Sebut Semeru Erupsi Tanpa Peringatan dari Otoritas, Andi Arief: Gagalnya Sistem Bekerja?

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 06 Desember 2021 | 11:15 WIB
Sebut Semeru Erupsi Tanpa Peringatan dari Otoritas, Andi Arief: Gagalnya Sistem Bekerja?
Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021). [istimewa]

Suara.com - Politikus Demokrat Andi Arief menyoroti soal sistem peringatan dini dalam bencana erupsi Gunug Semeru di Lumajang Jawa Timur.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Andi Arief menyebut bahwa Gunung Semeru erupsi tanpa adanya peringatan dari otoritas terkait.

Ia menyebut hal itu sangat membahayakan warga.

"Gunung semeru erupsi tanpa peringatan otoritas gunung api," tulis Andi Arief dalam cuitannya dikutip Suara.com, Senin (6/12/2021).

Lebih lanjut, Andi Arief mendesak DPR untuk segera memanggil menteri ESDM dan jajarannya. Ia juga menyebut kejadian ini sebagai tanda buruknya mitigasi bencana.

"Membahayakan warga, DPR wajib memanggil menteri ESDM dan jajarannya. Gagalnya sistem bekerja? Alamat buruk mitigasi," lanjutnya.

Cuitan Andi Arief soal erupsi Semeru (twitter)
Cuitan Andi Arief soal erupsi Semeru (twitter)

Peringatan dini

Melansir Antaranews.com, ahli vulkanologi Surono menyebut gugurnya material vulkanik Gunung Semeru memang dapat dipastikan terjadi dan dapat diprediksi akan gugur ke arah mana.

Namun hal yang tidak dapat dipastikan adalah kapan dan seberapa besar awan panas tersebut dihasilkan. Terlebih dengan pengaruh curah hujan tinggi.

baca juga

"Arahnya jelas ke Besuk Kobokan dan sekitarnya, karena ini besar, kecepatannya sampai 200 km/jam yang isinya abu, kerikil," ujar pria yang akrab disapa Mbah Rono itu.

Mantan Kepala PVMBG tersebut menegaskan bahwa gugurnya awan panas Semeru bukan berasal dari erupsi atau letusan, seperti layaknya kejadian erupsi Gunung Merapi maupun erupsi Gunung Kelud. APG tersebut berawal dari keluarnya lava, gas dan abu terus-menerus yang menumpuk dan volumenya makin besar sehingga membentuk kubah lava.

Kubah lava yang semakin besar menjadi labil tersebut mengakibatkan isi dari kubah semakin keluar dari kawahnya. Isi dari kubah lava tersebut tentu tidak hanya batuan, namun ada juga berupa cairan sehingga saat kubah longsor dan pecah, ditambah pengaruh curah hujan, terjadi guguran atau longsoran yang terbentuk APG atau menjadi erupsi sekunder.

Mbah Rono menjelaskan adanya korban yang terdampak lantaran aktivitas warga menambang pasir. Di samping itu, warga juga ada yang beternak.

Dia menekankan mitigasi bencana pada warga sekitar Gunung Semeru seharusnya diperhatikan lebih serius oleh Pemerintah Daerah setempat. Sementara warga yang tinggal di area tersebut pun tak boleh menghiraukan peringatan waspada yang dikeluarkan terhadap aktivitas gunung tersebut.

"Pertanyaannya kapan masyarakat yang harus mengikuti, kapan Semeru memberikan rezeki," kata Mbah Rono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risma Pindahkan Bebatuan Sambil Dipayungi Ajudan, Warganet: Ngapain Sih Pencitraan Mulu

Risma Pindahkan Bebatuan Sambil Dipayungi Ajudan, Warganet: Ngapain Sih Pencitraan Mulu

News | Senin, 06 Desember 2021 | 10:58 WIB

Sektor Penerbangan Belum Terganggu Abu Vulkanik Semeru

Sektor Penerbangan Belum Terganggu Abu Vulkanik Semeru

Lampung | Senin, 06 Desember 2021 | 10:29 WIB

Berkaca dari Erupsi Semeru, Ini Yang Mesti Disiapkan di Tas Siaga Bencana

Berkaca dari Erupsi Semeru, Ini Yang Mesti Disiapkan di Tas Siaga Bencana

Lifestyle | Senin, 06 Desember 2021 | 10:27 WIB

Gus Muhaimin Ajak Masyarakat Gotong Royong Ringankan Beban Korban Letusan Semeru

Gus Muhaimin Ajak Masyarakat Gotong Royong Ringankan Beban Korban Letusan Semeru

DPR | Senin, 06 Desember 2021 | 10:22 WIB

Korban Awan Panas Semeru Alami Luka Bakar, Muhadjir Minta Menkes Kerahkan Dokter Spesialis

Korban Awan Panas Semeru Alami Luka Bakar, Muhadjir Minta Menkes Kerahkan Dokter Spesialis

News | Senin, 06 Desember 2021 | 10:17 WIB

Kumpulan Fakta Menarik Gunung Semeru Jawa Timur

Kumpulan Fakta Menarik Gunung Semeru Jawa Timur

News | Senin, 06 Desember 2021 | 10:15 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×