Lagi Berjibaku di Gedung Cyber 1, Tugas Evakuasi Sarang Tawon Muncul di Ponsel Damkar

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:59 WIB
Lagi Berjibaku di Gedung Cyber 1, Tugas Evakuasi Sarang Tawon Muncul di Ponsel Damkar
Penampakan petugas pemadam kebakaran setelah menjinakan api di gedung Cyber 1 Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Raut wajah para pegawai yang bekerja di Gedung Cyber 1 Kuningan, tampak masih menyisakan kepanikan. Sirine tanda mobil kebakaran terdengar keras berbunyi, meluncur pulang seusai bertugas memadamkan api yang sempat membakar gedung di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. 

Api memang sudah padam, namun peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.35 WIB itu tak terlupkan begitu saja. Para pegawai tampak masih duduk berlesehan di pekarangan, ada juga yang berdiri membuat antrean mengular menghadap ke lobby.

Di depan lobby, para petugas kebersihan masih sibuk mengepel lantai yang basah dan becek diserbu semprotan air berulang-ulang yang disemburkan lewat mobil damkar.

"Lewat tangga di sebelah kiri," ujar wanita sambil mengarahkan sejumlah pegawai yang mulai naik tangga menuju ke dalam lobby.

Kondisi pasca gedung Cyber 1 Kuningan, Jaksel terbakar yang menewaskan dua orang. (Suara.com/Novian)
Kondisi pasca gedung Cyber 1 Kuningan, Jaksel terbakar yang menewaskan dua orang. (Suara.com/Novian)

Para pegawai yang mengantre tadi ternyata menunggu giliran dipanggil masuk menuju ke dalam gedung. Gedung sendiri memang sudah selesai dipadamkan, karena itu mereka diizinkan masuk.

Urutannya, pegawai di panggil berdasarkan lantai tempat mereka bekerja.

"Gantian dipanggil buat ambil barang-barang di dalam, lalu pulang," ucap seorang pria yang berdiri tak jauh dari antrean.

Di sisi lain, di depan anak tangga menuju ke lobby, air masih terus menggenangi lantai. Bau gosong menyengat masih tercium. Gagang besi yang mengitar menjadi pembatas bahkan terasa lengket dan berdebu seketika dipegang.

Para pegawai yang jumlahnya tak sedikit masih tetap berada di pekarangan menunggu antrean dipanggil masuk ke dalam.

baca juga

"Lantai 5 mana pak," tanya seorang wanita.

"Lima, lima," sahut pegawai wanita diiringi langkah maju beberapa pegawai lain mengarah ke lobby.

Penampakan petugas pemadam kebakaran setelah menjinakan api di gedung Cyber 1 Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Novian)
Penampakan petugas pemadam kebakaran setelah menjinakan api di gedung Cyber 1 Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Novian)

Meski sudah tenang karena api telah padam, namun yang pasti, mereka masih merasa beruntung karena nyawa masih bisa terselamatkan.

"Kalau pas di sini ngeri juga. Syukur tadi berada di luar," ucap Aan seorang teknisi.

Aan bersama rekannya, Yanuar masih menunggu giliran agar dapat izin masuk ke gedung. Sebenarnya kedua pegawai itu sehari-hari tidak bekerja di Cyber 1. Hanya jika ada masalah pada server dan peralatan terkait layanan kepada pelanggan, barulah mereka ke Cyber 1 untuk melakukan pekerjaannya.

Sementara itu, di depan lobby dengan hembusan angin yang membawa aroma hangus khas kebakaran, petugas keamanan gedung dan petugas pemadam kebakaran terdengar bercakap membicarakan perkembangan peristiwa kebakaran.

"Kasihan yang meninggal. Bajunya seperti sekuriti, tapi pakai sepatunya sepatu olahraga," kata petugas damkar.

"Bukan pegawai sini sepertinya, hanya maintenance," sahut petugas keamanan gedung.

Dari keterangan terbaru,  jumlah korban dalam peristiwa kebakaran mencapai tiga orang. Dua orang dilaporkan meninggal dan satu lagi luka-luka.  

Diduga, korban meninggal tersebut akibat kehabisan oksigen. Korban tak sampai waktu melakukan evakuasi diri ke tempat lebih aman di luar jangkauan asap.

"Korban-korban tadi dievakuasi lewat atas, menggunakan tangga. Karena di dalam lobby masih asap," ujarnya.

Petugas damkar dari Suku Dinas Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan yang tak menyebutkan nama itu, turut menunjukan foto dan video kejadian saat peristiwa kebakaran masih berlangsung.

"Ini lihat saja asapnya di lobby tebal begini. Tadi masuk juga pakai alat bantu pernapasan. Tenggorokan masih sakit, pahit," katanya.

Petugas tengah berusaha memadamkan kebakaran Gedung Cyber di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021) siang. [Instagram@humasjakfire]
Petugas tengah berusaha memadamkan kebakaran Gedung Cyber di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021) siang. [Instagram@humasjakfire]

Di tengah perbincangan itu, sekira pukul 16.58 WIB, petugas damkar yang sama yang sedari tadi mengecek layar ponsel pintarnya tiba-tiba berujar ada tugas lain.

"Ada evakuasi sarang tawon di Kemang Jaya," kata dia.

"Ini anggota dan mobil masih di sini."

Memang setahun belakangan, diakui pria tersebut, pekerjaan petugas damkar menjadi lebih luas, yakni dengan membantu permasalhan masyarakat di luar kebakaran.

"Kan pemadam sekarang kerjanya (ngurus) sarang tawon, ular, kucing kejebak, HP jatuh ke got."

Kembali kepada laporan terkait adanya sarang tawon di Kemang Jaya, petugas damkar yang masih memainkan layar ponsel pintar akhirnya memilih untuk berkoordinasi dengan kantor pusat.

"Koordinasi dengan sentral, biar mobil yang dari sana yang berjalan."

Salah satu petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan dalam insiden terbakarnya gedung Cyber 1, Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Novian)
Salah satu petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan dalam insiden terbakarnya gedung Cyber 1, Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Novian)

Korban Tewas jadi 2 Orang

Korban meninggal dunia dari peristiwa kebakaran di Gedung Cyber 1, Jakarta Selatan, bertambah menjadi 2 orang. Korban menghembuskan napas terakhir saat dilarikan ke RSUD Mampang, Jakarta Selatan. 

Korban diketahui bernama Muhammad Redzuan Khadafi berusia 17 tahun. Mendiang tercatat sebagai warga Cimanggis, Depok. 

"Yang satunya lagi meninggal ketika di bawa ke RSUD Mampang," kata Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto saat dikonfirmasi, Kamis. 

Sementara itu, korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian bernama Seto Fachrudin berusia 18 tahun. Seto merupakan warga Cimanggis, Depok. 

Mulat mengungkapkan kalau penyebab meninggalnya kedua orang tersebut bukan karena luka bakar. Akan tetapi dikarenakan terlalu banyak menghirup asap di dalam ruangan. 

"Bukan karena luka bakar diduga karena kepulan asap yang panas," ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: Korban Tewas Bertambah Jadi 2 Orang

Update Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: Korban Tewas Bertambah Jadi 2 Orang

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 17:34 WIB

Gedung Cyber Kebakaran, Aplikasi Ipot Milik Indo Premier Sekuritas Terhambat

Gedung Cyber Kebakaran, Aplikasi Ipot Milik Indo Premier Sekuritas Terhambat

Bisnis | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:15 WIB

Kebakaran Tewaskan Seorang Teknisi, Ada Satu Korban Lain Tergeletak di Gedung Cyber 1

Kebakaran Tewaskan Seorang Teknisi, Ada Satu Korban Lain Tergeletak di Gedung Cyber 1

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:11 WIB

Korban Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: 1 Tewas, Satu Lainnya Pingsan

Korban Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: 1 Tewas, Satu Lainnya Pingsan

Jakarta | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:07 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×