Hasil Pemeriksaan Psikologi Korban Pelecehan di KPI Segera Dikirim ke Polres Jakpus

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:53 WIB
Hasil Pemeriksaan Psikologi Korban Pelecehan di KPI Segera Dikirim ke Polres Jakpus
Ilustrasi perundungan pegawai KPI (Kolase Pixabay/Twitter @KPI_Pusat)

Suara.com - Hasil pemeriksaan psikologi pria berinisial MS, terduga korban pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah rampung.

MS yang diduga menjadi korban menjalani pemeriksaan psikologi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Staf RS Polri barusan memberi info, hasil pemeriksaan psikis MS sudah keluar,” kata kuasa hukum MS, Mualimin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

Mualimin menuturkan, hasil pemeriksaan itu akan segera dikirimkan ke Polres Metro Jakarta Pusat sebagai bagian materi proses penyelidikan.

“Hasilnya akan langsung diserahkan ke Penyidik Polres Jakarta Pusat” ujarnya.

Terkait hasil pemeriksaan, Mualimin mengaku tidak mengetahui hasil pemeriksaan dari RS Polri itu.

“Bersifat tertutup. Pihak korban pun tidak diberi tahu hasilnya seperti apa,” kata dia.

Sebagai tim kuasa hukum, Mualimin berharap hasil penyelidikan dari Polres Metro Jakarta Pusat sama dengan temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Kami harap hasilnya sama dan konsisten dengan penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM, yaitu diduga kuat ada tindak pidana pelecehan seks dan perundungan di KPI yang korbannya saudara MS,” kata Mualimin.

baca juga

Seperti diketahui, Komnas HAM telah merampungkan hasil penyelidikannya terkait kasus yang menimpa MS.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengungkapkan, hasilnya MS diduga kuat menjadi korban pelecehan seksual dan perundungan.

“Kuat dugaan terjadi adanya peristiwa perundungan terhadap MS dalam bentuk candaan atau humor yang bersifat menyinggung dan meledek kondisi dan situasi kehidupan pribadi individu, kebiasaan dalam relasi antar pegawai di lingkungana KPI yang memuat kata-kata kasar dan seksis di lingkungan KPI," kata Beka saat konperensi pers di kantor Komnas HAM, Senin (29/11/2021) lalu.

"Adanya candaan atau humor yang bersifat serangan fisik seperti memaksa membuka baju, mendorong bangku atau memukul," sambungnya.

Kemudian Komnas HAM juga menemukan peristiwa perundangan bukan hanya menimpa MS seorang.

"Kuat dugaan peristiwa perundungan juga terjadi pada pegawai KPI lainnya namun hal ini dianggap sebagai bagian dari humor, candaan, lelucon yang menunjukkan kedekatan pertemanan rekan kerja," ujar Beka.

Atas temuan itu KPI dinilai gagal memberikan perlindungan kepada pegawainya.

"KPI gagal secara lembaga menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman serta mengambil langkah-langkah yang mendukung pemulihan korban," ujar Beka.

"Hal ini ditunjukkan dengan tidak adanya regulasi internal dan perangkat-perangkat yang patut dalam pencegahan dan penanganan tindak pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja serta belum ada pedoman panduan dalam merespon serta menangani kasus pelecehan seksual dan perundungan di lingkungan kerja," jelas Beka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Wanita Korban Pelecehan Seksual Berdosa? Begini Kata Ulama

Apakah Wanita Korban Pelecehan Seksual Berdosa? Begini Kata Ulama

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 17:21 WIB

Ratusan Mahasiswa Desak Rektor Unri Berhentikan Dekan Syafri Harto

Ratusan Mahasiswa Desak Rektor Unri Berhentikan Dekan Syafri Harto

Riau | Selasa, 07 Desember 2021 | 16:38 WIB

Cerita Maia Estianty Alami Pelecehan Seksual di Kelas 2 SD

Cerita Maia Estianty Alami Pelecehan Seksual di Kelas 2 SD

Bali | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:33 WIB

Ingin Bisa Baca Pikiran Orang? Coba Trik Psikologi Berikut Ini

Ingin Bisa Baca Pikiran Orang? Coba Trik Psikologi Berikut Ini

Lifestyle | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:19 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×