Buku Pelajaran Baru di China Mengungkap Arah Masa Depan China

Siswanto, ABC

Jum'at, 26 November 2021 | 14:13 WIB
Buku Pelajaran Baru di China Mengungkap Arah Masa Depan China
Foto Presiden Xi Jinping dan patung Mao Zedong bersisian di sebuah toko sovenir di Beijing, Selasa (27/2). [AFP/Greg Baker]

"

"Peningkatan artifisial dari status dan otoritas satu orang … melalui penciptaan, proyeksi, dan penyebaran citra dewa yang disengaja."

"

Seperti Lenin, kultus kepribadian Mao Zedong muncul selama Revolusi Kebudayaan Tiongkok (1966–1976).

Para pemimpin Deng Xiaoping, arsitek reformasi ekonomi China, dan Wen Jiabao, yang menjadi Perdana Menteri antara tahun 2003 dan 2013, dikenal sebagai "Kakek Deng" dan "Kakek Wen". Akan tetapi, mereka tidak secara terang-terangan mendorong citra ini.

Xi mengingatkan orang pada Mao dalam upayanya membangun kultus kepribadian di sekitar dirinya. Sejak berkuasa, ia telah mengembangkan citra sebagai "seorang rakyat" dalam upaya untuk membuat otoritarianismenya lebih gamblang kepada massa.

Anak-anak kecil yang 'merah' dan Kakek Xi

Buku pelajaran sekolah dasar yang baru menekankan pada kebijaksanaan, keramahan, dan kepedulian Xi terhadap anak-anak. Tanda-tanda awal strategi ini terlihat dalam video propaganda pemerintah, Kakek Xi adalah Teman Besar Kita, yang beredar online pada tahun 2015.

Video tersebut direkam di Sekolah Dasar Yan'an Yucai di Shaanxi. Lokasi ini penting karena sekolah ini didirikan oleh Mao Zedong pada tahun 1937.

Dalam video tersebut, Xi tidak ditampilkan sebagai figur otoritas yang jauh. Sebaliknya, Kakek Xi adalah "teman besar" yang peduli. Anak-anak menyanyikan bahwa "senyum hangat"-nya "lebih cerah dari matahari". Tampilan anak-anak yang melambaikan bunga matahari, dan lirik yang menggambarkan kunjungan Xi yang "lebih baik daripada kehangatan musim semi" berfungsi untuk menonjolkan sifatnya yang ramah.

baca juga

Yang terpenting, anak-anak bernyanyi tentang perlunya "belajar dengan rajin" untuk "mencapai Impian China". Impian ini adalah visi Xi agar China menjadi masyarakat yang sejahtera.

Anak-anak memakai selendang merah dan bintang merah di video. Simbol-simbol ini mewakili bendera nasional. Warna merah menandakan darah para martir revolusioner. Mereka mengingatkan anak-anak tentang hubungan mereka dengan bangsa dan Partai.

Xi mengenakan selendang merah dalam video tersebut. Dalam satu adegan, ia menempatkan selendang merah di atas bahu seorang anak. Aksesori dan gerakan ini juga digambarkan dalam buku pelajaran sekolah dasar tahun 2021. Aksi menyandangkan selendang pada seorang anak menandakan anak-anak yang bahagia memenuhi visi Kakek Xi.

Perintis Muda Partai Komunis China

Buku pelajaran untuk siswa sekolah dasar itu berisi foto-foto Xi menanam pohon bersama anak-anak dan kunjungan pada mereka di sekolah.

Dalam buku-buku tersebut ada pernyataan-pernyataan seperti:

"

"Kakek Xi Jinping sangat sibuk dengan pekerjaan, tetapi terlepas dari kesibukannya, dia tetap bergabung dengan aktivitas kami dan peduli dengan pertumbuhan kami."

"

Xi berbagi kenangan penuh emosional ketika bergabung dengan Perintis Muda China — organisasi pemuda PKC — pada tahun 1960. Dia kemudian mengajak pembaca untuk menggambarkan perasaan mereka sendiri tentang menjadi bagian dari Perintis Muda, sehingga mendorong kaum muda untuk bergabung.

Buku teks menggunakan ilustrasi komik untuk membuat konten ideologis lebih menarik. Dalam beberapa ilustrasi ada siswa yang duduk di meja saling mengajarkan harapan Kakek Xi untuk menjadi orang yang "bermoral baik" dan yang "rajin dan hemat".

Buku-buku tersebut juga menekankan pentingnya mengembangkan pengetahuan tentang "sains dan teknologi", serta menjadi "kreatif dan inovatif".

Anak-anak harus mengembangkan identitas kewarganegaraan yang baik untuk menjadi apa yang disebut oleh buku tersebut sebagai "pembangun dan penerus sosialisme yang berkualitas". Retorika anak-anak sebagai harapan bangsa ini telah digunakan sejak akhir abad kesembilan belas.

Penekanan pada "kualifikasi" menunjukkan bahwa anak-anak harus memenuhi harapan yang ditetapkan oleh Xi. Buku pelajaran menyiratkan bahwa ini hanya mungkin karena kakek Xi terus merawat mereka.

Citra Kakek Xi sebagai "teman besar" ini adalah bentuk propaganda yang lebih lembut daripada yang terlihat selama Revolusi Kebudayaan Mao. Propaganda yang ditujukan kepada anak-anak selama Revolusi Kebudayaan memposisikan Partai sebagai orang tua pengganti.

Ini juga menyoroti kekerasan anak-anak saat mereka berjuang untuk tujuan sosialis. Barisan Muda Merah menyanyikan lagu-lagu patriotik dan membaca Buku Merah Kecil. Ritual ini mendorong kultus kepribadian Mao.

Masih harus dilihat apakah kurikulum sekolah baru ini merupakan tandamendewakan Xi di masa depan.

Shih-Wen Sue Chen adalah Dosen Senior Penulisan dan Sastra di Deakin University. Sin Wen Lau adalah Dosen Senior Studi China di Universitas Otago. Cerita ini pertama kali diterbitkan di The Conversation.

Artikel ini diproduksi oleh Mariah Papadopoulos dari ABC News .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serahkan Buku ke Megawati, Presiden China Xi Jinping Sampaikan Sejumlah Pesan, Begini Isinya

Serahkan Buku ke Megawati, Presiden China Xi Jinping Sampaikan Sejumlah Pesan, Begini Isinya

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 07:42 WIB

Arab Saudi dan China Gelar KTT, Ini Tujuannya!

Arab Saudi dan China Gelar KTT, Ini Tujuannya!

Your Say | Rabu, 07 Desember 2022 | 16:32 WIB

Momen Xi Jinping Marahi PM Kanada di Bali karena Bocorkan Percakapan ke Media

Momen Xi Jinping Marahi PM Kanada di Bali karena Bocorkan Percakapan ke Media

Video | Kamis, 17 November 2022 | 19:05 WIB

Presiden China Xi Jinping Tegur Perdana Menteri Kanada  Justin Trudeau di KTT G20 Imbas Obrolan Mereka Bocor ke Media

Presiden China Xi Jinping Tegur Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau di KTT G20 Imbas Obrolan Mereka Bocor ke Media

Your Say | Kamis, 17 November 2022 | 13:49 WIB

Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Berperang

Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Berperang

News | Kamis, 10 November 2022 | 15:06 WIB

PM Australia Albanese Bersedia Bertemu Presiden China Xi Jinping di Bali

PM Australia Albanese Bersedia Bertemu Presiden China Xi Jinping di Bali

News | Rabu, 09 November 2022 | 12:49 WIB

Presiden China Xi Jinping Akan Tinjau Kereta Cepat Bandung, Jokowi: Masih Dibicarakan

Presiden China Xi Jinping Akan Tinjau Kereta Cepat Bandung, Jokowi: Masih Dibicarakan

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Belum Muncul ke Publik, Rumor Kudeta Presiden China Beredar Luas di Media Sosial

Belum Muncul ke Publik, Rumor Kudeta Presiden China Beredar Luas di Media Sosial

News | Senin, 26 September 2022 | 14:02 WIB

Profil Xi Jinping, Presiden China Lulusan Teknik Kimia Kabarnya Dikudeta

Profil Xi Jinping, Presiden China Lulusan Teknik Kimia Kabarnya Dikudeta

News | Minggu, 25 September 2022 | 20:53 WIB

Putin dan Xi Jinping akan Bahas Perang Ukraina saat Bertemu di Uzbekistan Pekan Ini

Putin dan Xi Jinping akan Bahas Perang Ukraina saat Bertemu di Uzbekistan Pekan Ini

News | Rabu, 14 September 2022 | 12:34 WIB

Terkini

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:04 WIB

Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan

Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:49 WIB

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:33 WIB

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:48 WIB

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:36 WIB

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:28 WIB