Sebut Kasus Perselingkuhan, Ketua RT di Condet: Kalau Diperkosa kan Teriak-teriak

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 19 November 2021 | 15:41 WIB
Sebut Kasus Perselingkuhan, Ketua RT di Condet: Kalau Diperkosa kan Teriak-teriak
Sejumlah warga menggeruduk kediaman terduga pelaku pemerkosa wanita penyandang disabilitas di Jalan Batu Kinyang Condet, Batuampar, Kramatjati, Jakarta Timur. (tangkap layar)

Suara.com - Riyadi, Ketua RT 12 Batu Amper, Kramat Jati, Jakarta Timur, angkat bicara terkait kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang perempuan yang disebut penyandang disabilitas.

Ia mengatakan terduga korban yang belum diketahui namanya itu memang tinggal di RT 12 RW 04 Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur sejak satu bulan yang lalu. Terduga korban tinggal bersama suaminya berinisial H dan belum pernah melapor ke perangkat RT sejak tinggal di kawasan tersebut.

"Belum (lapor), makanya saya enggak kenal. Saya tahunya yang tinggal di situ keluarganya. Cuma saudaranya sudah pindah ke Bogor," kata Riyadi saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (19/11/2021).

Berdasarkan keterangan yang dihimpunnya Riyadi dari sejumlah tetangga terduga korban, kasus tersebut lebih mengarah ke dugaan persilngkuhan.

"Kalau diperkosa kan teriak-teriak dengar kan, (para tetangga). Lah itu sama-sama (suka) kok. Dugaan persilngkuhan lah iya," ungkap Riyadi.

Hal itu diungkapkannya karena terduga korban dengan terduga pelaku berinisial R saling mengenal. Bahkan R mengaku kepada para tetangga bahwa istri H adalah colon istrinya.

"R dan istri (H) itu sudah saling kenal, dan R bilang jika perempuan tersebut calon istrinya sama orang-orang situ tetangga. (Padahal) status dari perempuan (terduga korban) masih bersuami," ungkap Riyadi.

Selain itu terduga korban juga pernah memasak dan mencuci pakaian untuk terduga pelaku. Informasi itu didapati Riyadi dari warganya.

"Perempuan (istri H) nyuci di rumah si R, sama masak," kata Riyadi.

baca juga

Lanjutnya, sejumlah warga juga sempat mengingatkan R untuk tidak berhubungan dengan terduga korban, mengingat masih istri dari H.

Dalam kasus ini, H melaporkan R dan seorang pria berinisial D ke kepolisian atas kasus dugaan pemerkosaan terhadap istrinya yang disebut menyandang disabilitas.

Riyadi menyebut dari pengakuan H, dugaan pemerkosaan itu terjadi pada Minggu (14/11/2021) kemarin. Kekinian R telah diamankan ke Polres Metro Jakarta Timur. Terakhir kepolisian belum memberikan keterangan detail terkait kasus ini.

Seperti pemberitaan sebelumnya, sejumlah warga menggeruduk kediaman terduga pelaku pemerkosa wanita penyandang disabilitas di Jalan Batu Kinyang Condet, Batuampar, Kramatjati, Jakarta Timur.

Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta. Dalam keterangannya peristiwa penggerudukan ini disebut terjadi pada Kamis (18/11) kemarin malam.

Dalam video terlihat warga berbondong-bondong menuju rumah yang diduga milik terduga pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Terduga Pelaku Perzinahan Di Condet Disabilitas, Polisi Minta Pendapat Ahli

Pastikan Terduga Pelaku Perzinahan Di Condet Disabilitas, Polisi Minta Pendapat Ahli

News | Jum'at, 19 November 2021 | 12:24 WIB

Bukan Pemerkosaan, Warga Condet Ternyata Geruduk Rumah Pelaku Perzinahan

Bukan Pemerkosaan, Warga Condet Ternyata Geruduk Rumah Pelaku Perzinahan

News | Jum'at, 19 November 2021 | 10:32 WIB

Viral! Warga Condet Geruduk Rumah Terduga Pelaku Pemerkosa Wanita Disabilitas

Viral! Warga Condet Geruduk Rumah Terduga Pelaku Pemerkosa Wanita Disabilitas

News | Jum'at, 19 November 2021 | 09:34 WIB

Terkini

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:25 WIB

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:20 WIB

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

×