alexametrics

Legislator PPP: Johan Budi Mumpuni Jadi Jubir Jokowi

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah
Legislator PPP: Johan Budi Mumpuni Jadi Jubir Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Johan Budi (kiri) memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/1). (Antara)

Keputusan untuk menunjuk jubir atau tidak tergantung pertimbangan presiden.

Suara.com - Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani, menilai sosok Politisi PDIP Johan Budi mumpuni untuk menjadi Juru Bicara (Jubir) Presiden Joko Widodo lagi.

Posisi jubir presiden kekinian memang kosong selepas Fadjroel Rachman dilantik menjadi duta besar.

"Yang jelas pak Johan Budi itu kita akui kalau jadi jubir sosok yang mumpuni. Itu saja," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/12/2021).

Arsul menjelaskan, dalam koalisi partai pendukung pemerintahan memang pihaknya sempat mengusulkan agar Presiden memiliki jubir yang berkompeten. Hal itu disampaikan pasca Fadjroel direncanakan ditunjuk menjadi duta besar.

Baca Juga: Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri, Haji Lulung Mulai Siuman

"Kita sarankan sebaiknya presiden memiliki jubir yang handal, yang mampu menyampaikan komunikasi-komunikasi dan berita-berita dari lingkungan istana itu dengan baik, termasuk merespons pertanyaan-pertanyaan dari publik terkait dengan kebijakan presiden," tuturnya.

Kendati begitu, keputusan untuk menunjuk jubir atau tidak tergantung pertimbangan presiden itu sendiri. Presiden menurut Arsul bisa melihat perkembangan pasca peninggalan Fadjroel.

"Apakah akan lansung nanti mengangkat jubir yang baru atau melihat perkembangan. Artinya bisa jadi juga, ada Jubir tapi beberapa waktu, setelah pak fadjroel resmi menjabat sebagai dubes. toh masih bisa dirangkap para menteri yang ada di Istana atau para stafsus presiden atau stafsus mensesneg dan KSP," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI ini juga mengatakan, terkait penilaiannya soal Johan Budi, hal itu dikembalikan kembali kepada Johan secara pribadi.

"Tapi apa beliau akan kembali jadi jubir atau jadi bahkan anggota kabinet, tanya saja sama beliau," tandasnya.

Baca Juga: Johan Budi Bertemu Jokowi di Istana, Mensesneg: Seharusnya dengan Saya, Tapi Saya Kabur

Johan Budi Dipanggil Istana

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Johan Budi SP menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/12/2021). Mantan Jubir Presiden itu menyebut pertemuannya hanya empat mata dengan Jokowi di Istana Kepresidenan.

"Tadi bertemu Pak Presiden, kemudian ya say hello menanyakan kabar, alhamdulillah pada sehat semua. Saya hanya (Empat mata bertemu) dengan Pak Presiden," ujar Johan setelah menemui Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (1/11/2021).

Johan pun membantah pertemuannya dengan Jokowi untuk membahas posisi Wakil Menteri dan Juru Bicara Presiden yang juga masih kosong. Menurut Johan, kedatangannya ke Istana menemui Jokowi untuk silaturahim.

"Enggak, enggak, enggak, sekali lagi enggak ngomongin soal Jubir enggak ngomongin soal yang berkaitan Jubir. Tapi tadi lebih banyak saya silaturahmi dan ingin menyampaikan apa yang terjadi di masyarakat langsung kepada Pak Presiden," ucap Johan.

Selain menanyakan kabar, dirinya dan Jokowi bersenda gurau di sela sela pertemuan.

"Di sela-sela itu ada guyon, nanya kabar kan itu biasa. Saya masih berhubungan baik lah dengan Istana," tutur Johan.

Dia juga menampik bahwa pertemuannya tidak terkait dengan penugasan baru di kabinet. Ia menegaskan menemui Jokowi untuk mengadukan terkait kondisi dan situasi masyarakat saat ini.

"Saya memberikan masukan terkait kondisi dan situasi masyarakat saat ini. Basisnya apa? Basisnya adalah saya sering ke Dapil, ketemu masyarakat itulah yang saya sampaikan di samping ini yang perlu di-bold ya, silaturahmi, sudah lama enggak ngobrol dengan Pak Presiden," katanya.

Komentar