Masa PPKM Level 1, Disdik DKI Jakarta Tambah Durasi PTM di Sekolah

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 18 November 2021 | 19:02 WIB
Masa PPKM Level 1, Disdik DKI Jakarta Tambah Durasi PTM di Sekolah
Masa PPKM Level 1, Disdik DKI Jakarta Tambah Durasi PTM di Sekolah. Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah. (12/1/2021). ANTARA FOTO/Rahmad

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara perlahan mengendorkan pembatasan kegiatan di sekolah terlebih di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. Kali ini, durasi untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali ditambah.

Kepala Sub Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan saat ini pihaknya sudah memperbarui petunjuk teknis pelaksanaan PTM di sekolah. Dalam aturan baru, terdapat penambahan durasi anak belajar di sekolah secara langsung.

Kendati demikian, hari pelaksanaan PTM bagi satu anak masih tetap sama, yakni satu hari. Tiap siswa diberikan jadwal kapan akan melakukan PTM dan daring.

"Tetap kami masih satu hari dalam seminggu, belum menambah harinya. Namun jumlah jam pelajaran ditambah," ujar Taga saat dikonfirmasi, Kamis (18/11/2021).

Untuk sekolah setara SMA, durasi PTM diperpanjang dari 5 jam jadi 7 jam. Lalu untuk SMP sebelumnya 4 jam sekarang 6 jam.

"SD yang 3 jam jadi 5 jam. PAUD dari 2 jam jadi 3 jam," katanya.

Selama PTM, Disdik mengatur agar di sekolah hanya orang yang berkepentingan saja. Bahkan untuk orang tua siswa juga tidak dibolehkan menunggu.

Begitu juga dengan kantin masih belum dibolehkan untuk buka. Siswa diminta untuk membawa bekal sendiri dari rumah.

"Lalu untuk ekstrakurikuler dan mata pelajaran olahraga masih belum diperbolehkan. Ini tetap aktivitas di rumah saja," ucapnya.

Selain itu, pihaknya tetap mewajibkan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Di antaranya mewajibkan menyemprot desinfektan ke tiap kelas sebelum belajar dan pemeriksaan suhu tubuh setiap siswa ketika kelas akan dimulai.

"Melakukan pemantauan kesehatan bagi warga satuan pendidikan terutama secara manual menanyakan kondisi kesehatan secara umum seperti demam atau batuk atau semacam itu penting ditanyakan sebagai deteksi dini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

90 Persen Sekolah di Jakarta Selatan Telah Laksanakan PTM Terbatas

90 Persen Sekolah di Jakarta Selatan Telah Laksanakan PTM Terbatas

Jakarta | Kamis, 18 November 2021 | 17:53 WIB

Cegah Klaster COVID-19, Pemkot Jakarta Selatan Awasi Ketat Tempat Karaoke

Cegah Klaster COVID-19, Pemkot Jakarta Selatan Awasi Ketat Tempat Karaoke

Jakarta | Kamis, 18 November 2021 | 18:00 WIB

Bila WSBK Sukses Tanpa Klaster Covid-19, Wali Kota Mataram Akan Kaji PTM 100 Persen

Bila WSBK Sukses Tanpa Klaster Covid-19, Wali Kota Mataram Akan Kaji PTM 100 Persen

Bali | Kamis, 18 November 2021 | 17:15 WIB

PTM di Sekolah Swasta di Kota Cimahi Dihentikan Sementara Gara-gara Ini

PTM di Sekolah Swasta di Kota Cimahi Dihentikan Sementara Gara-gara Ini

Jabar | Kamis, 18 November 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB