Selandia Baru Akhirnya Buka Pembatasan untuk Pelancong, Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 25 November 2021 | 08:43 WIB
Selandia Baru Akhirnya Buka Pembatasan untuk Pelancong, Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. [Marty MELVILLE / AFP]

Suara.com - Selandia Baru akhirnya akan membuka perbatasan untuk para pelancong yang sudah disuntik vaksin Covid-19 secara penuh, setelah ditutup sejak Maret tahun lalu.

Menyadur Sky News, para pelancong yang sudah divaksin penuh akhirnya dapat memasuki Selandia Baru mulai 30 April 2022.

Sementara itu, warga Selandia Baru yang sudah divaksin penuh dan pemegang visa tinggal di Australia, dapat memasuki negara itu mulai 16 Januari.

Penduduk yang sudah divaksin penuh dan pemegang visa dari sebagian besar negara lain di luar Australia akan diizinkan masuk mulai 13 Februari.

Para pelancong masih harus melakukan karantina di rumah selama seminggu, namun tidak lagi harus melewati fasilitas isolasi yang dikelola oleh negara.

Pembukaan kembali secara bertahap ini akan mengakhiri pembatasan wilayah paling ketat dan paling lama di dunia sejak pandemi Covid-19 menyerang.

"Pendekatan bertahap untuk terhubung kembali dengan dunia adalah pendekatan teraman untuk memastikan risiko dikelola dengan hati-hati," jelas Menteri Penanggulangan Covid Chris Hipkins.

"Ini mengurangi potensi dampak pada komunitas yang rentan dan sistem kesehatan Selandia Baru," sambungnya.

Di bawah aturan baru tersebut, para pelancong harus menunjukkan bukti hasil negatif tes Covi-19 sebelum berangkat, bukti vaksinasi, dan akan dites virus corona saat datang.

baca juga

Sejak pengumuman tersebut disampaikan, langsung mendapat sambutan dari banyak warga Selandia Baru yang rindu kampung halamannya.

Matt Hipkins, seorang warga Selandia Baru di Hong Kong dan anggota kelompok advokasi Grounded Kiwis, mengatakan dia terharu mendengar pengumuman tersebut.

"Terpisah dari keluarga, tanpa akhir yang jelas, pengumuman ini membuat saya menangis," katanya, dikutip dari The Guardian.

"Saya belum siap untuk pelepasan emosional, stres yang telah dibangun selama setahun terakhir. Saya tidak terbiasa menjadi terlalu emosional tetapi ini mengejutkan saya karena diizinkan kembali ke rumah dan keluarga saya," jelasnya.

Mrid Narayan, seorang warga Auckland yang tinggal di Hong Kong, mengatakan bahwa dia merasa lega, namun ada sedikit pengkhianatan.

"Sebagai orang Selandia Baru di luar negeri yang bangga, saya tidak pernah berpikir saya akan diundi untuk memenangkan 'hak istimewa'… untuk kembali ke rumah saya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Daftar Larangan Tahun Baru 2022 dan Natal 2021 di Surabaya

Catat! Daftar Larangan Tahun Baru 2022 dan Natal 2021 di Surabaya

Jatim | Kamis, 25 November 2021 | 07:39 WIB

Kapolri Antisipasi Gangguan Kamtibmas Nataru Sejak Dini, Papua dan Lonjakan Covid-19

Kapolri Antisipasi Gangguan Kamtibmas Nataru Sejak Dini, Papua dan Lonjakan Covid-19

Bekaci | Kamis, 25 November 2021 | 07:34 WIB

BI Bali Yakin Bali Bangkit Lagi Setelah Pemulihan Pariwisata

BI Bali Yakin Bali Bangkit Lagi Setelah Pemulihan Pariwisata

Bali | Kamis, 25 November 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:29 WIB

×