Mengenal Apa itu DME atau Dimethyl Ether yang Akan Gantikan LPG

Rifan Aditya

Selasa, 16 November 2021 | 19:44 WIB
Mengenal Apa itu DME atau Dimethyl Ether yang Akan Gantikan LPG
Apa itu DME atau Dimethyl Ether yang akan menggantikan LPG (instagram @kesdm)

Suara.com - Sudah pernah mendengar istilah Dimethyl Ether (DME)? Kabarnya, pemerintah sedang mengembangkan DME ini untuk memenuhi kebutuhan energi di rumah tangga. Apa itu DME?

Nantinya, DME diharapkan dapat menjadi energi alternatif pengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) untuk keperluan dapur rumah tangga. Langkah ini ditempuh sebab penggunaan dan konsumsi LPG di masyarakat terus meningkat hingga memaksa impor.

Pemerintah mencatat, per tahun Indonesia mengimpor LPG sampai 5,5 sampai 6 juta. Itulah mengapa, pemerintah melakukan upaya untuk mendorong hilirisasi industri. Batu bara rendah kalori akan diolah melalui proses gasifikasi batu bara menjadi DME yang nantinya akan menggantikan LPG bagi kebutuhan rumah tangga.

Mengenal Apa Itu DME

Apa itu DME? Intinya, jika LPG yang ada saat ini merupakan berbasis minyak bumi, sedangkan DME berbasis batu bara. Bentuk akhir dari DME kemudian didistribusikan seperti LPG, yaitu dalam bentuk tabung. Ulasan selengkapnya, cek di bawah ini.

Dari sisi lingkungan, penggunaan DME disebut-sebut lebih baik dibandingkan LPG karena mudah terurai di udara dan meminimalisir gas rumah kaca hingga 20%. Lantas apakah tidak ada dampak kesehatan penggunaan DME? Mengingat DME berbasis batu bara yang jika dihirup asapnya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Menurut Pengamat Energi dan Pertambangan Fahmy Radhi, penggunaan DME untuk masak tetap aman bagi kesehatan karena telah melalui proses gasifikasi. Di tahap itulah batu bara akan dikonversi menjadi produk gas yang dapat digunakan untuk kebutuhan energi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa risiko penggunaan DME terhadap kesehatan sedikit ada dibandingkan dengan penggunaan LPG.

Karakteristik DME

Melansir laman litbang.esdm.go.id, karakteristik DME memiliki kemiripan dengan komponen LPG, yaitu terdiri atas propan dan butana, sehingga penanganan DME dapat diterapkan sesuai LPG. DME sendiri berasal dari berbagai sumber, baik bahan bakar fosil maupun yang dapat diperbaharui.

baca juga

DME merupakan senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan dan tidak beracun, tidak merusak ozon, tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, mempunyai nyala api biru, memiliki berat jenis 0,74 pada 60/60oF.

Pada kondisi ruang, DME yaitu 250C dan 1 atm berupa senyawa stabil berbentuk uap dengan tekanan uap jenuh sebesar 120 psig (8,16 atm). DME ini mempunyai kesetaraan energi dengan LPG, yaitu berkisar 1,56-1,76 dengan nilai kalor DME sebesar 30,5 dan LPG 50,56 MJ/kg.

Awalnya, DME digunakan sebagai sebagai solvent, aerosol propellant, dan refrigerant. Namun saat ini, DME sudah banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, rumah tangga, hingga genset. 

Berapa Harga DME?

Lalu berapa kisaran harga DME? Hingga saat ini belum bisa diketahui pasti berapa perkiraan harga DME. Pemerintah sedang mengupayakan harganya bisa lebih murah daripada LPG agar masyarakat tertarik untuk berpindah dari LPG ke DME.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyampaikan, bahwa nantinya akan ada regulasi yang mengatur harga DME sesuai hitungan pemerintah.

Demikian penjelasan apa itu DME atau Dimethyl Ether yang direncanakan bakal jadi pengganti LPG. Apakah kalian tertarik dengan inovasi itu?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Bakal Bangun Hilirasi Industri Pengganti Gas LPG

Pemerintah Bakal Bangun Hilirasi Industri Pengganti Gas LPG

Bisnis | Kamis, 11 November 2021 | 18:11 WIB

Teganya Pria Ini Curi Tabung Gas Milik Pedagang Kaki Lima saat Ditinggal Salat

Teganya Pria Ini Curi Tabung Gas Milik Pedagang Kaki Lima saat Ditinggal Salat

Jatim | Kamis, 11 November 2021 | 07:00 WIB

Gas di Kompor Habis, Cara Wanita ini Memasak Jadi Sorotan: Sama Aja Boros!

Gas di Kompor Habis, Cara Wanita ini Memasak Jadi Sorotan: Sama Aja Boros!

News | Jum'at, 05 November 2021 | 06:38 WIB

Catat! Modal dan Syarat Untuk Jadi Agen Elpiji 3 Kg Pertamina

Catat! Modal dan Syarat Untuk Jadi Agen Elpiji 3 Kg Pertamina

Bogor | Selasa, 02 November 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×