Pasar Natal Dortmund dengan Pohon Natal Terbesar di Jerman Tetap Dibuka

Siswanto, Deutsche Welle

Rabu, 01 Desember 2021 | 12:20 WIB
Pasar Natal Dortmund dengan Pohon Natal Terbesar di Jerman Tetap Dibuka
DW

Suara.com - Di tengah banyaknya pembatalan pasar Natal di Jerman, Pasar Natal Dortmund tetap menyambut pengunjung. Namun, dengan menerapkan aturan kesehatan yang ketat.

Ketika hari mulai gelap, pasar natal di kota Dortmund yang terkenal di Hansaplatz akan terlihat menyala dan berkilauan.

Aroma sosis bakar Bratwurst, anggur panas (Gluehwein) dan almond memenuhi udara. Di tengahnya berdiri pohon Natal terbesar di Jerman, dengan ketinggian mencapai 45 meter dan bobot sekitar 40 ton.

Pohon raksasa itu sudah berdiri sejak 22 November dan akan menyala hingga 30 Desember. Tentu masih banyak pohon-pohon kecil lain yang menyala, ada sekitar 1.700 pohon cemara di sekitar tempat itu, diterangi oleh 48.000 lampu.

Upacara penyalaan pohon natal di pusat kota biasanya merupakan acara besar. Setiap tahun, wali kota Dortmund menyalakan lampu tepat pukul 6 sore.

"Tahun ini, semuanya sedikit berbeda," kata Verena Winkelhaus, direktur Asosiasi Perdagangan dan Pertunjukkan Pasar di kawasan Westfalen kepada DW.

"Sejak jam 5 sore, kami menyiapkan live feed,” katanya.

Karena pandemi, upacara penyalaan lampu memang dilakukan hanya secara online, tanpa keramaian di lokasi.

Tapi Verena tetap puas, karena Pasar Natal Dortmund tetap dibuka.

baca juga

"Saya senang, saya tidak menghabiskan sepanjang tahun bekerja untuk ini tanpa hasil," katanya.

Berlaku Aturan "2G"

Ada sekitar 300 kios yang ditata ulang untuk menciptakan lebih banyak ruang di lokasi Pasar Natal, agar orang tidak berkerumun.

Untuk itu ada delapan instalasi lampu baru untuk memberikan penerangan tambahan di pusat kota.

Pasar Natal Dortmund hanya bisa dikunjungi dengan aturan "2G", dalam bahasa Jermannya, "Geimpft" dan "Genesen", artinya sudah divaksinasi atau pernah terkena Covid-19 dan sudah sembuh.

Memang tidak semua pengunjung diperiksa satu persatu. Pemeriksaan sertifikat vaksin maupun sertifikat kesembuhan dilakukan secara acak oleh petugas. Setelah diperiksa, pengunjung menerima gelang yang tidak bisa dilepas dan diberikan kepada orang lain.

Siapa pun yang ditemukan melanggar aturan akan menerima denda 250 Euro. Selain itu, pengunjung wajib memakai masker di mana-mana di dalam pasar.

Tetap ramai pada malam hari Elli Hadjibeigi, yang berbicara dengan DW saat mengunjungi pasar Natal, juga senang bisa datang ke Pasar Natal.

Sekalipun dia mengaku tetap khawatir dengan meningkatnya jumlah kasus infeksi virus corona.

"Saya berharap orang-orang akan mau dites lebih sering," katanya.

Marion dan Juergen Kiehl mengaku terkejut dengan banyaknya pengunjung yang datang.

"Orang-orang sangat santai dan tidak merasa seperti sedang diawasi," kata Marion Kiehl.

"Tapi tentu sangat berbeda, jauh lebih sedikit daripada biasanya," tambahnya.

Di dekatnya, orang-orang berkumpul di sekitar pohon Natal raksasa di Hansaplatz dan mengambil gambar dengan antusias.

Meski masih belum jelas apakah pasar Natal akan tetap bisa dibuka hingga akhir Desember sesuai rencana, setidaknya untuk saat ini ada semangat kemeriahan. hp/pkp

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila

Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api

Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Semringah Hari Ini, INET dan KIJA Meroket

IHSG Masih Semringah Hari Ini, INET dan KIJA Meroket

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Terkini

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:21 WIB

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:17 WIB

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:56 WIB

×