alexametrics

Satu Keluarga Tewas Diduga Terjebak, Kebakaran di Tambora Berawal dari Korsleting Listrik

Agung Sandy Lesmana
Satu Keluarga Tewas Diduga Terjebak, Kebakaran di Tambora Berawal dari Korsleting Listrik
Ilustrasi kebakaran. Satu Keluarga Tewas Diduga Terjebak, Kebakaran di Tambora Berawal dari Korsleting Listrik . [Inibalikpapan.com]

Sjukri mengatakan peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika adanya korsleting arus listrik yang terjadi di dalam rumah sekitar pukul 04.40 WIB.

Suara.com - Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak tewas mengenaskan dalam insiden kebakaran di Jalan Tambora 1 RT 10/02 Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (8/12/2021). Kebakaran itu yang berawal dari korsleting listrik itu dilaporkan menghanguskan empat rumah, 11 sepeda dan tiga sepeda motor. 

"Iya benar satu keluarga meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Sjukri Bahanan saat dikonfirmasi di Jakarta.

Satu keluarga itu terdiri dari Agus Sugianto (40), Wawa selaku ibu rumah tangga (37), Ng Melan (81), Timotius (7) dan Doycelyn (5). Mereka meninggal diduga karena terjebak di dalam rumah saat peristiwa kebakaran terjadi.

Sjukri mengatakan peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika adanya korsleting arus listrik yang terjadi di dalam rumah sekitar pukul 04.40 WIB.

Baca Juga: Kebakaran Di Penjara Burundi, 38 Napi Tewas Terpanggang

Petugas menerima laporan tersebut pukul 04.42 dan langsung mendatangi lokasi kebakaran.

Petugas sampai ke lokasi sekitar pukul 04.51 WIB dan langsung melakukan pemadaman hingga akhirnya api dapat dikendalikan sekitar pukul 05.40 WIB.

Dari peristiwa tersebut, sebanyak empat rumah terbakar berikut 11 sepeda dan tiga sepeda motor milik warga.

Hingga saat ini proses pendinginan oleh 105 personel pemadam kebakaran (damkar) masih berlangsung di lokasi.

Proses pendinginan dilakukan guna memastikan titik api yang ada di lokasi sudah padam.

Baca Juga: Niat Mengusir Ular Pakai Asap, Pria Ini Malah Bakar Rumah Seharga Rp 14 M

Komentar