Kepala BMKG Sebut Banjir Rob Berpotensi Berimbas ke Kota-kota Besar di Kawasan Pesisir

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 08 Desember 2021 | 19:09 WIB
Kepala BMKG Sebut Banjir Rob Berpotensi Berimbas ke Kota-kota Besar di Kawasan Pesisir
Foto udara kondisi permukiman warga yang tergenang banjir rob di Degayu, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (2/12/2021). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini banjir rob yang berpotensi terjadi di kota-kota besar seluruh Indonesia. 

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi berpotensi terjadi banjir rob terutama yang berada di daerah pesisir pantai.

"Dampak cuaca ekstrem dan gelombang tinggi juga berimbas ke kota besar Indonesia. Dampak gelombang tinggi ini terutama terjadi di laut dan di pesisir, kota-kota besar yang ada di pesisir," ujar Dwikorita dalam jumpa pers, Rabu (8/12/2021).

Dwikorita mencontohkan, seperti DKI Jakarta, Semarang, Surabaya dan beberapa kota besar di daerah pesisir berpotensi terjadi banjir rob. 

Terutama, kata dia, wilayah yang menghadap ke Samudera Hindia, Samudra Pasifik dan juga di beberapa titik di Laut Jawa.

"Nah, kota-kota besar yang ada di pesisir misalnya Jakarta dan kemudian juga Semarang, kemudian juga Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya di pesisir. Terutama yang menghadap ke Samudera Hindia, Samudra Pasifik dan juga di beberapa titik di Laut Jawa itu juga mengalami adanya pengaruh dari dari rob ataupun gelombang tinggi," katanya. 

Namun, kata Dwikorita, umumnya  gelombang yang hingga mencapai empat sampai enam meter itu, adalah wilayah yang berhadapan langsung dengan samudra Pasifik dan samudra Hindia.

Sementara itu Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto menuturkan kota-kota besar yang terdampak banjir rob, terutama yang seamless atau garis pantai dengan wilayah daratannya tidak ada batas.

"Sebenarnya kita melihat dulu, dampaknya itu kalau gelombang tinggi itu terhadap kota-kota besar, kita lihat kota-kota besar mana yang masih memiliki jarak antara garis pantai dengan tanahnya atau wilayah ketinggiannya," ucap Guswanto.

baca juga

Ia pun mencontohkan Kota Manado yang juga terdampak banjir rob.

"Contoh di Manado, maka dia akan sangat berdampak. Karena apa? Ini seamless antara pantai dengan tanahnya. Kemudian kalau kita lihat ini, dia masuk ke mal, ini perlu kita bedakan apakah kota itu seamless dengan pantai, maka kalau seamless otomatis dia akan sangat berdampak. Kalau tidak, dia tidak akan sampai terdampak," ucap dia.

Guswanto melanjutkan, akan berbeda kalau wilayahnya yang tidak seamles dengan pantai tidak akan terdampak banjir rob.

"Seperti daerah-daerah yang memiliki ketinggian kotanya lebih tinggi dari pantai, maka masih aman. Harus dibuatkan mungkin penghalang baik itu yang berupa beton ataupun dari tanaman," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Banjir Rob Jakarta Belum Usai, Pasang Laut Tertinggi Diprediksi 11 Desember

Ancaman Banjir Rob Jakarta Belum Usai, Pasang Laut Tertinggi Diprediksi 11 Desember

Jakarta | Rabu, 08 Desember 2021 | 17:09 WIB

Berpotensi Banjir Rob, BMKG Minta Masyarakat di Daerah Ini Waspada

Berpotensi Banjir Rob, BMKG Minta Masyarakat di Daerah Ini Waspada

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 16:42 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Wilayah Kepri, Ini Daerah yang Terdampak

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Wilayah Kepri, Ini Daerah yang Terdampak

Batam | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:30 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×