak di tujuh kabupaten.

Tujuh kabupaten itu yakni Pati, Grobogan, Blora, Rembang, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. Prosesi itu dilakukan JM-PPK untuk mengingatkan penguasa bahwa semangat Yu Patmi akan terus bergelora.

Yu Patmi hanyalah seorang ibu yang berprofesi sebagai petani di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia menjadi satu dari puluhan orang yang mengecor kakinya di depan Istana Negara sebagai bentuk perjuangan melindungi Pegunungan Kendeng Utara di Jawa Tengah dari eksplorasi pabrik semen.

"Untuk mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat, terutama para pemimpin negeri ini baik daerah maupun pusat, bahwa Semangat Yu Patmi akan terus bergelora hendak 'mengadili' perusak ibu bumi," kata Koordinator JM-PPK Gunretno dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Apa yang dilakukan oleh JM-PPK itu bisa disebut juga sebagai Brokohan. Tradisi adat Jawa itu biasanya digelar sebagai bentuk syukur kepada sang Maha Pencipta.

Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan di tujuh kabupaten, Rabu (10/11/2021). [Dok. JM-PPK]
Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan di tujuh kabupaten, Rabu (10/11/2021). [Dok. JM-PPK]

Gunretno menjelaskan, brokohan yang dilakukan tersebut menjadi tanda ucapan syukur kepada Gusti Allah yang telah mengaruniakan Ibu Bumi dengan limpahan berkat, terus menanam sumber pangan, terus menghijaukan lahan gundul agar sumber air tetap terjaga dan lestari. Dari prosesi itu mereka juga terus menentang perusakan kawasan karst pegunungan Kendeng yang terus menerus dikeruk sebagai bahan baku semen hingga saat ini.

Padahal sesuai dengan hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis atau KLHS Pegunungan Kendeng yang merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo. KLHS merekomendasikan untuk melindungi kawasan karst Kendeng.

"Kami juga tetap menolak pendirian pabrik semen di kawasan Pegunungan Kendeng," tegasnya.

baca juga

Di sisi lain, Gunretno melihat Hari Pahlawan kekinian malah dilewati dengan adanya penindasan terhadap bangsa sendiri melalui kebijakan yang tidak ramah lingkungan dan berujung pada krisis iklim.

"Ancaman ketersediaan bahan pangan serta tercabutnya kehidupan sebagian masyarakat terutama saudara kita yang tinggal di pedalaman," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gunretno dengan JM-PPK memiliki pertanyaan ke mana pemerintah mengabdi.

"Mengabdi untuk siapa? Rakyat yang mana? Tidak adakah sedikit rasa takut akan "pengadilan" alam?" tanyanya.

Selain itu, mereka juga menyinggung dengan adanya pandemi ini sudah memberikan pelajaran yang sangat besar kepada semua, terutama pemerintah, kembali menilik apa yang telah dilakukan pada Ibu Bumi.

"Masih kurangkah tanda dan peringatan dari semesta?" tanya Gunretno lagi.

Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan di tujuh kabupaten, Rabu (10/11/2021). [Dok. JM-PPK]
Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng atau JM-PPK memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan di tujuh kabupaten, Rabu (10/11/2021). [Dok. JM-PPK]

Gunretno menjelaskan kalau makna dari Hari Pahlawan itu bukan hanya mengenang para pahlawan perebut kemerdekaan, tetapi juga untuk para pahlawan yang berjuang melindungi lingkungan hidup.

JM-PPK berharap apa yang dilakukan oleh pahlawan kehidupan seperti Yu Patmi dan lainnya untuk berjuang dengan cara masing-masing demi menghentikan kebijakan pemerintah yang merenggut lestarinya lingkungan hidup.

"Terus mendesak pemerintah, dengan cara kita masing-masing, untuk mengambil kebijakan yang nyata guna mengakhiri krisis iklim dan mengambil kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyat banyak, bukan kepentingan pemodal."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Pahlawan, Sinovac Apresiasi Tenaga Kesehatan yang Berjibaku Melawan Pandemi

Hari Pahlawan, Sinovac Apresiasi Tenaga Kesehatan yang Berjibaku Melawan Pandemi

Health | Rabu, 10 November 2021 | 21:51 WIB

Momentum Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

Momentum Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

News | Rabu, 10 November 2021 | 20:28 WIB

Rayakan Hari Pahlawan, Ashanty Kunjungi Veteran Ramai Disanjung

Rayakan Hari Pahlawan, Ashanty Kunjungi Veteran Ramai Disanjung

Entertainment | Rabu, 10 November 2021 | 20:08 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×