Pesawat Antariksa untuk Hantam Asteroid Dibawa Roket Falcon 9 Milik SpaceX

Siswanto, BBC

Rabu, 24 November 2021 | 17:06 WIB
Pesawat Antariksa untuk Hantam Asteroid Dibawa Roket Falcon 9 Milik SpaceX
BBC

Suara.com - Sebuah pesawat ruang angkasa yang mengemban misi menabrak asteroid berhasil diluncurkan dari Negara Bagian California, Amerika Serikat, pada Selasa (23/11) malam waktu setempat (Rabu, 24 November siang WIB).

Ini adalah misi NASA untuk mendemonstrasikan sistem pertahanan Bumi pertama di dunia, yang dirancang untuk membelokkan asteroid dari potensi tabrakan dengan Bumi.

Pesawat Dart meluncur ke langit pada Selasa malam pukul 22.21 waktu setempat (Rabu siang pukul 13.21 WIB) dari Pangkalan Angkatan Ruang Angkasa AS Vandenberg, sebelah barat laut Kota Los Angeles.

Pesawat itu dibawa dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Baca juga:

Pesawat ruang angkasa itu akan menabrak objek yang disebut Dimorphos untuk melihat seberapa besar kecepatan dan jalurnya dapat diubah.

Jika bongkahan puing kosmik berukuran beberapa ratus meter itu bertabrakan dengan planet kita, itu bisa menyebabkan kehancuran seluas benua.

Ini adalah upaya pertama untuk membelokkan asteroid dengan tujuan mempelajari cara melindungi Bumi, meskipun asteroid yang jadi target itu tidak menimbulkan ancaman.

"Dart hanya akan mengubah periode orbit Dimorphos dalam jumlah kecil. Dan hanya itu yang diperlukan jika asteroid sudah ditemukan sebelumnya," kata Kelly Fast, dari kantor koordinasi pertahanan planet NASA.

baca juga

Asteroid diibaratkan bongkahan-bongkahan bangunan sisa Tata Surya, dengan sebagian besar tidak menimbulkan ancaman bagi planet kita.

Tetapi ketika jalur batu ruang angkasa yang mengelilingi Matahari berpapasan dengan jalur Bumi maka kedua objek itu bisa bertemu pada saat yang sama, dan tabrakan dapat terjadi.

Misi Dart senilai US$325 juta (Rp4,6 triliun lebih) itu akan menargetkan sepasang asteroid yang mengorbit dekat satu sama lain - yang dikenal sebagai biner.

Objek terbesar, yang disebut Didymos, berukuran sekitar 780 meter, sedangkan pendampingnya yang lebih kecil - Dimorphos - lebarnya sekitar 160 meter.

Objek seukuran Dimorphos bisa meledak dengan energi berkali-kali lipat dari bom nuklir biasa, menghancurkan daerah berpenduduk dan menyebabkan puluhan ribu korban.

Baca juga:

Asteroid dengan diameter 300m dan lebih besar dapat menyebabkan kehancuran di seluruh benua, sedangkan yang lebih besar dari 1km akan menghasilkan efek di seluruh dunia.

Setelah Dart diluncurkan, pertama-tama ia akan lepas dari gravitasi Bumi, mengikuti orbitnya sendiri mengelilingi Matahari.

Pesawat itu kemudian akan mencegat biner saat mendekat dalam jarak 6,7 juta mil dari Bumi pada September 2022.

Dart akan menabrak Dimorphos dengan kecepatan sekitar 15.000 mph (24.140 km/jam).

Ini akan mengubah kecepatan objek dengan sepersekian milimeter per detik - pada gilirannya mengubah orbitnya di sekitar Didymos.

Ini adalah pergeseran yang sangat kecil, tapi bisa cukup untuk menjatuhkan objek dari jalur tabrakan dengan Bumi.

"Lebih banyak asteroid kecil daripada yang besar, jadi ancaman asteroid yang paling mungkin kita hadapi - jika harus menghadapinya - mungkin berasal dari asteroid seukuran ini," kata Tom Statler, ilmuwan program misi di NASA.

Pada 2005, Kongres AS mengarahkan NASA untuk menemukan dan melacak 90% asteroid dekat Bumi yang lebih besar dari 140 meter.

Tidak ada asteroid yang dikenal dalam kategori ini yang menimbulkan ancaman langsung ke Bumi, tetapi hanya sekitar 40% dari objek tersebut yang benar-benar ditemukan.

Dart membawa kamera yang disebut Draco yang akan memberikan gambar kedua asteroid dan membantu pesawat ruang angkasa mengarahkan dirinya ke arah yang benar untuk bertabrakan dengan Dimorphos.

Sekitar 10 hari sebelum Dart mencapai targetnya, pesawat ruang angkasa Amerika akan mengerahkan satelit kecil buatan Italia, yang disebut LiciaCube.

Pesawat yang lebih kecil akan mengirimkan kembali gambar dampak, gumpalan puing yang disingkirkan dan kawah yang dihasilkan.

Perubahan kecil di jalur Dimorphos di sekitar Didymos akan diukur dengan teleskop di Bumi. Tom Statler berkomentar: "Yang benar-benar ingin kami ketahui adalah: apakah kami benar-benar membelokkan asteroid dan seberapa efisien kami melakukannya?"

Biner adalah laboratorium alami yang sempurna untuk pengujian semacam itu. Dampaknya akan mengubah orbit Dimorphos di sekitar Didymos sekitar 1%, perubahan yang dapat dideteksi oleh teleskop darat dalam beberapa minggu atau bulan.

Namun, jika Dart menabrak asteroid tunggal, periode orbitnya di sekitar Matahari akan berubah sekitar 0,000006%, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diukur.

Biner itu sangat kecil sehingga, bahkan dilihat teleskop yang paling kuat sekalipun, hanya tampak sebagai satu titik cahaya.

Namun, Dimorphos memblokir sebagian cahaya yang dipantulkan Didymos saat melintas di depan, sementara yang sebaliknya terjadi ketika objek yang lebih kecil bergerak di belakang pendampingnya yang lebih besar.

"Kami dapat mengukur frekuensi peredupan itu," jelas pimpinan investigasi Dart, Andy Rivkin. "Begitulah cara kita mengetahui bahwa Dimorphos mengelilingi Didymos dengan jangka waktu 11 jam 55 menit."

Setelah tabrakan dengan Dart, para astronom akan melakukan pengukuran lagi.

"Itu akan terjadi sedikit lebih sering - mungkin dua setiap 11 jam 45 menit, mungkin 11 jam, 20 menit," kata Dr Rivkin, yang berbasis di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins ( JHUAPL) di Laurel, Maryland.

Dia mengatakan ada tingkat ketidakpastian tentang bagaimana Dimorphos akan menanggapi tabrakan tersebut, sebagian karena struktur interiornya tidak diketahui.

Jika Dimorphos relatif padat di dalam, bukannya penuh dengan ruang, mungkin menghasilkan banyak puing - yang akan memberi objek itu dorongan ekstra.

Metode Dart untuk menangani asteroid berbahaya itu dikenal sebagai teknik penabrak kinetik.

Namun, ada ide lain, termasuk memindahkan asteroid lebih lambat dari waktu ke waktu dan bahkan meledakkan bom nuklir - opsi yang familiar dengan film-film Hollywood seperti Armageddon dan Deep Impact.

Ikuti Paul di Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Pembiayaan Rumah, Bank BSN Gandeng HIMPERRA

Dorong Pembiayaan Rumah, Bank BSN Gandeng HIMPERRA

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Coretan Bernada Kritik terhadap Gibran Muncul di Sejumlah Sudut Jakarta

Coretan Bernada Kritik terhadap Gibran Muncul di Sejumlah Sudut Jakarta

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Depresiasi Rupiah Tembus 3,4% per Tahun, Investor Diminta Diversifikasi Aset ke Dolar AS

Depresiasi Rupiah Tembus 3,4% per Tahun, Investor Diminta Diversifikasi Aset ke Dolar AS

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:55 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×