111 Ton Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dicuri, Polisi Dalami Keterlibatan Orang Dalam

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Kamis, 11 November 2021 | 16:22 WIB
111 Ton Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dicuri, Polisi Dalami Keterlibatan Orang Dalam
Miniatur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Polisi tengah mendalami ada atau tidaknya dugaan keterlibatan orang dalam terkait kasus pencurian 111 ton besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Pendalaman dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi hingga tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan sejauh ini penyidik telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara atau olah TKP. Kemudian, memeriksa empat orang saksi yang meliputi sekuriti, sopir pick up hingga warga.

"Tentunya indikasi ini hasil pemantauan olah TKP yang menjadi dasar polisi untuk mencari tahu, terutama kepada saksi-saksi dan para tersangka yang sudah diamankan untuk menggali informasi lebih lanjut tentang dugaan keterlibatan orang dalam," kata Erwin kepada wartawan, Kamis (11/11/2021).

Dalam waktu dekat ini, penyidik rencananya akan memeriksa pihak PT Wijaya Karya alias Wika. Selain mendalami dugaan keterlibatan orang dalam, pemeriksaan juga dimaksudkan untuk mengetahui nilai kerugian.

"Kami akan panggil untuk melakukan berita acara pemeriksaan untuk kerugian yang diderita korban dalam hal ini PT Wika," ujarnya.

Polisi sebelumnya menangkap lima pelaku dalam kasus ini. Kelimanya masing-masing berinisial R, SA, SU, AR, dan LR.

"Pada 30 Oktober 2021 jam 02.00 WIB dini hari terjadi pencurian besi milik PT Wika, dalam proyek kereta cepat. Dari hasil tersebut security PT Wika berusaha menangkap pelaku, tapi melarikan diri dengan meninggalkan kendaraan jenis pickup yang di dalamnya ada besi hasil pidana," kata Erwin di Jakarta, Senin (8/11).

Berdasar hasil penyelidikan sementara, kompolotan pencuri ini diketahui telah beraksi beberapa kali. Total besi yang mereka curi mencapai 111 ton dengan kerugian ditaksir hingga Rp1 miliar.

"Pelaku telah menjual sebanyak 111.081 kilogram. Ini sudah berlangsung enam bulan. Ini cukup mencengangkan," pungkas Erwin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurnalis TV Nasional Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pasar Rawajati

Jurnalis TV Nasional Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pasar Rawajati

News | Rabu, 10 November 2021 | 18:39 WIB

Pakar Minta Pemerintah Audit Keuangan Mega Proyek Kereta Cepat jakarta-Bandung

Pakar Minta Pemerintah Audit Keuangan Mega Proyek Kereta Cepat jakarta-Bandung

Bisnis | Rabu, 10 November 2021 | 16:36 WIB

Pohon Tumbang di Otista Timpa 2 Orang, Lurah: Korban Lagi Berteduh

Pohon Tumbang di Otista Timpa 2 Orang, Lurah: Korban Lagi Berteduh

Jakarta | Selasa, 09 November 2021 | 17:08 WIB

Terkini

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

×