Tinjau Pembangunan Tanggul Pengendali Banjir di Sintang, Jokowi Perintahkan Ini ke KLHK

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 08 Desember 2021 | 14:17 WIB
Tinjau Pembangunan Tanggul Pengendali Banjir di Sintang, Jokowi Perintahkan Ini ke KLHK
Presiden Jokowi menyampaikan instruksi kepada KLHK dan perusahaan di kawasan Sintang untuk penghutanan saat meninjau pembangunan tanggul pengendali banjir di Sintang, Rabu (8/12/2021).[Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan tanggul pengendali banjir di Kelurahan Ladang, Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Rabu (8/12/2021).

Tanggul tersebut kata Jokowi diharapkan dapat mengurangi banjir.

"Kita meninjau pembangunan infrastruktur dalam rangka mengatasi banjir, ini jangka pendeknya dengan membuat tanggul dari geotube yang diisi pasir, yang kita harapkan dalam jangka pendek bisa mengurangi banjir yang ada," ujar Jokowi dalam keterangan persnya di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/12/2021).

Namun dalam jangka menengah dan panjang, Jokowi mengatakan banjir di Sintang terjadi karena faktor hujan ekstrem. Lantaran itu, Jokowi mengemukakan, perlu diatasi dengan memperbaiki kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan daerah tangkapan hujan.

"Memang ini terjadi, pertama memang adanya hujan yang ekstrem, tapi yang kedua ini perlu kita atasi adalah kerusakan daerah aliran sungai, kerusakan catchment area, daerah tangkapan hujan," ucap dia.

Untuk memperbaiki daerah tangkapan hujan, pemerintah akan melakukan penanaman pohon di daerah -daerah sekitar sungai.

Sehingga kata Jokowi diharapkan dapat memperbaiki kerusakan daerah aliran sungai dan daerah tangkapan hujan yang rusak. 

"Akan kita siapkan untuk dikerjakan yaitu penanaman kembali, penanaman pohon, penghutanan kembali daerah daerah yang ada di sekitar Sungai Kapuas maupun Sungai Melawi. Saya harapkan dengan itu akan memperbaiki catchment area, memperbaiki daerah aliran sungai utamanya di daerah hulu," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga telah memerintahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan perusahaan-perusahaan besar untuk membangun persemaian atau nursery.

baca juga

"Saya akan perintahkan kepada Kementerian LHK serta perusahaan-perusahaan swasta besar yang ada di sini untuk membuat nursery persemaian sehingga penghutanan kembali bisa betul-betul bisa berjalan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Sintang Masih Menggenang, Bupati Jarot Winarno Perpanjang Masa Libur Sekolah

Banjir Sintang Masih Menggenang, Bupati Jarot Winarno Perpanjang Masa Libur Sekolah

Kalbar | Sabtu, 20 November 2021 | 16:02 WIB

Banjir Sintang Disebut Karena Kerusakan DAS Puluhan Tahun, PD: Pernyataan Jokowi Keliru

Banjir Sintang Disebut Karena Kerusakan DAS Puluhan Tahun, PD: Pernyataan Jokowi Keliru

News | Jum'at, 19 November 2021 | 10:10 WIB

Korban Banjir Sintang Mulai Terjangkit Demam Berdarah Dengue

Korban Banjir Sintang Mulai Terjangkit Demam Berdarah Dengue

Kalbar | Jum'at, 19 November 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×