alexametrics

Peringatan BMKG: 9 Kabupaten di Sultra Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Erick Tanjung
Peringatan BMKG: 9 Kabupaten di Sultra Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
BMKG sebut 9 kabupaten di Sultra potensi diguyur hujan lebat, Minggu (5/12/2021) (Antara/HO-BMKG Sultra)

"Peringatan dini cuaca di wilayah Sultra di sembilan daerah berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," kata Fezal.

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari menyebut ada sembilan kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai guntur dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Kendari Fezal Habibie melalui keterangan tertulis, mengatakan ke-9 daerah tersebut yakni Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, dan Kabupaten Wakatobi.

"Peringatan dini cuaca di wilayah Sultra tepatnya di sembilan daerah tersebut berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," kata Fezal, Minggu (5/11/2021).

BMKG menyebut pada siang hingga sore hari berpotensi hujan sedang di wilayah Kabupaten Buton Selatan, Buton Tengah dan Buton. Hujan ringan di wilayah Kolaka, Kolaka Utara, Baubau, Bombana, Kendari, Wakatobi, Konawe Utara, Konawe Selatan dan Konawe.

Baca Juga: Jateng Siaga Banjir dan Tanah Longsor, Januari Puncak Musim Hujan

Selanjutnya pada malam hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kabupaten Buton Selatan, Buton Tengah dan Kota Baubau.

"Dini hari berpotensi hujan ringan di wilayah Buton Selatan, Buton Tengah, Kolaka dan Baubau," jelas dia.

BMKG juga menyampaikan suhu udara mencapai 23-32 derajat celcius, dengan kelembaban udara 65-95 persen dan angin bertiup dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 2-20 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak potensi cuaca hujan lebat yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin selama memasuki masa pancaroba tahun ini. (Antara)

Baca Juga: Suasana Mencekam Saat Erupsi Gunung Semeru, Kondisi Mendadak Gelap

Komentar