Suara.com - Coretan dinding bertuliskan "Gibran Penipu" terlihat di beberapa sudut kota Jakarta, Selasa malam (3/11/2026). Coretan dinding bertuliskan "Gibran Penipu" itu merupakan bentuk keresahan masyarakat diakibatkan polemik Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan (ijazah) Gibran.
Tudingan ini mengemuka setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan kasasi yang menyatakan surat keterangan penyetaraan tersebut tidak sah dan batal demi hukum.
Mahkamah Agung (MA) sebelumnya mengabulkan gugatan yang diajukan Subhan Palal melalui putusan Nomor 742 K/TUN/2026. MA menyatakan surat penyetaraan pendidikan bernomor 9149/D.D1/KS/2019 tidak sah dan batal demi hukum.