Dihantam Gelombang Covid-19 Lagi, Austria Berlakukan Pembatasan secara Nasional

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 22 November 2021 | 08:03 WIB
Dihantam Gelombang Covid-19 Lagi, Austria Berlakukan Pembatasan secara Nasional
Bendera Austria.[unsplash]

Suara.com - Austria memberlakukan penguncian penuh mulai minggu depan, dan menjadi negara pertama di Eropa barat yang mengambil tindakan ketat tersebut.

Menyadur The Independent Sabtu (20/11/2021), pemerintah Austria juga akan mewajibkan vaksinasi seluruh penduduk mulai Februari.

Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengatakan penguncian ketat tersebut akan berlaku setidaknya 10 hari mulai Senin (22/11/2021).

Peraturan tersebut diberlakukan beberapa hari setelah memberlakukan penguncian kepada dua juta orang yang belum divaksin Covid-19.

Pada saat itu, warga yang tidak divaksin Covid-19 harus tinggal di rumah kecuali karena alasan mendesak, seperti berbelanja atau bekerja. Meski demikian, kasus Covid-19 terus melonjak.

"Kami belum berhasil meyakinkan cukup banyak orang untuk divaksinasi," kata Alexander Schallenberg dalam konferensi pers.

"Menyakitkan bahwa tindakan seperti itu masih harus diambil," sambungnya.

Sekitar dua pertiga populasi di Austria sudah disuntik vaksin Covid-19, menjadi salah satu negara tingkat terendah di Eropa barat.

Alexander Schallenberg awalnya mengatakan mengatakan semua siswa harus kembali menerapkan sistem home schooling. Namun, menteri kesehatan kemudian mengatakan sekolah akan tetap dibuka bagi siswa yang membutuhkan. Orang tua juga diminta untuk menjaga anak-anaknya selama di sekolah.

baca juga

Kasus harian Covid-19 Austria mencapai rekor baru bahkan hingga di atas 15.000 kasus untuk pertama kalinya selama pandemi.

"Kami tidak menginginkan gelombang kelima. Kami tidak menginginkan gelombang keenam atau ketujuh," kata Schallenberg, seperti dilaporkan penyiar publik ORF.

Pada hari Kamis, negara-negara tetangga Austria termasuk Republik Ceko dan Slovakia, mulai memberlakukan pembatasan pada orang yang tidak divaksinasi.

Jerman juga telah mendesak orang untuk divaksin Covid-19. Belanda juga memberlakukan penguncian sebagian akhir pekan lalu, memberlakukan jam malam di supermarket, kafe, dan klub malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Lahadahlia Dorong Sulawesi Selatan Kembangkan Green Energy dan Industri Hijau

Bahlil Lahadahlia Dorong Sulawesi Selatan Kembangkan Green Energy dan Industri Hijau

Sulsel | Sabtu, 20 November 2021 | 12:13 WIB

Klaster Covid-19 di Sekolah Terus Meningkat, Wali Kota Depok Keluarkan Kebijakan Ini

Klaster Covid-19 di Sekolah Terus Meningkat, Wali Kota Depok Keluarkan Kebijakan Ini

Bogor | Sabtu, 20 November 2021 | 11:29 WIB

Obat Molnupiravir dan Paxlovid Jadi Pengobatan Penting Bagi Penderita Covid-19 di Rumah

Obat Molnupiravir dan Paxlovid Jadi Pengobatan Penting Bagi Penderita Covid-19 di Rumah

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 11:17 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×